bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Muscab GAPOPIN dan seminar GAPOPIN Banten tahun 2018

Diposkan oleh On 11:30:00 with 4 comments

Acara Rutin Musyawarah dan Seminar GAPOPIN.

Serang Bantencom - Musyawarah cabang ditingkat daerah kabupaten, diselenggarakan secara rutin setiap lima tahun sekali dan sekaligus pemilihan ketua cabang.

Berdasarkan surat undangan dari delapan puluh surat undangan, peserta yang hadir empat pukuh peserta, hal ini dikarenakan faktor cuaca, wilayah kota Serang, Pandeglang dan kota Rangkasbitung diguyur hujan sejak pagi.

Musyawarah Cabang GAPOPIN (gabungan Pengusaha Optik Indonesia) tahun 2018 diselenggarakan pada, Sabtu 24/03 di hotel S'RIZKY kota Pandeglang Banten.

Para anggota GAPOPIN selain menghadiri musyawarah cabang,  juga mendapatkan wejangan dan arahan secara sistimatis didalam menekuni usaha optikal dari kesepuhan dan ahli optikal secara propesional.

Dilihat dari perkembangannya usaha optik diwilayah kota Serang dan sekitarnya bisa dibilang maju, karena didukung dengan daerah industri dan kantor kantor pemerintahan yang ada.

Maka dari itu para pelaku usaha optik didaerah kota Serang dan sekitarnya, harus ditunjang dengan kualitas yang memadai dan para tenaga RO (repraksi Optik)  yang memadai.

"Para pelaku usaha optik dikota Serang dan sekitarnya, diharap segera bergabung dan mengantongi ijin dari dinas terkait, maka dari itu para pelaku usaha optik dikota Serang dan sekitarnya agar segera bergabung ke GAPOPIN, tujuanya agar para pelaku usaha optik dapat diakui secara legalitas dan merasa nyaman didalam melaksanakan usahanya" hal ini diungkapkan Eka K Aris Saputra, Ketua PENGDA banten (dewa).

Wiwin yang dinyatakan hilang,  kini telah kembali kepangkuan orang tua.

Diposkan oleh On 12:41:00 with No comments


Serang, Bantencom - Kabar anak hilang, Wiwin siswi aliyah Nur Et Taqwa Cikande Serang Banten.
Wiwin putri semata wayang pasangan Martasiah dan Somad, alamat kampung Kukun desa Parigi Serang Banten, yang dikabarkan hilang seminggu yang lalu kini telah ditenukan dan kembali kepangkuan orang tua.
Wiwin selama seminggu ikut tinggal dan membantu berjualan disebuah warung nasi didaerah Bekasi.
Karena himpitan ekonomi Wiwin memilih pergi dari rumah dan ingin bekerja demi ingin memenuhi kebutuhan hidup sendiri.
Namun sangat disayangkan usia Wiwin masih belum cukup umur, dan Wiwin pun masih duduk di bangku kelas tiga aliyah setara SMA.
Berkat kesigapan jajaran polsek Cikande Wiwin  ditemukan didaerah Bekasi, sejak menerima laporan orang tua Wiwin yang melaporkan anaknya hilang pada tanggal 03 maret 2018, satuan unit reskrim Cikande segera menyebarkan foto dan identitas Wiwin.
Kerja keras satuan unit reskrim polsek Cikande membuahkan hasil, pada tanggal 14 maret 2018    Wiwin berhasil ditemukan didaerah yang tak jauh dari terminal bus di Bekasi.
Dengan upaya yang dilakukan jajaran polsek Cikande, dipimpin  panit reskrim polsek Cikande iptu Dadang berhasil menemukan Wiwin dan menyerahkannya kepada kedua orang tua Wiwin.
Hal ini dibenarkan wakapolsek Cikande, AKP Ate Waryadi. "benar kami telah menerima laporan orang hilang bernama Wiwin, siswi kelas tiga aliyah Nur Et Taqwa Cikande, pada tanggal 03 maret pada hari sabtu sepulang sekolan anak tersebut langsung meniggalkan rumah,  setelah menerima laporan dari kedua orang tua Martasiah dan Somad warga Cikande, kami langsung adakan pencarian. Diduga faktor ekonomilah penyebab kepergian Wiwin. Akhirnya pada tanggal 14 maret 2018, kami menemukan Wiwin disebuah warung nasi didaerah Bekasi didekat terminal bus, dan kini Wiwin telah diserahkan kepada kedua orang tuanya" ujar Ate. (dewa)
Stop Memperkerjakan Anak di Bawah Umur

Diposkan oleh On 12:11:00 with No comments

Anak tidak seharusnya dipekerjakan.

Serang Bantencom. Kawasan industrial modern Cikande industrial estate dan Krakatau industrial estate Cilegon sebagai kawasan zona bebas pekerja anak.

Salah satunya kawasan industri modern Cikande industrual estate.

Pelarangan mempekerjakan anak dibawah umur diatur dalam undang - undang nonor 13 tahun 3003 tentang ketenaga kerjaan.

Untuk melindungi pekerja anak, pemerintah juga telah meratifikasi konvensi ILO No. 138 tentang usia minimum untuk diperbolehkan bekerja, dan konvensi ILO No. 182 tentang larangan dan tindakan penghapusan bentuk bentuk pekerjaan terburuk.

Hal ini diungkapkan Dirjen PPK dan K3 Kemnaker sugeng Priyanto dikantor kawasan industei Cikande, Selasa 27/02/18.

Menurut Sugeng, anak adalah masa depan bangsa, sebagai penerus geberasi bangsa dan sebagai sumber daya manusia yang potensial.

Soal pekerja anak bukanlah masalah yang sederhana, harus melibatkan banyak pihak untuk menanggulanginya.

"anak adalah potensial untuk kemajuan generasi bangsa, soal pekerjaan anak bukanlah masalah yang sederhana, melibatkan banyak pihak untuk menanggulanginya, demi bebasnya mempekerjakan anak, pengentasannya pun tugas pemerintah dan berbagai lapisan masyarakat" ujar Sugeng. (Dew)

SISWI KELAS TIGA MADRASAH ALIYAH NUR ET TAQWA HILANG

Diposkan oleh On 12:08:00 with No comments

Lagi lagi pelajar hilang diduga akibat terpengaruh ajakan teman di jejeraring sosil

Bantencom Serang - wiwin siswi kelas tiga Madrasah Aliah NUR ET TAQWA Cikande Serang Banten menghilang sejak 3 Maret 2018.

Wiwin anak semata wayang pasangan Martasiah dan Somad telah menghilang sejak beberapa hari lalu,  awalnya Wiwin berpamitan pada sang ibu hendak berangkat kesekolah.

Dengan mengenakan seragan pramuka dan tas berwarna merah mitif bunga, seperti biasanya Wiwin pulang agak lambat karena mampir tempat temannya, terkadang tak pulang semalaman karena minap ditempat temannya.

Namun kali ini sang ibu menanti kepulangan Wiwin hingga tiga hari, sudah dicari kemana mana, termasuk tempat temannya bermain dan kerumah temannya biasa Wiwin menginap tak kunjung ditemukan. Termasuk menanyakan kepihak sekolah dan para guru, namun semuanya nihil.
Tentu saja sang ibu dan ayah semakin panik, harus kemana mencari putri semata wayangnya berada, harus kemana mereka mencari jejak.

Tiga hari kemudian kedua orang tua Wiwin melapotkannya kemaplsek Cikande, bahwa putrinya telah hilang meninggalkan rumah sejak tiga hari lalu.

Kepolisian polsek Cikande segera menerima laporan itu, dan menyebarkan pengumuman orang hilang disejumlah titik keramaian disertai foto Wiwin.

Namun upaya itu hingga kini belum berhasil, diduga kuat Wiwin pergi dengan teman lelakinya, karena waktu dihubungi, hand phone Wiwin masih aktif dan sempat diangkat dengan suara laki laki, namun tak mau bicara pajang lebar, hal itu diungkapkan Martasiah.

Sang ibu sangat berharap agar putri semata wayangnya segera kembali kepangkuannya, karena ayah Wiwin siang malam mencarinya kemana mana, kadang sang ayah jalan tanpa arah, sejak kepergian Wiwin sang ibu selalu murung, sedih dan tak pernah tidur.

"Wiwin sepertinya pergi dengan teman laki lakinya, karena waktu di hubungi, hand phonnya aktif dan yang angkat suara laki laki remaja, namun segera mematikannya,  saya berharap anak saya segera kembali" ujar Martasiah (Dew)

Kasus Gizi Buruk di Lebak, Mensos Minta Pemda Rajin Cek Kondisi Rakyat

Diposkan oleh On 17:59:00 with No comments

Serang, bantencom - Menteri Sosial Idrus Marham menghimbau kepala daerah agar rajin-rajin mengecek data rakyat yang memenuhi syarat menerima bantuan sosial (bansos).  Bila perbaikan data dapat dilakukan dengan baik maka kondisi rakyat akan bisa lebih terantisipasi dengan baik.

"Saya minta kepala daerah agar rajin-rajin menyisir data rakyat. Kalau rajin disisir, maka pasti bisa mendapatkan bantuan pada saat terjadi kebutuhan mendesak," kata Menteri Sosial Idrus Marham, dalam kunjungannya ke Kota Serang, Rabu (14/03/2018).

Pernyataan Mensos merespon kasus gizi buruk di  Kampung Cibuah Talang, Desa Cibuah, Kecamatan Warung Gunung, Kabupaten Lebak,  Provinsi Banten.  Sejumlah media memberitakan, terdapat penderita gizi buruk di daerah tersebut.

"Jadi kalau rajin dicek datanya dan memenuhi syarat,  bisa mendapatkan bantuan, misalnya,  Program Keluarga Harapan (PKH). Maka kebutuhan-kebutuhan mendesaknya bisa terpenuhi. Kami sudah meminta pendamping, TKSK, dan  kepala daerah agar menyisir warga dan memperbaharui data tersebut. Posisi kementerian adalah menetapkan data dari daerah setiap enam bulan," katanya.  Mensos menyatakan, keluarga ini sudah tercatat dalam PKH sejak 2017. 

Merujuk Undang-undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin diatur alur verfikasi dan validasi data secara berjenjang dari tingkat kelurahan terus bertingkat sampai gubernur, sebelum sampai ke Kementerian Sosial.

Oleh karena itu, Mensos berpesan kepada kepala daerah di tingkat kota dan kabupaten agar memastikan aparatnya dari tingkat bawah seperti RT/RW, desa, kecamatan, dan kepala dinas sosial, berperan aktif memonitor kondisi rakyatnya. Dari sini akan bisa didapatkan data baru, mana di antara mereka yang kondisinya memenuhi syarat untuk diberikan bantuan. Kemudian data ini bisa masuk dalam Basis Data Terpadu, sehingga bantuan sosial bisa menjangkau warga yang menenuhi syarat.

"Jadi lakukan penyisiran dan perbaharui datanya. Bagi warga yang memenuhi syarat, hampir pasti mereka akan dapat bantuan seperti rastra sebanyak 10 kg, kemudian bantuan lain seperti  Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar (KIP)," kata Mensos.

Tak lupa, Mensos mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo yang patut diperhatikan para penyelenggara negara, agar memastikan negara hadir bila rakyat membutuhkan bantuan. "Jangan sampai rakyat yang membutuhkan bantuan tidak terlayani," katanya.

Mensos hadir di Gedung Olahraga Komplek Stadion Syech Maulana Yusuf,  Kota Serang, untuk mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan KIP, PKH, dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Untuk Kota Serang, penerima PKH Reguler tercatat sebanyak 9.300 keluarga dengan nilai bantuan Rp17.577.000.000. Untuk BPNT terdapat 16.390 keluarga dengan nilai Rp21.634.800.000. Total bantuan sosial untuk Kota Serang tahun 2018 senilai Rp39.817.800.000.
Kanwil Kemenag dan Polda Banten Serukan Anti Hoax

Diposkan oleh On 18:07:00 with No comments

Serang, bantencom - Upaya mewujudkan masyarakat yang baik dan bijak dalam menggunakan media sosial, Kementrian Agama wilayah Provinsi Banten bersama Kepolisian Daerah Banten, menggelar kegiatan Pembinaan Sadar Hukum Dalam Bermedia Sosial. Kegiatan tersebut juga sekaligus mendeklarasikan seruan anti hoax bagi peserta kegiatan yang hadir.

Acara yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Banten, di KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, dihadiri sedikitnya ratusan dari perwakilan penyuluh agama se-Provinsi Banten, Selasa (13/3).

Diketahui, para penyuluh agama di lingkungan Kanwil Kemenag Banten berjumlah 1.602 orang di antaranya 1.331 penyuluh Islam, 109 penyuluh Budha, 51 penyuluh Hindu, 70 penyuluh Kristen, 41 penyuluh Katolik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Provinsi Banten, Bazari Syam menghimbau untuk berhati-hati dan harus pintar dalam menggunakan sosial media di era saat ini. Sebab, bahaya dari tiap informasi hoax tersebut dapat mengakibatkan keresahan serta kegundahan dalam bermasyarakat.

Menurutnya penyuluh agama merupakan para tokoh agama yang bertugas menyampaikan pesan agama dengan baik, cuma soal informasi umum di media sosial masih lemah untuk menyaringnya. Sebab penyuluh agama ini harus menjunjung tinggi kebenaran.

"Berkembangnya teknologi saat ini, terlebih dengan bebasnya masyarakat mendapatkan alat komunikasi seperti android, maka masyarakat pun akan mudah pula mendapat informasi pada dirinya. Nah, informasi- informasi yang belum tentu kebenaran itulah yang dapat menimbulkan kebencian maupun ajakan yang tidak baik," ungkap Bazari Syam.

"Untuk itu kami minta kepolisian agar memberikan pembinaan sadar hukum bermedia sosial. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang baik dan bijak dalam menggunakan media sosial. Agar tidak menimbulkan perpecahan umat dan bangsa ke depannya," terangnya.

Ia juga mengingatkan pada para penyuluh agama Informasi yang terima dari media sosial harus difilter, karena kebenarannya masih diragukan, dan ini merusak sistem komunikasi dan membuat perpecahan umat. "Banyak suami istri yang cerai, keluarga rusak karena beragam informasi di media sosial yang menyesatkan. Untuk itu kita harus rajin tabayun," terangnya.

Jika mendapat informasi dari beragam media sosial yang belum jelas keteranganya, pihaknya berpesan pada semua penyuluh agama agar menyaring informasi sebelum disebar ke masyarakat. "Saring sebelum sharing, gunakan jari dengan baik. Mulai saat ini harus bijak dalam bermedia sosial," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam kesempatannya mengajak para penyuluh agama di wilayah Provinsi Banten untuk juga menjadi penyuluh Kamtibmas dalam menanggulangi informasi hoax yang merebak di dunia maya.

Sebab peran para penyuluh agama ini sangat strategis dengan situasi dan kondisi yang berkembang saat ini, terutama di wilayah Banten.

"Maka kita sama-sama kepolisian dan tokoh agama di Banten dapat menjaga stabilitas dan kondusifitas keamanan wilayah Banten ini, agar masyarakat mendapat informasi yang baik, sehingga terhindar dari informasi hoax," ujarnya dalam sambutan didepan para undangan yang hadir.  

Menurutnya di era digital ini, media sosial sudah banyak diwarnai ujaran-ujaran kebencian. Fenomena ini harus dapat dicegah dan ditanggulangi agar ke depan ujaran kebencian tidak sampai merusak peradaban dan kultur budaya di lingkungan masyarakat.

"Berita palsu dan hoax mengancam perpecahan bangsa, apa lagi sudah mengarah ke fitnah. Hoax ini sedang menyerang masyarakat milenial, untuk itu kita jangan sampai mudah terpengaruh dengan informasi yang belum jelas," ucapnya.

Dalam bermedia sosial seperti Facebook, WhatsApp, lanjutnya, para penyuluh agama ini harus bijak dan mampu menyaring, menerjemahkan informasi yang beredar di media sosial.

"Kita harus memanfaatkan media sosial dengan positif dan bijak. Jangan sampai kita membuat pesan dan status media sosial yang dapat menimbulkan konflik dan keresahan di lingkungan masyarakat. Jadi edukasi masyarakat dan pastikan informasi yang beredar bisa dipahami dan menjadi benar di masyarakat. Tanyakan ke kami, bila itu berkaitan dengan hukum. Sebarkanlah informasi yang benar dan memberikan solusi damai," pungkasnya.

Sumber (Kabid Humas Polda Banten AKBP ZAENUDIN)

Siap-siap aja Sim Cardnya Terblokir,  Hari ini Terakhir Looh Regustrasinya

Diposkan oleh On 20:53:00 with No comments


     Bantencom - Hari ini rabu (28/2) tepat akhir bulan sesuai keputusan dari batas waktu yang telah ditetapkan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)  tentang registrasi ulang nomor hanphone (Sim Card) Prabayar untuk meregistrasikannya kembali.

    "Blokir itu bisa dilakukan per 1 maret 2018 atau besok. Kita udah bicara sama operator terkait hal ini," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo, Ahmad M. Ramli di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Rabu (28/2).


Dikatakannya, pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang sampai habis hari ini, akan dilakukan pemblokiran layanan secara bertahap, antara lain; mulai 1 Maret 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan keluar (outgoing call) dan layanan pesan singkat keluar (outgoing SMS).
"Dalam keadaan ini, pelanggan masih dapat menerima telepon dan SMS masuk serta menggunakan data internet," katanya.
Setelah itu, bila pelanggan masih membandel sampai dengan 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan masuk (incoming call) dan tidak bisa menerima SMS.
"Ini berarti pelanggan tak bisa melakukan panggilan keluar dan layanan pesan singkat keluar, juga tidak bisa menerima panggilan dan SMS. Tapi masih bisa menggunakan layanan data. Jadi bisa melakukan registrasi melalui website operator atau gerai operator selular," ungkap dia.
Barulah, jika sampai dengan tanggal 30 April 2018 tetap tidak melakukan registrasi, pada tanggal 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total. Artinya, semua layanan pelanggan diblokir termasuk layanan datanya.
"Selama belum dilakukan pemblokiran total, pelanggan masih tetap dapat melakukan registrasi ulang," katanya.
Dilanjutkannya, jika nantinya masih ada pelanggan yang mengalami masalah tidak bisa melakukan registrasi kartu prabayarnya karena no KK dan NIK-nya, dapat mengunjungi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.
Sampai dengan 28 Februari 2018 pukul 12.52 WIB, terdapat sebanyak 305.782.219 nomor pelanggan yang sudah diregistrasikan Diprediksikan, untuk total kartu prabayarnya sendiri yang tersebar berjumlah 376 juta.
"Kami himbau agar tidak dengan menggunakan NIK dan No KK secara tanpa hak untuk melakukan registrasi, termasuk yang diperoleh dari internet dan sumber lain, karena merupakan pelanggaran hukum," terangnya.(BC2) 
Pengukuhan Dewan Masjid Desa Pelawad

Diposkan oleh On 00:07:00 with No comments

Ciruas, bantencom - Dewan Masjid Indonesia DMI) Provinsi Banten resmi mengunkuhkan pengurus DMI ranting Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas periode 2017-2022 (11 Masjid Nurui Huda, l'aman Ciruas Permai (TCP) Desa Pelawad, Kecamatan Cimas, Minggu {1 6/2). Pengurus DMI ranting Desa Pelawad diharapkan mampu meaingkatkan peran masiid clan mengembangkan potensi umat dari kalangan pemuda.

Pelantikan pengurus DMI Ranting Pelawad berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Acara dihadiri para penguins DMI l'rovinsi Banten. Futut hadir anggota Dewan Perwakiian Daerah (DPD) RI Provinsi Banten Ahmad Sadeli Karim. '

Anggota DPD RI Provinsi Banten Arhmacl Sadeli Karim mengatakan DMI bisa menjadi pusat pengemaangan umat dan manajemen masjid. Dengan adanya DMI ia berharap masjid tidak hanya digunakan untuk menunaikan salat saja, tetapi juga kegiatan pengajian hingga pembinaan remaja. Karim pun mengapresiasi keaktifan DMI Ranting Pelawad. Adanya DMI di tingkat desa menjadi nilai positif dibandingkan wilayah lainnya. "Di daerah lain pengurus ranting itu di kecamatan, ini di desa. Saya rasa sangat luar biasa," ucapnya takjub usai berdialog dengan pengurus DMI ranting Pelawad.

Sementara itu, Kema DMI Ranting Pelawad Abdul Hatim berjanji untuk segera menyusun program kerja lima tahun ke depan. Kepengurusan DMI terbagi atas enam bidang terdiri atas bidang dakwah dan pendidikan, hubungan masyarakat (humas), hukum, sarana dan wakaf, pengembangan ekonomi umat, dan bidang sosial. Pihaknya juga berencana untuk membuka gerai Koperasi Syariah 212. Gerai akan menjadi pusat belanja masyarakat berbasis ekonomi syariah.

Selain itu, mengembangkan potensi umat dari kalangan pemuda yang menjadi salah satu fokus program kerja pengurus DMI Desa Pelawad "Supaya para pemuda bisa mengisi waktunya dengan ha! yang positif," terangnya.

Lebih lanjut, Hatim mengungkapkan program yang sudah berjalan di DMJ Desa Pelawad di antaranya mengurus jenazah. "Yang kena musibah tidal usah repot-repot lagi. Kami akan urus dari mulai memandikan sampai penguburan" tegasnya.

Sekretaris DMI Ranting Pelawad Zuliyanto menambahkan,  pengurus DMI Desa Pelawad dijadikan sebagai momentum un meningkatkan peran masjid-maajid Desa Pelawad untuk melay masyarakat. "Sekaligus menjadi pelopor agenda-agenda kebaikan," Jelasnya.