bantencom :

Pasar Forex dan nilai Tukar uang

pasar forex:

Menuntut Sekda Banten Yang Bersih

Serang, bantencom - Semakin dekatnya pemilihan Sekertaris Daerah (Sekda) Banten, surat untuk pansel pun dilayangkan oleh lsm mengenai track record para calon sekda tersebut. Beberapa LSM mendatangi Pansel calon Sekda, Selasa, 23 September 2014 di Kantor Sekretariat Daerah Banten.

Surat yang diajukan oleh beberapa elemen tersebut sebanyak delapan berkas yang langsung diterima oleh Ratu Ema selaku tim sekretariat yang membantu pansel.

Pansel dituntut untuk bersikap profesional dalam menentukan calon sekda dengan mempertimbangkan rekam jejak nya. Setiap calon sudah lengkap track record nya, dan sudah kita sampaikan kepada pansel. Jangan sampai Banten mempunyai Sekda yang pernah terkena masalah hukum.

Dari delapan calon sekda yang dilakukan track recordnya, ada beberapa yang terindikasi pernah terkena kasus dan bahkan sebagai kroni dinasti rente Ratu Atut Chosiyah.

Kasubag pengawasan produk hukum wilayah satu di biro hukum Rt. Ema Mafudhoh SH. Yang juga sebagai anggota pansel sekda mengaku senang dengan perhatian yang diberikan oleh masyarakat terhadap kemajuan Banten.

"Kami selaku pansel merasa senang, sengan kedatangan masyarakat yang peduli dengan kemajuan banten. Sementara surat yang mereka ajukan akan kita jadikan masukan" katanya
(ridwan)

PLT SEKDA BUKA RAKOR TEKNIS BIDANG PROMOSI PENANANAMAN MODAL

Serang, bantencom - Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Asmuji HW. meresmikan pembukaan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Bidang Promosi Penananaman Modal di wilayah provinsi Banten, bertempat di Anyer Cottage Anyer Kabupaten, Serang, Jum'at (20/09).

Rakor diselenggarakan Badan Koordinasi Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten dengan peserta dari kabupaten dan kota se-provinsi Banten juga dunia usaha. Rakor ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan sinergi promosi dalam penanaman modal antar lembaga pemerintah dunia usaha serta masyarakat baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal domestik (PMD) melalui berbagai program promosi.

Menurut Asmuji kegiatan ini harus mampu mengubah potensi ekonomi menjadi ekonomi yang real sehingga dapat mempercepat tumbuhnya investasi di provinsi Banten sehingga penananaman modal di Banten dapat tumbuh dengan baik selanjutnya perekonomian dapat dinikmati masyarakatAsmuji menerangkan sinergi tata kelola promosi penanaman modal harus mulai dari dibangun oleh tiga unsur antara pemerintah masyarakat serta dunia usaha.

Sedangkan kebijakan umum penanaman modal menurutnya terletak pada bagaimana cara mempercepat penananaman modal dan bagaimana kepastian regulasi dan kepastian hukum atas penanaman modal tersebut. Penanaman modal juga harus mempertimbangkan wawasan lingkungan, dengan tetap mendorong sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Plt Sekda menambahkan bahwa dalam amanat undang-undang telah tertuang, idealnya potensi ekonomi dapat dimudahkan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas mudah dan punya kepastian hukum. "Banyaknya persyaratan pelayanan yang berbelit saat ini sedang diminimalisir oleh pemerintah melalui regulasi dan kebijakan dan dibentuknya pelayanan terpadu di tiap daerah dan melalui rakor ini saya berharap dapat menghasilkan bagaimana wujud promosi yang lebih efektif dan sesuai dengan wilayah daerah hingga dapat meningkatkan investasi yang lebih baik.
(ridwan)

Bandar Udara di Lebak, Dishubkominfo Serahkan ke Pemerintah

Serang, bantencom - Terkait rencana pembangunan bandara di wilayah Banten Selatan, tepat nya di Kabupaten Lebak, Banten, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Banten menyerahkan seluruhnya kepada kebijakan pemerintah pusat.

"Karena perhubungan udara bukan kewenangan daerah, tapi kewenangan pusat. Tapi daerah akan tetap mendukung jika sesuai Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) nya," kata Cepi Salam, Kepala Dishub Provinsi Banten saat ditemui di ruangannya (19/09).

Cepi menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menjelaskan bahwa telah menyerahkan surat permohonan kepada Kementrian Perhubungan (Kemenhub) terkait rencana pembangunan bandara tersebut.

"Kabupaten Lebak pernah mengirimkan permohonan kepada kementrian dan tembusnanya ke Provinsi. Isinya mengusulkan pembangunan bandara di daerah Maja. Kami dari Dishub melakukan kajian berbagai aspek," lanjutnya.

Tetapi sangat disayangkan bahwa Kecamatan Maja yang berada di wilayah Kabupaten Lebak tidak masuk kedalam RTRW pembangunan bandara.

"Provinsi sudah memberikan rekomendasinya. Kecamatan Maja tidak termasuk kepada RTRW, tapi masuknya di wilayah Kecamatan Bayah," tegasnya.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa maskapai penerbangan Lion Air dikabarkan akan membangun bandara baru di Kabupaten Lebak, tetapi wakil menteri (Wamen) Perhubungan, Bambang Susantono samar-samar mengetahui hal tersebut.
(ridwan)
 

Mau Berlangganan Berita dari bantencom

Masukan Email kamu disni:

Berita up to date di kirim Ke email kamu

Copyright © 2013. bantencom - All Rights Reserved
Template Created | Redaksi | banten | kesultanan banten