bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Pangdam III/Siliwangi Pimpin Serah Terima Jabatan Danyonif Raider 300/Bjw

Diposkan oleh On 13.24.00 with No comments

Cianjur bantencom - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, memimpin langsung serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri Raider 300/Braja Wijaya di Mako Yonif Raider 300/Bjw Jalan Wiranudatar Desa Sukataris Karang Tengah Cianjur, Senin (28/9/2020).

Komandan Batalyon Infanteri Raider 300/Braja Wijaya di serahterimakan dari Letkol Inf Ary Sutrisno kepada Letkol Inf Jani Setiadi. Hadir pada acara tersebut, Bupati beserta unsur Forkopimda Kab. Cianjur, Irdam III/Slw, Danrem 061/SK, Danrem 062/TN, Asrendam, serta Para Asisten Kasdam, Danpomdam dan Kakesdam masing-masing beserta istri, Kapendam III/Slw, serta Ketua Persit KCK Daerah III/Slw beserta Pengurus.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam III/Slw meyakini dengan kemampuan Letkol Inf Jani Setiadi beserta Istri atas kepercayaan Pimpinan TNI AD menjadi Danyonif Raider 300/Bjw dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Yonif Raider 300/BJW.

"Dengan berbekal pengalaman penugasan ditempat tugas yang lama sebagai Pabandya Dik Spersdam III/Slw, Ia akan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya," ujar Pangdam.

Meskipun demikian, Pangdam mengingatkan kepada Letkol Inf Jani Setiadi, bahwa tugas-tugas yang diemban Yonif Raider 300/Bjw sebagai satuan tempur yang merupakan kebanggaan Kodam III/Slw memiliki tugas pokok melaksanakan pertempuran didarat serta melaksanakan operasi-operasi khusus yang semakin tidak ringan.

Prajurit Yonif Raider 300/Bjw selain harus memiliki tugas pokok pertempuran sesuai dengan motto "Cepat, Senyap, Tepat" juga harus senantiasa menambah berbagai pengetahuan sosial kemasyarakatan, sehingga dapat memberi kontribusi positif dalam memelihara stabilitas keamanan wilayah, pesannya.

Selain itu Pangdam berharap, saat ini menjadi masalah kita bersama adalah Pandemi Covid-19. Danyonif Raider 300/Bjw harus dapat menekankan kepada prajuritnya agar menjadi contoh masyarakat sekitar dalam menjaga protokol kesehatan, sekaligus membantu upaya pemerintah dalam mempercepat penanggulangan Covid-19 di wilayah Cianjur.

Sedangkan Letkol Inf Ary Sutrisno mendapat tugas yang baru sebagai Dandim 0612/Tasikmalaya.

Di tempat yang sama, Bupati Cianjur Herman Suherman, di antaranya memberikan apresiasi kepada Danyonif Raider 300/Bjw selama kepemimpinan Letkol Inf Ary Sutrisno, Ia mengakui telah berhasil ikut menjadi contoh dan menciptakan Kabupaten Cianjur sangat Kondusif.

 "Terima kasih Bapak Letkol Inf Ary, atas kerja samanya dan selalu membuat gebrakan yang sangat luar biasa terkait penanganan covid-19, juga kerja sama bersama Ulama serta sinergitas dengan stakeholder pemerintahan Kabupaten Cianjur. Selamat jalan, selamat bertugas di tempat baru," ucapnya.

Selamat datang,,  kepada Danyonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Jani Setiadi selamat datang di bumi tatar santri  Cianjur.

"Semoga Yonif Raider 300/Bjw lebih eksis lagi serta kiprahnya dapat di rasakan oleh seluruh masyarakat Cianjur yang kita cintai ini," harap Bupati Cianjur.



Pendam III/Siliwangi
Pengangkatan Kepala Bappeda Banten sebagai Komisaris BUMD Nabrak Aturan

Diposkan oleh On 21.42.00 with No comments


Bantencom- Serang.
Pengangkatan Kepala  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten, Muhtarom, rangkap jabatan  sebagai    komisaris PT Agrobisnis Banten Mandiri, dipertanyakan dan disoal.

PT Agrobisnis Banten Mandiri  merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Banten   yang bergerak di bidang pertanian. Kebijakan rangkap jabatan disoal karena  dinilai melanggar etika sebagai aparatur sipil negara (ASN) selaku pelayan publik.

Pemerhati kebijakan publik di Banten, Moch  Ojat mengatakan, penunjukan kepala Bappeda Banten merangkap jabatan sebagai komisaris BUMD Agrobisnis Banten oleh Gubernur Banten Wahidin Halim,   sebenarnya tidak hanya melanggar etika sebagai ASN  tetapi juga melanggar undang-undang terkait pelayan publik.

“Penunjukkan itu bisa jadi hanya karena faktor kedekatan saja, tanpa melalui mekanisme fit and proper test.  Dan yang paling penting, kebijakan rangkap jabatan bagi ASN sebagai kepala OPD dan komisaris BUMD, terkesan seolah-olah di Provinsi Banten kekurangan tenaga profesional dan kompeten di bidang agrobisnis. Kenapa jabatan itu tidak diberikan kepada tenaga profesional dari kalangan swasta saja sehingga tidak terjadi conflict of interest dalam melaksanakan tugas ASN sebagai pelayan publik dan BUMD yang lebih business oriented,”  ujar Ojat, Minggu (27/9/2020).

Menurut Ojat, ada beberapa peraturan dan undang-undang yang perlu dilihat dalam menerapkan kebijakan rangkap jabatan bagi seorang ASN.
Pertama, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatus Sipil Negara (ASN) pada pasal 10 ditegaskan bahwa pegawai ASN berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik; pelayan publik; dan perekat dan pemersatu bangsa. 

Selanjutnya, pada  Pasal 11 huruf (b) berbunyi  pegawai ASN bertugas memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas.
Kedua, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, khususnya  Pasal 1 angka 4 berbunyi  organisasi penyelenggara pelayanan publik yang selanjutnya disebut organisasi penyelenggara adalah satuan kerja penyelenggara pelayanan publik yang berada di lingkungan institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata untuk kegiatan pelayanan publik.

Kemudian pada Pasal 1 angka 5 berbunyi pelaksana pelayanan publik yang selanjutnya disebut pelaksana adalah pejabat, pegawai, petugas, dan setiap orang yang bekerja di dalam organisasi penyelenggara yang bertugas melaksanakan tindakan atau serangkaian tindakan pelayanan publik.

Pada Pasal 17 huruf (a)  secara tegas dikatakan bahwa  pelaksana dilarang  merangkap sebagai komisaris atau pengurus organisasi usaha bagi pelaksana yang berasal dari lingkungan instansi pemerintah, badan usaha milik negara, dan badan usaha milik daerah.

“Kalau dilihat dari regulasi yang ada, seorang ASN seharusnya tidak boleh rangkap jabatan. Karena itu, pengangkatan Kepala Bappeda Banten Muhtarom  rangkap jabatan sebagai komisaris BUMD adalah keputusan yang keliru. Sudah sepatutnya Gubernur Wahidin Halim merevisi keputusannya,” tegas Ojat.

Lebih lanjut Ojat menegaskan, penunjukan Kepala Bappeda Banten Muhtarom rangkap jabatan sebagai komisaris BUMD Agrobisnis Banten diduga tidak melalui proses seleksi. Padahal, undang-undang mewajibkan mekanisme seleksi.

Ojat mengatakan, dalam Peraturan Pemerintah  (PP) Nomor  54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, khususnya Pasal 39 ayat (1) ditegaskan bahwa  proses pemilihan anggota dewan pengawas atau anggota komisaris dilakukan melalui seleksi.
Hal tersebut dipertegas lagi dalam Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang  Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah.
Pada Pasal 4  ditegaskan proses pemilihan anggota dewan pengawas atau anggota komisaris dilakukan melalui seleksi.

Untuk diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim telah melantik komisaris dan direksi PT Agrobisnis Banten Mandiri atau BUMD Agrobisnis, Rabu 22 September 2020 malam.
Pelantikan dilakukan di rumah dinas Gubernur Banten, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Serang. Mereka yang dilantik yakni  Saeful Wijaya sebagai Direktur Utama, Ilham Mustofa sebagai Direktur Operasional, Hari Wibowo sebagai Komisaris Independen dan Muhtarom sebagai Komisaris. (Edi)
Kasdam III Siliwangi Minta Babinsa Jaga Kesehatan dan Bantu Orang Lain

Diposkan oleh On 08.31.00 with No comments

Serang, bantencom - Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P, di dampingi Waasintel, Waasops, dan Waaster Kasdam III/Slw, melakukan Kunjungan Kerja (kunker) di Kodim 0602/Serang, Jalan Raya Serang- Pandeglang Km 45, Banten, Kamis (24/9/2020).

Kasdam beserta rombongan, selain meninjau kegiatan penerapan gugus tugas Covid-19 yang di laksanakan oleh personel jajaran Kodim 0602/Serang, juga memberikan arahan kepada seluruh para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0602/Serang. 

Dalam arahannya, Kasdam mengingatkan, kepada para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0602/Serang,  agar menjaga kesehatan diri dan keluarganya masing-masing di masa pandemi Covid-19 saat ini. Karena menurutnya, apabila tidak bisa menjaga kesehatan diri dan keluarga, tidak akan bisa membantu orang lain.

" Utamakan kesehatan baik diri maupun keluarga. Sehingga, apabila kita dalam kondisi sehat bisa membantu orang lain," ujar Kasdam III/Siliwangi pada rapat konferensi video yang di hosting mengunakan Zoom, dilaksanakan di Ruang Command Centre Teritorial Kodim 0602/Serang.

Selain itu, Kasdam juga mengingatkan, para Danramil dan Babinsa agar dapat mengurangi ego-ego perorangan yang sifatnya hanya sebagai pelampiasan dengan dalih mengatasi lelah, tapi salah asupan. Sedangkan kondisi umur juga kondisi lingkungan yang akhirnya menyebabkan penyakit yang bersifat secara tiba-tiba, contohnya penyakit jantung menyerang kepada siapa saja termasuk Babinsa.

" Masa lalu, tidak sama dengan masa kini, nanti juga tidak sama dengan saat ini. Karena, selisih dua jam saja sangat berbeda, jangan sia-siakan cara berfikir kita, pengalaman kita, pengetahuan kita yang sesaat akhirnya mengorbankan diri sendiri, " kata Kasdam.

Karena menurutnya, bahwa para Babinsa saat ini sering mengabaikan dirinya sendiri. Disini kita harus dapat menggunakan managerial dalam pandemi Covid-19, ini harus dirubah. Managemen kedaruratan yang bersifat berlanjut dan berlarut menjadikan rumusan-rumusan baru.

Pada kesempatan tersebut, Kasdam juga mempersilahkan untuk ikut belajar di rumahnya untuk meningkatkan sumber daya manusia. Dimana, saat ini Kasdam sudah menyelenggarakan kursus Gratis untuk WEB, Desain, juga multi media bagi Prajurit dan keluarga TNI, hal tersebut dilakukan ikut membantu untuk menjawab tantangan kedepan.

Seusai memberikan pengarahan di Kodim 0602/Serang. Kasdam III/Slw bersama rombongan bertolak menuju ke Makodim 0623/Cilegon dan sesampainya di Makodim di sambut oleh Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Ageng Wahyu Romadon dan para Danramil serta para Perwira Staf jajaran Kodim 0623/Cilegon.




*Pendam III/Siliwangi*
Dandim 0602/Serang Menyambut Kunjungan Kerja Kasdam III/Siliwangi

Diposkan oleh On 18.52.00 with No comments

Serang, bantencom - Dandim 0602/Serang Kolonel Inf Soehardono bersama seluruh Danramil Jajaran Kodim 0602/Serang, menyambut Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Staf Kodam (Kasdam) III/Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.IP. ke Makodim 0602/Serang, Kamis (24/09/2020.

Kunjungan Kerja Kasdam III/Siliwangi didampingi oleh, Kasrem 064/MY Kolonel Inf Sugiono, Waas ops Letkol Inf Alfian, S.I.P, Waas Intel Letkol Inf Endang Sumardi, S.Sos dan Waaster Letkol Kav Mujahidin, S.Sos.

Setelah tiba di Kodim 0602/Serang Kasdam III/Siliwangi menerima laporan kegiatan ketahanan pangan dari Dandim 0602/Serang. Ketahanan pangan tersebut merupakan program dari Kodam III/Siliwangi, melalui Korem 064/MY yang wajib dilaksanakan oleh Seluruh Koramil untuk mengatasi krisis pangan ditengah terjadinya  pandemi Covid-19. 

" Ketahanan pangan yang dilaksanakam oleh Koramil Jajaran Kodim 0602/Serang, mengenalkan Formula Bios-44. Selain itu, Dandim juga  melaporkan kegiatan belajar daring di Makoramil 0201/Serang, " ungkap Dandim.

Selanjutnya Kasdam lll/Slw meninjau peternakan yaitu ternak Bebek Peking.
"Kami sudah melaksanakan ujicoba Formula Bios-44, nanti tinggal kita liat seperti apa hasilnya, semoga dengan Formula Bios-44 buatan TNI, akan dapat meningkatkan hasil panen para petani, " ungkapnya lagi.

Kemudian Kasdam III/Siliwangi bersama rombongan, melanjutkan kunjungan kerjanya ke wilayah Kodim 0623/Cilegon. 


*Pendim 0602/Serang*
Dianggap Tak Peduli Kondisi Krisis, ALIP Desak Pembanguan Sport Center Dibatalkan.

Diposkan oleh On 19.10.00 with No comments



Bantencom, Serang. 
Dianggap tidak peduli dengan kondisi ekonomi masyarakat yang terkena dampak Covid-19, lembaga Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk membatalkan proyek pembangunan sport center.
Menurut Suhada proyek senilai Rp430 miliar tidak mencerminkan pemimpin yang tidak peduli dengan kesulitan masyarakat saat ini.

" Sangat disayangkan keputusan pemerintah untuk mengalokasikan ratusan milyar duit pinjaman hanya untuk proyek mercusuar seperti pembanguan Sport Center, mana rasa prihatin pemerintah liat masyarakat yang kesulitan karena tidak bisa usaha secara maksimal bahkan tidak sedikit yang dipecat dari pekerjaan", ujar Suhada kepada media Rabu (23/9)

Selain itu, pembangunan Sport Center dengan menggunakan uang pinjaman dianggapnya tidak tepat,  pasalnya jabatan Wahidin Halim sebagi Gubermur Banten tinggal beberapa tahun lagi, dan ini akan meninggalkan hutang pada pemerintahan yang akan datang.

" Biaya proyek tersebut diambil dari dana pinjaman Pemprov Banten dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) daerah dari  Kementerian Keuangan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur Persero (SMI), walau pinjaman itu tidak berbunga tapi biaya Administrasi yang sampai 0,18 persen dan biaya provisi yg 1 persen bulan jumlah yang sedikit", lanjutnya.
 
Saat ini Pemprov  Banten telah mengajukan pinjaman ke PT SMI sebesar Rp4,9 triliun. Pinjaman ini dalam rangka  program PEN di daerah pasca pandemi Covid-19 melanda Banten. Saat ini PT SMI menggelontorkan Rp851,7 miliar.
 
Dana pinjaman PEN yang bakal cair pada saat ini akan dibagi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten. Uang pinjaman digunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan yang sebagian besarnya adalah kegiatan proyek fisik (infrastruktur), dan diangap oleh Suhada tidak berdampak langsung terhadap pemulihan ekonomi masyarakat.

Salah satunya proyek yang dianggap menyakiti hati masyarat menurut Suhada adalah proyek pembangunan sport center yang ditangani oleh OPD Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten senilai Rp 430 miliar.

“Proyek sport center itu adalah proyek mubazir. Urgensinya untuk kepentingan masyarakat saat ini apa? Apa dampak langsungnya terhadap pemulihan eknomi masyarakat di tengah  pandemi Covid-19 saat ini?  Karena itu, kami dari ALIPP mendesak Pemprov Banten untuk membatalkan proyek sport center  tersebut. Dana pinjaman PEN daerah tersebut sebaiknya digunakan untuk program-program yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat baik itu berupa bantuan sosial (bansos) maupun pemberdayaan UKM dan UMKM di Banten ",  lanjut Suhada.

Disamping itu Suhada juga menegaskan, bahwa proyek sport center adalah proyek yang bermasalah, saat ini untuk pengadaan lahanya tengah digarap oleh Kejaksan Tinggi Banten.


“Proyek bermasalah itu kenapa dipaksakan untuk direalisasikan. Ada apa di balik proyek sport center itu sehingga Pemprov Banten ngotot untuk merealisasikannya. Kendati proyek itu dibiaya oleh dana APBD Banten (bukan dana pinjaman PEN), kami dari ALIPP tetap menolaknya, karena tidak ada manfaatnya untuk masyarakat Banten,” tegas Uday. (Edi).
Koramil 0201 Serang Kodim 0602/Serang, Terus Lakukan Operasi Penegakkan Disiplinan Protokol Kesehatan

Diposkan oleh On 09.32.00 with No comments

Serang, bantencom - Anggota Koramil 0201/Serang Kodim 0602/Serang bersama aparat kepolisian dari Polsek Serang, terus melaksanakan kegiatan operasi disiplin protokol kesehatan dan himbauan tentang penggunaan Masker. Sebagai upaya mendukung pemerintah, mencegah penyebaran Covid-19.  

Petugas gabungan dari Koramil 0201/Serang bersama aparat kepolisian dari Polsek Serang dan Satpol PP Kota Serang, melaksanakan patroli disiplin protokol kesehatan, dengan menyisir para penumpang di Stasiun Kereta Api (KA), Kecamatan Serang Kota Serang, Selasa kemarin (22/09/2020).

Dandim 0602/Serang Kolonel Inf Soehardono saat diwawancarai melalui Telepon, membenarkan kegiatan tersebut. Pelaksanaan disiplin protokol kesehatan yang dilaksanakan oleh anggota Koramil 0201/Serang, untuk memastikan apakah seluruh penumpang memakai Masker. Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah, guna mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini sudah diberlakukannya, Pembatasan Sosial Berskala Besar. 

" Kami akan terus bekerja keras membantu pemerintah bersama aparat kepolisian, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Tentunya tugas kami ini perlu dukungan dari seluruh masyarakat, untuk selalu sadar tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah. Jangan pernah abaikan semua kebijakan tersebut, karena kita semua adalah benteng pertahanan mencegah penyebaran Covid-19, " tegas Dandim.



*Pendim 0602/Serang*
Selewengkan Uang Pinjaman, Pemprov Banten Dinilai Maladminitrasi

Diposkan oleh On 16.32.00 with No comments


Peneliti dari Universitas Sultan Agung Tirtayasa, Ikhsan Acmad menilai pinjaman Pemprov Banten tahap I yang akan direalisasi tahun 2020 ini, sebesar kurang lebih Rp.856 Milyar ke PT. SMI bakal terjadi maladministrasi.

"Komitmenya pinjaman itu kan untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) kenapa malah disimpangkan untuk pembangunan yang lain", ujarnya.

Dalam rilis yang dikirim ke media, Ikhsan mengatakan bahwa pengalihan uang pinjaman itu lebih terasa hanya untuk kepentungan pemenuhan RPJMD Gubernur saja, dibanding dengan kepentingan masyarakat yang tengah dilanda Covid-19.

Salah satu contahnya adalah memakai uang pinjaman untuk pembangunan sport center yang jauh dari kepentingan masyarakat. Proyek tersebut hanya untuk pemenuhan RPJMD saja dan tidak bisa dikatagorikan sebagai upaya untuk Pemulihan ekonomi Nasional. Pekerjaan Sport Center yang memakan lebih 50 persen duit pinjaman tersebut sebetulnya sudah dibatalkan pelaksanaanya karena Covid-19.

"Proyek Sport Center yang sudah jelas jelas dibatalkan dan dananya dialihkan untuk penanganan Covid-19 malah sekarang akan dilanjutkan dengan pakai duit pinjaman, ini kan ngga pas dan perlu dicurigai motif melanjutkan proyek tersebut", lanjutnya

Argumentasi Ikhsan melanjutkan proyek-proyek yang direfocusing demi tercapainya RPJMD Banten bisa dinilai kurang berpihak pada realitas kebutuhan masyarakat saat ini. Pengalihan dana pinjaman lebih terasa untuk kepentingan pribadi.

"Kan Pencalonan Gubernur ngga lama lagi, kalau janji janji politiknya tidak terealisasi kan jadi Gubernur yang gagal, dan bakal ngga dipilih lagi", katanya.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2020 pasal 1 ayat (1), mengatakan bahwa Program PEN adalah rangkaian kegiatan untuk pemulihan perekonomian nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk mempercepat penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) 

Artinya,  pinjaman tersebut semestinya lebih fokus kepada program penanganan pemulihan perekonomian masyarakat dengan dampak signifikan karena anggaran yang sudah di refocusing dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020.

Peraturan tersebut memuat Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona  Virus Disease 2019 (Covid 19) Dan/Atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian Nasional Dan/Atau Stabilitas Sistem Keuangan Menjadi Undang-Undang.

Pengalihan PEN oleh Pemprov Banten yang jelas jelas bertentangan,  selain sport Center adalah membiayai kembali pekerjaan pelebaran jalan pakupatan – palima.  Ada upaya paksa, pembiayaan proyek refocusing ini agar masuk dalam program PEN, dengan menambahkan kalimat output proyek pelabaran jalan untuk mendukung akses pemulihan ekonomi masyarakat. Padahal dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) lelang yang disahkan pada tanggal 21 Februari 2020 (sebelum covid-19) tidak ditemukan output yang menerangkan untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Proyek refocusing ini telah mendapatkan penetapan lelang, sekitar tanggal 8 April 2020, nilai pembiayaan perencanaannya sekitar Rp.20 Milyar lebih namun akan dibiayai kembali lewat PEN sebesar sekitar Rp.12 Milyar lebih (bagaimana kualitas pekerjaannya nanti?). 

Dan dapat kita lihat bahwa jalan pakupatan-palima mobilisasi kendaraan masih tinggi dan tidak terganggu, apa dampak signifikan terhadap pemulihan ekonomi masyarakatnya. ( Edi)
Pangdam III Siliwangi Buka Karya Bhakti Skala Besar di Lebak Banten

Diposkan oleh On 14.25.00 with No comments

Lebak, bantencom - Panglima Kodam (Pangdam) III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M lakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Korem 064/MY dalam rangka membuka Karya Bhakti Skala Besar Triwulan III tahun 2020 di Kampung Keong Desa Malabar Kecamatan Lebak , Selasa, (01/09/2020).

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar dan Jajaran, Danrem 064/MY, Bupati Lebak, para Dandim jajaran Korem 064/MY, Kapolres Lebak, Forkopimda Lebak, perwakilan Kejari Lebak, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto yang didampingi oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar mengatakan Karya Bhakti ini merupakan implementasi dari UU RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI.

"Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI RI serta melindungi segenap bangsa Indonesia yang dilaksanakan melalui Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu tugas terkait dengan OMSP tersebut adalah membantu tugas pemerintah daerah salah satunya dengan Karya Bhakti ini," ucap Pangdam.

Pangdam juga mengatakan bahwa tujuan Karya Bhakti ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna mewujudkan persatuan dan kesatuan yang kokoh serta terwujudnya kemanunggalan TNI rakyat.

"Sasaran kegiatan Karya Bhakti TNI skala besar ini meliputi rehab jembatan, penyuluhan wawasan kebangsaan serta sosialisasi terkait Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih menjadi masalah kita bersama. Ini semuanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terang Pangdam.

Lanjut Pangdam, "Terimakasih kepada unsur-unsur yang terkait dalam pelaksanaan Karya Bakti skala besar ini, diantaranya dari Kepolisian, tokoh-tokoh masyarakat, Pemda dan lain sebagainya".

Pangdam berharap, dengan Karya Bhakti TNI skala besar Korem 064 Maulana Yusuf ini akan tercipta kemanunggalan TNI rakyat yang didukung oleh koordinasi dan soliditas unsur TNI-POLRI, pemerintah daerah serta unsur-unsur terkait lainnya serta masyarakat di daerah khususnya dalam menyiapkan wilayah pertahanan dan meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut Pangdam mengajak masyarakat agar setelah selesainya kegiatan Karya Bhakti ini, warga dapat memelihara dengan sebaik-baiknya, sehingga akan dapat selalu memberi manfaat yang besar bagi kepentingan masyarakat.

"Harapan saya, setelah dibangun masyarakat bisa merawat itu dengan sebaik-baiknya sehingga waktu penggunaannya bisa lebih lama lagi," tutup Pangdam.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengapresiasi kegiatan Karya Bhakti Skala Besar yang dilakukan Korem 064/MY.

"Hari ini saya mendampingi bapak Pangdam III Siliwangi dalam rangka pembukaan Karya Bakti Skala Besar Korem 064 Maulana Yusuf di Kabupaten Lebak," ujar Fiandar.

"Dan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian ke masyarakat. Dan ini sungguh sangat menjadi inspirasi, bagi kami kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat positif dari aspek Kamtibmas, pembangunan jembatan dan kegiatan nonfisik yang sedang dicanangkan sekarang ini akan menambah kesejahteraan dan mobilitas masyarakat," lanjut Fiandar.

Fiandar berharap dengan kegiatan Karya Bakti Skala Besar tersebut dapat menciptakan Kamtibmas yang kondusif.

"Saya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, sehingga terciptanya Kambtibmas yang kondusif. Kalo masyarakat sejahtera Kambtibmas juga terjaga," harap Fiandar.

Usai membuka kegiatan Karya Bhakti, Pangdam III Siliwangi bersama Danrem 064/MY melakukan peletakkan batu pertama di lokasi jembatan yang akan direhab dilanjutkan dengan penanaman pohon Mahoni.

Sumber : 
*Penrem 064/MY*
Peradin Rayakan Hari Jadinya Yang Ke 56 Melalui Webinar

Diposkan oleh On 10.58.00 with No comments

Serang, bantencom - PERKUMPULAN ADVOKAT INDONESIA (PERADIN) merayakan Ulang Tahun nya ke 56 (30-08-1964) - (30-08-2020) yang dilaksanakan melalui Webinar di seluruh tanah air Indonesia juga dalam waktu yang sama diadakan potong tumpeng di DPP, DPW dan DPC masing-masing wilayah Provinsi, Kota dan Kabupaten.

Perayaan Ulang Tahun tersebut berlangsung khidmat dan penuh dengan kebahagiaan serta rasa syukur, karena PERADIN dalam pengabdiannya terus berkomitmen untuk Republik Indonesia ini salah satunya melalui lembaga konsentrasi POSBAKUMADIN yang tersebar di Kabupaten dan Kota yang ada di Indonesia.

Hadiah Ulang Tahun PERADIN yang ke 56 ini (30-08-1964) - (30-08-2020) telah dideklarasikannya GERADIN dan PAWIN sebagai ikhtiar dalam mengimplementasikan Undang-Undang Bantuan Hukum Nomor 16 Tahun 2011.

KETUA UMUM DPP PERADIN Advokat Ropaun Rambe dalam sambutannya menjelaskan bahwa dua lembaga konsentrasi yaitu GERADIN dan PAWIN adalah bentuk nyata PERADIN BHAKTI UNTUK KEADILAN DAN BHAKTI UNTUK NEGERI sekarang dan untuk masa yang akan datang.

SEKRETARIS JENDERAL DPP PERADIN Advokat Basuki, SH.,MM dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa PERADIN akan terus meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat tidak mampu dan termarginal yang mencari akses keadilan. Maka dengan dideklarasikannya GERADIN dan PAWIN adalah keseriusan dan kesungguhan PERADIN dalam pengabdiannya untuk Republik Indonesia.

Kegiatan Webinar dalam rangka Ulang Tahun PERADIN yang ke 56 (30-08-1964) - (30-08-2020) dilakukan dialogis antara KETUA UMUM DPP PERADIN dengan seluruh Anggota DPW dan  DPC disetiap masing-masing wilayah Provinsi, Kabupaten dan Kota. Semua Anggota PERADIN sangat mendukung dan akan melaksanakan amanat organisasi ditambah dengan adanya tugas baru yaitu untuk menjalankan GERADIN dan PAWIN.

Harapan semua Anggota PERADIN semoga KETUA UMUM Advokat Ropaun Rambe beserta seluruh jajaran DPP PERADIN diberikan umur panjang dan kesehatan untuk terus berkiprah dan menjadi teladan di dalam organisasi Advokat di Republik Indonesia.          Demikian laporan advokat Suwadi ( Praktisi hukum, lawyer dan pengamat hukum sosial kemasyarakatan. Banten, 31 Agustus 2020 )
Koramil 0224/Pontang Kodim 0602/Serang, Bersama Pembab Serang Akan Melaksanakan Rutilahu

Diposkan oleh On 14.47.00 with No comments

Serang, bantencom - Ibu Sanah Seorang warga Desa Domas Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Setiap hari suaminya hanya bekerja sebagai penjual Bontot keliling, merasa kaget saat rumahnya didatangi oleh prajurit TNI, dari Koramil 0224/Pontang Kodim 0602/Serang. 


Prajurit TNI tersebut adalah Sertu M. Yasin, Babinsa Koramil 0224/Pontang, yang datang bersama rekannya. kemudian menjelaskan maksud kedatanganya, adalah untuk menyampaikan kabar gembira. Bahwa rumah yang ditinggali oleh Ibu Sanah bersama keluarga, akan mendapatkan program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), dari Kodim 0602/Serang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang , Senin (31/08/2020). 


Pejabat Pelaksana Harian (Plh) Danramil 0224/Pontang Kapten Inf Endang, mengungkapkan bahwa Rutilahu yang akan dilaksanakan merupakan, kerjasama antara Dandim 0602/Serang Kolonel Inf Soehardono dengan Bupati Serang Hj. Ratu Tatu Chasanah,S.E.,M.M.Ak., bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memalui program Rutilahu.


" Dimana untuk dana Rutilahu adalah hasil Infak, dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Serang. Sehingga kegiatan Rutilahu ini akan dapat terlaksana dengan baik, di wilayah Koramil 0224/Pontang, " kata Danramil.


Lebih lanjut disampaikan oleh Danramil, saat ini Babinsa kami sedang melaksanakan pengecekan ke lokasi rumah, yang akan kita rehap. Untuk memastikan semua berkas-berkas, meliputi kepemilikan tanah dan lain-lainnya sudah sesuai.


Sementara itu, Ibu Sanah saat dikunjungi oleh Babinsa Koramil 0224/Pontang, mendapatkan kabar gembira, Bahwa rumahnya akan di rehab, merasa sangat senang dan gembira.


" Memang Babinsa kami, sering datang dan membantu warga yang kurang mampu. Tetapi ini adalah suatu hadiah terbesar dari Allah SWT, bagi kami  se keluarga, melalui tangan Prajurit TNI dan Pemerintah Kabupaten Serang, yang akan merehap rumah milik kami, " ucapnya penuh haru.



*Pendim 0602/Serang*
Cegah Covid-19, Koramil 0227/Cipocok Jaya Kodim 0602/Serang, Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

Diposkan oleh On 14.46.00 with No comments

Serang, bantencom - Mencegah penyebaran Covid-19, Koramil 0227/Cipocok Jaya Kodim 0602/Serang bersama instansi terkait, melaksanakan penyemprotan Disinfektan, bertempat di Lingkungan Miyabon Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, Kamis pekan yang lalu, (27/08/2020). 
 
Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) Danramil 0227/Cipocok Jaya Kapten Inf Marjuki mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Penyemprotan Disinfektan yang dilaksanakan oleh Koramil 0227/Cipocok Jaya, adalah perintah dari Dandim 0602/Serang Kolonel Inf Soehardono, agar wilayah Kecamatan Cipocok Jaya, terhindar dari penyebaran Covid-19.

" Sebagai Danramil kami mengajak seluruh masyarakat, bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19. Dengan selalu mematuhi semua protokol kesehatan, yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Karena untuk mencegah Covid-19, bukan hanya tugas petugas kesehatan tetapi tugas kita semua, " ungkap Danramil.

" Penyemprotan akan terus dilaksanakan, bersama dengan instansi terkait. Kami berharap kegiatan tersebut, akan mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Koramil 0227/Cipocok Jaya, " tegas Danramil.



*Pendim 0602/Serang*
Koramil 0201/Serang Kodim 0602/Serang, Bersama Pesantren Tahfizt Banten dan YANB Gelar Pengobatan Gratis

Diposkan oleh On 18.25.00 with No comments

Serang, bantencom - Koramil 0201/Serang Kodim 0602/Serang, bekerjasama dengan Yayasan Amazing New Begining(YANB), melaksanakan kegiatan Karya Bakti Pengobatan gratis, bertempat di Pesantren Tahfizt Banten Daarul Hamiid Kota Serang, Minggu (30/08/2020).

Danramil 0201/Serang Kapten Inf Jakson Beay, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada YNAB, karena telah melaksanakan kerjasama pengobatan gratis. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi warga, karena mereka mendapatkan pelayanan kesehatan. 

" Selama kegiatan positif untuk masyarakat, kami dari Prajurit TNI khususnya Koramil 0201/Serang akan selalu mendukung. Semua adalah arahan dari Dandim 0602/Serang, bahwa sebagai Prajurit TNI kami hadir untuk membantu masyarakat, " ucap Danramil.

Sementara itu, Ketua YANB DR.Karl H.silaen,SPM,MARS dan didampingi Sriwati Jannete mengatakan, YANB bergerak dibidang kesehatan. Maka kami memberikan sumbangsih berdasarkan apa yang kami bisa berikan, yaitu peran kesehatan ditengah masyarakat. Sampai akhir ini kami terus mendapatkan dukungan TNI dan Polri, untuk kerjasama membantu masyarakat. Kami sangat bangga untuk bisa berkotribusi mendukung program pemerintah ini.

Tidak usah takut untuk berobat ke puskemas jadi kembali kami," mengucapkan kepada orang tua kami, H.Embay dan H.Hendra serta Danramil 0201/Serang yang mensport kami. Kiranya apa yang kita kerjakan ini, bisa menberikan kebaikan untuk masyarakat. Kita perjuangkan bersama dan kiranya jarak kita tempuh, bisa mencerminkan bagaimana hati kami. Untuk masyarakat serang kita adalah satu, kita adalah Indonesia. Apa pun kita akan tempuh demi kebaikan kita bersama, kami akan terus mendukung program pemerintah. 

Ditambahkan lagi, " memang pada saat ini orang bilang waktunya tidak tepat, apa lagi kita dilanda wabah Virus covid-19. Tetapi sebetulnya melihat banyak masalah masyarakat, yang tertutup oleh kasus Covid-19, satu sisi penyakit yang lain masih ada dan terus ada seperti Hipertensi dan seterusnya ". 

Dan diharapkan masyarakat yang hadir ditempat ini tetap memetahui protokol kesehatan, jaga jarak dan pakai masker serta cuci tangan, dengan memakai sabun atau memakai handtinizer selama acara pengobatan gratis.

*Pendim 0602/Serang*