bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Reses, Sambil Berdialog, Iksan Sulistiyo ajak Ibu-ibu Bergoyang

Diposkan oleh On 11:06:00 with No comments

Serang, bantencom - Masa reses triwulan ke empat digunakan Iksan Sulistiyo anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan untuk berdialog langsung dengan masyarakat. Kali ini, dirinya mengajak ibu-ibu Se-Kota Serang untuk bergoyang bersama d Alun-alun Barat Kota Serang, senin(06/08) kemarin.

"Pagi ini saya ditemani ibu-ibu rempong untuk senam pagi pukul 07.30 WIB sekitar 300 orang mengikuti senam bersama, " katanya.

Dirinya menjelaskan, ibu-ibu yang mengikuti senam terlihat sangat antusias. Semangat mereka untuk hidup sehat itu sangat luar biasa. Terlebih saat doorprice berupa televisi, kipas angin, DVD dan jam dinding dibagikan. 

Setelah senam dan bagi doorprize dirinya berjalan-jalan di sekitar Kota Serang untuk bersosialisasi, berdialog  dan mendengarkan aspirasi dari masyarakat, salah satunya adalah masyarakat gang rendah. 

Menirut ikhsan, banyak hal yang bisa kita gali dari tempat ini, mengingat gang rendah merupakan daerah ekonomi masyarakat kelas bawah yang tidak bisa diremehkan. "Saya juga sudah berbincang dengan koordinator pedagang dilokasi tersebut, yakni kusnadi, nanti kita akan kembali lagi ke tempat ini dengan membawa program untuk mereka," jelasnya.

Sebelumnya di Wilayah Kabupaten Serang Iksan Sulistiyo mengunjungi masyarakat petani sekaligus menggelontorkan program bantuan pompa air dan hand traktor. Ada 23 unit hand traktor untuk 13 kecamatan dan pompa air untuk 6 kecamatan.

Masih kata Iksan, kita ini wakil rakyat jadi saya mengupayakan bagaimana program pemerintah bisa sampai ke masyarakat melalui gapoktan yang di setujui dinas pertanian tentunya, dan setiap kali saya turun ke masyarakat saya selalu mengajak bacaleg daerah untuk ikut bersama-sama ke lokasi maksudnya adalah saya memberi contoh agar jika mereka terpilih nanti tidak hanya duduk-duduk saja tapi harus dekat dengan rakyat, paparnya.

Dari beberapa kali turun ke masyarakat Infrastruktur masih menjadi prioritas yang di inginkan dan dibutuhkan oleh masyarakat, namun kita harus mengedukasi mereka bagaimana memelihara infrastruktur yang ada, tegasnya.

Iksan Sulistiyo mengaku sebenarnya sebelumnya pun dirinya sudah sering turun ke masyarakat namun baru sekarang di ramaikan karena masuk tahun politik, ujarnya

"Saya berharap apa yang saya  upayakan untuk masyarakat bisa bermanfaat dan memberikan peningkatan bagi perekonomian mereka, dan selalu saya kasih tahu boleh di sewakan tapi tidak boleh dijual", tegasnya.

Karena jika semua anggota selesai menggarap sawah maka traktor boleh di sewakan ke kelompok lain yang belum punya traktor dan hasil sewa nya bisa di gunakan untuk beli bahan bakar juga perawatan traktornya, sedangkan kelompok lain bisa terbantu dengan membayar sewa yang tidak terlalu mahal, tandasnya.

(Indri)
Asisten Rumah Tangga Bunuh Anak Majikan.

Diposkan oleh On 20:15:00 with No comments

Lagi - lagi kekerasan terhadap anak terjadi.

Serang - Bantencom.
Telah terjadi penganiayaan dan menyebabkan meninggal dunia terhadap anak balita bernama Ratifah Rafsani Ahmad yang berusia tiga tahun, korban anak satatu - satunya pasangan Sutinah dan Ahmad Rojali.

Alamat perum Griya Asri cluster Mahoni blok B.14/30 desa Cikande kecamatan Cikande Serang Banten. Terjadi pada hari Senin 31/07, sekira jam 10.00 pagi,  dan ditemukan oleh ibu korban pada jam 18.00.
Ibu korban sepulang bekerja.

Kedua orang tua korban sehari - hari bekerja disebuah perusahaan, selama mereka bekerja sang anak diasuh oleh pelaku, rumah pelaku tak jauh dari rumah korban, sekitar setengah kilo meter, yaitu kampung Pabuaran, desa Cikande, kecamatan Cikande Serang Banten.

Pelaku yang bernama Sani 35th bekerja selama satu bulan yaitu mengasuh korban, namun entah mengapa pelaku melakukan perbuatan keji terhadap seorang balita, menganiaya korban hingga meninggal dunia,sungguh kejam memang.

Kemarahan pelaku berawal dari dilarangnya pacar pelaku yang sering apel hingga larut malam oleh ibu korban, entah setan apa yang merasuk pada benak pelaku, sehingga kemarahan itu dilampiaskan pada korban yang tak lain adalah asuhannya.

Pelaku bernama Sani, yang telah menjanda dua kali dan beranak satu, rumah pelaku tak jauh dari rumah korban, yaitu kampung Pabuaran desa Cikande kecamatan Cikande Serang Banten.

Kejadian bermula pelaku sakit hati kepada ibu korban, karena ibu korban sering menegor karena pelaku sering ada yang apel hingga larut malam.

Hingga pelaku melampiaskan amarahnya pada  korban yang bernama Ratifah Rafsani Ahmad.

Awalnya korban rewel, suka main air dan susah dikasih makan, sehingga pelaku naik pitam, awalnya korban dipukul pada bagian tangan dan bahu, setelah tak berdaya, korban dimasukkan kedalam ember yang berisi air dalam keadaan kepala dibawah.

Setelah korban diketahui sudah meninggal dunia, lalu pelaku meninggalkannya. Sempat dipergoki warga, namun pelaku bilang mau pulang dulu, si dede lagi sama pamannya, ujar Yono warga sebelah rumah korban.

Korban telah dikebumikan didaerah Anyer Serang Banten, yang merupakan alamat ibu korban.

Kini pelaku telah diamankan di mapolres kabupaten Serang  Banten, untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatan kejinya.

pelaku dikenakan pasal berlapis,  pembunuhan berencana yaitu pasal 80 undang - undang perlindungan anak, junto 339 dan 340, ancaman pidana paling ringan 20 tahu penjara dan maksimal seumur hidup.

Kapolres kabupaten Serang AKBP indra Gunawan membenarkan kejadian ini "benar telah terjadi pembunuhan berencana oleh pelaku berinisial SN 35th terhadap korbannya berinisial RA 3th,  yang mana pelaku adalah bekerja sebagai mengasuh korban, kini pelaku telah kami amankan, dengan pasal berlapis yaitu pasal 80 undang - undang perlindungan anak, junto 339 dan 340 dengan ancaman pidana paling ringan 20th penjara, dan maksimal seumur hidup" (dewa).

WH Melaporkan Perkembangan Banten ke Presiden

Diposkan oleh On 10:11:00 with No comments

Jakarta, bantencom - Wahidin Halim, Gubernur Banten bertemu dengan Presiden RI, Bapak Joko Jum'at (27/07/2018), untuk melaporkan perkembangan situasi ekonomi, politik, keagamaan dan budaya di Provinsi Banten, terutama perencanaan dan pelaksanaan program-program unggulan yang di gagas oleh pemprov Banten, diantaranya program kesehatan gratis yang sudah diintegrasikan dengan program BPJS dan saat ini sedang dilakukan pendataan warga miskin untuk dibayarkan premi asuransinya setiap bulan, yang selama ini sudah berjalan kesehatan gratis sejak tahun lalu dengan SKTM secara terbatas di RSUD Banten dan Malingping. 

Selain itu WH juga Melaporkan program Pendidikan gratis yang digagas dalam wajib belajar 12 tahun, meliputi SMAN dan SMKN. 

Program Pembangunan infrastruktur jalan (yang juga menjadi program unggulan pemerintah pusat, yakni pembangunan infrastruktur), meliputi anggaran pembangunan Jalan TA 2018, untuk wilayah Utara sebesar Rp. 272.670.000.000 (37.47 km) sedangkan wilayah wilayah selatan disediakan anggaran Rp. 308.500.000.000 (48.93 Km) pagu DAK sebesar Rp. 20.157.818.000 (3 km), total angaran Rp. 601.327.818.000 (89.40 Km), terdiri dari  pembangunan Ruas Jalan Tj. Lesung - Sumur dengan nilai Rp. 25.500.723.000 (5.71 km), Pembangunan Ruas Jalan Cipanas - Warung Banten (5.72 km) sebesar Rp. 27.074.961.000. Perbaikan Kondisi Ruas Jalan Maja - Koleang 6,5 km senilai Rp. 27.840.697.000, Pelebaran Jalan Existing Ruas Jalan Mengger - Mandalawangi (7 km) sebesar Rp. 24.704.385.100.

Hal lain yang juga turut dilaporkan adalah pembenahan Banten Lama sebagai icon Provinsi Banten yang tengah dipersiapkan menjadi icon dunia

Bapak Presiden sendiri menanggapi positif dan mengapresiasi program unggulan yang digagas pemprov Banten serta perkembangan pembangunan yang disampaikan WH, mulai dari pendidikan gratis, kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur jalan dan pembenahan Banten lama. 

Setelah selesai menyampaikan laporan kepada Bapak Presiden, Bapak Gubernur menyampaikan pesan agar kepala – kepala OPD semakin fokus  bekerja sesuai dengan mekanisme yang benar agar pelayanan kepada masyarakat dan penyelenggaraan program pembangunan yang dilakukan lebih optimal. Tidak reaktif terhadap informasi-informasi yang dapat mengganggu kinerja OPD.

"Oleh karenanya untuk kebutuhan kondisifitas kerja OPD, Gubernur meminta kepada semua OPD untuk sharing informasi dan menyampaikan informasi perkembangan kemajuan pembangunan hanya kepada Humas Pemprov Banten dan Tenaga Ahli Gubernur Bidang Media" kata Ikhsan Ahmad sekaligus sebagai Public Relationnya Gubernur.

Dibawah kepemimpinannya, WH berharap, Banten dapat lebih maju, masyarakat lebih sejahterah. 

"Bapak Gubernur juga berharap dukungan dan partisipasi semua elemen pembangunan untuk saling bahu membahu, memberi kesejukan informasi untuk Banten lebih baik" katanya

Pada kesempatan yang sama, plh Sekda Banten, Ino S Rawita, mengatakan bahwa aspek informasi dibutuhkan dalam rangka mensukseskan visi dan misi Provinsi Banten.

 "kondusifitas pembangunan, terutama dalam aspek informasi dibutuhkan dalam rangka mensukseskan visi dan misi Pemerintah Prov Banten, yaitu Banten Yang Maju Mandiri, berdaya saing sejahtra dan berahlaqul karimah yang sudah barang tentu untuk mencapai visi tersebut keterlibatan masyarakat dan seluruh stake holder, sangat dinantikan masukanya, agar percepatan pembangunan di provinsi banten segera terwujud, dan dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat, yaitu masyarakat banten yang sejahtera yang dilandasi oleh ahlaq yang mulia" Kata Ino

Ikhsan Ahmad
TA Gubernur Banten
Bidang Media dan Public Relation
Menara Banten Dari Daun Pandan

Diposkan oleh On 15:18:00 with No comments

Serang, bantencom - pemuda-pemudi Kota Serang dari 6 Kecamatan tampak serius mengikuti jalannya pelatihan keterampilan yang di gelar oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota serang di gedung PKPRI, Rau, pada Rabu,(18/7/18).

Dalam kegiatan ini, para prmuda tersebut di berikan pelatihan bagamana memanfaatkan daun pandan menjadi sesuatu yang unik, bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Salah satunya yaitu membuat miniatur menara Banten dari daun pandan yang dikemas secara apik sehingga layak dijual ke masyarakat luas.

Selain dapat membantu perekonomian masyarakat, ditangan pemuda juga dapat lebih mengenalkan kultur dan budaya Banten melalui olahan daun pandan yang di olah menjadi kerajinan tangan sebagai oleh oleh khas Banten.

"Sebagai pemuda tidak boleh menyerah di situasi apapun. Yang terpenting adalah kemauan dan niat kita untuk mengembangkan diri, menghadapi tantangan yang semakin hari semakin berat ini," ujar Heri hadi, (Plt) Kepala Disparpora Kota Serang, saat membuka kegiatan.

Kami berusaha memberikan kegiatan yang positif, memberikan kesibukan agar terbangun interaksi aktif, dimana pemuda dapat saling berinteraksi dan bertukar fikiran, karena dari sana lah peluang peluang bisa datang.

Sementara itu, kepala bidang pemuda Disparpora Kota Serang, Maya Rani Wulan menjelaskan bahwa bentuk pelatihan ini hanya sebahai contoh dalam menggagas kreatifitas, untuk memotivasi pemuda agar mampu menciptakan kreasi dan inovasi baru.

Selanjutnya harus ada tahapan tahapan bagaimana membuat agenda bersama untuk sharing hasil, dan memasarkan produk kerajinan tersebut dengan membuat kelompok pameran ataupun pemasaran personal secara online, agar jaungkauan pemasaran produk bisa lebih luas.

"Pokoknya, pemuda jangan berhenti dipelatihan ini saja.harus tetap berlanjut dan berkesinambungan, lebih kreatif dan inovatif lagi," ujar maya (*indri)
Temu Halal Bihalal GAPOPIN Cabang Kota dan Kabupaten Serang.

Diposkan oleh On 15:00:00 with 1 comment

Acara rutin tahunam GAPOPIN cabang kota dan kabupaten Serang.

Serang - Banten com. Acara halal bihalal GAOIPIN (Gabungan Pengusaha Optik Indonesia) bertempat dirumah makan dan hotel S,Rizky Ciceri kota Serang Banten, Sabtu 14/07.

Acara ini berlangsung hidmat dan penuh semarak diikuti seluruh anggota GAPOPIN sekabupaten Serang yang berjumlah 43 pengusaha optik.
Acara ini dimulai dari jam 09.00 wib, hingga jam 13.30 wib

Acara demi acara berlangsung,  sambutan dari ketua pengurus daerah, yaitu bapa Eka K Aris Saputra dan ketua pengurus cabang kota dan kabupaten Serang, yaitu ibu Yayah Alawiyah Suandi.

Seluruh anggota GAPOPIN cabang kota dan kabuoaten Serang hadir diruangan rapat.

Acara halal bihalal ini juga disertai dengan acara arisan,  sehingga acara makin meriah. 

Dan acara arisan akan diundi atau dikocok setiap bulan diawal minggu.

Ketua pengurus cabang dan kota Serang Yayah Alawiyah Suandi  mengaku senang dengan terwujudnya acara ini.

"Saya merasa senang dengan kehadiran seluruh anggota GAPOPIN cabang dan kota serang, saya berharap kedepan GAPOPIN lebih kompak dan lebih maju, walaupun saya seorang wanita, saya akan berusaha untuk gapopin cabang dan kota Serang lebih sukses, karena saya mengemban amanah" ujar Alawiyah (dewa).

Pemuda Pelopor Harus Ada Imbas Nyata

Diposkan oleh On 10:49:00 with No comments

Serang, bantencom - Pemuda Kota Serang dari berbagai penjuru daerah di 6 Kecamatan saling unjuk kreatifitas dan wawasan d seleksi pemuda pelopor kota Serang tahun 2018 yang di gelar Dinas Pariwisata, Pemuda (Disparpora) Kota Serang di Puri Kayana Kota Serang, Kamis,(12/8/18). 

Kepala bidang pemuda Disparpora Kota Serang, Maya rani wulan menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini, para pemuda diberikan kesempatan untuk unjuk keahlian dan potensi yang dimilikinya.

Menurutnya, Program Pemuda Pelopor ini harus diperkuat dan harus ada imbas nyata. "Kita juga ingin anak muda  mengunakan sosial media sebagai bagian dari publikasi apa yang mereka lakukan. Yang jelas, ini harus ditindaklanjuti," jelas Maya. 

Dengan kepeloporan kita tingkatkan motivasi dan kreatifitas pemuda kota serang, lanjutnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari Kecamatan Cipocok, Sofyan Aditya yang mengikuti seleksi bidang Sumber Daya Alam (SDA) & Lingkungan memaparkan inovasi susu kedelai yang dibuatnya. Bermodal 350.000 rupiah pada dua tahun lalu membuatnya terus semangat berkreasi dan berinovasi hingga menghasilkan omset puluhan juta perbulannya.

Dirinya berharap dapat menjadi inspirasi bagi pemuda Kota Serang untuk terus berkarya dan berinovasi, dan dapat mewakili Kota Serang di ajang seleksi pemuda pelopor tingkat Provinsi maupun Nasional.(Indri)
GUNUNG ANAK KRAKATAU MELETUS 56 KALI, STATUS TETAP WASPADA

Diposkan oleh On 16:51:00 with No comments

Serang, bantencom - Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda Provinsi Lampung untuk sekian kali meletus. PVMBG melaporkan Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 56 kali dengan tinggi kolom abu bervarasi 200 meter hingga 1.000 meter di atas puncak kawah pada Rabu (11/7/2018).

Selama 24 jam dari pukul 00.00 - 24.00 WIB pada 11/7/2018, Gunung Anak Krakatau meletus 56 kali kejadian dengan amplitudo 25-53 mm, dan durasi letusan 20-100 detik. Letusan disertai lontaran abu vulkanik, pasir dan suara dentuman. Secara visual pada malam hari teramati sinar api dan guguran lava pijar. Hembusan 141 kejadian dengan durasi 20-172 detik.

Sebelumnya, pada Selasa (10/7/2018) Gunung Anak Krakatau meletus sebanyak 99 kali kejadian dengan amplitudo 18-54 mm dan durasi letusan 20-102 detik. Hembusan tercatat 197 kali dengan durasi 16-93 detik. Letusan disertai suara dentuman sebanyak 10 kali yang menyebabkan kaca pos pengamatan gunung bergetar.

Banyaknya letusan ini sesungguhnya sudah berlangsung sejak tanggal 18 Juni 2018, dimana Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas vulkanik. Ada pergerakan magma ke luar permukaan sehingga terjadi letusan. Namun demikian status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (level 2). Tidak ada peningkatan status gunung. 

Bahkan status Waspada ditetapkan sejak 26/1/2012 hingga sekarang. Status Waspada artinya aktivitas vulkanik di atas normal sehingga terjadinya letusan dapat terjadi kapan saja. Tidak membahayakan selama masyarakat tidak melakukan aktivitasnya di dalam radius 1 km.

Letusan Gunung Anak Krakatau yang melontarkan abu vulkanik dan pasir, tidak membahayakan penerbangan pesawat terbang. VONA (Volcano Observatory Notice For Aviation) orange. Jalur pelayaran di Selat Sunda pun tetap aman. Letusan juga tidak berbahaya selama berada di luar radius 1 km dari puncak kawah. 

Letusan Gunung Anak Krakatau adalah hal yang biasa. Gunung ini masih aktif untuk tumbuh besar dan tinggi dengan melakukan erupsi. Gunung Anak Krakatau baru muncul dari permukaan laut tahun 1927. Rata-rata tambah tinggi 4-6 meter per tahun. Energi erupsi yang dikeluarkan juga tidak besar. Sangat kecil sekali peluang terjadi letusan besar seperti letusan Gunung Krakatau pada 1883. Bahkan beberapa ahli mengatakan tidak mungkin untuk saat ini. Jadi tidak perlu dikhawatirkan.

Masyarakat dihimbau tetap tenang. BPBD Provinsi Banten, BPBD Provinsi Lampung, PVMBG dan BKSDA telah melakukan langkah antisipasi. Yang penting masyarakat mematuhi rekomendasi tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dari puncak kawah. Di luar itu aman. Justru dapat menikmati fenomena erupsi Gunung Anak Krakatau dari tempat aman.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB
Gotong Royong, Wujud Kekuatan dan Kebanggaan Masyarakat Desa.

Diposkan oleh On 14:07:00 with No comments

Serang, bantencom -  TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD ) ke -102, digelar Kodim 0602/Serang pada Selasa, (10/07) kemarin. 

Kegiatan yang pada tahun ini  dilaksanakan di Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang, dan mengusung tema "Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial ini di hadiri pula oleh  Pangdam III/Siliwangi, Mayjend. TNI Besar Harto Karyawan, SH, M. Tr (Han)

Menurutnya, kegiatan TMMD merupakan  sinergitas antara pemerintah dengan TNI yang memiliki sasaran fisik dan non fisik sehingga dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, dimana pada kegiatan sekarang ini memiliki sasaran fisik diantaranya pembangunan jembatan, jalan sepanjang 2,6 kilometer, gorong-gorong, drainase, rutilahu dan MCK komunal, paparnya.

Sedangkan sasaran non fisiknya adalah semangat gotong royong masyarakat yang hampir punah bisa tumbuh kembali, penyuluhan dari Kepolisian, dan instansi terkait yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, ungkapnya.

Kenapa kita memilih Kecamatan Jawilan sebagai lokasi TMMD Hal ini merupakan masukan atau input dari Dandim dan Pemerintah daerah, dilihat juga nilai strategisnya dimana jalan yang di bangun ini menyambungkan antara Desa Cemplang dan Desa pagintungan dimana diharapkan kedepan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, jelasnya.

Karena Jawilan sebagai wilayah sentra jagung, juga sebagai habitat bambu saya yakin bambu tumbuh subur dan masyarakat bisa mengembangkan kerajinan dari bahan bambu kedepannya, tukasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini tentu kita bisa melihat kebanggaan, dimana ada kebersamaan dalam membangun daerah, ujarnya. 

Lanjut Wagub, TMMD ini merupakan hal yang luar biasa, tidak hanya dalam pembangunan fisik tetapi ada kekuatan yang ditularkan ke masyarakat yakni kebersamaan dan kemandirian dalam membangun, ini wujud kebersamaan dari seluruh stakeholder tentunya, sambungnya.

"Hal ini harus kita pupuk dan kita tularkan sehingga terwujud kemajuan di desa-desa, untuk mewujudkan kesejahteraan dalam pembangunan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, " katanya.

TNI - Polri dan seluruh lapisan masyarakat 

Melalui TMMD ini bisa memberikan kontribusi positif, untuk itu mari kita dukung dan support agar TMMD bisa berjalan dengan baik sesuai dengan sasaran dan target yang ditentukan,  sambungnya.

Peran pemerintah sangat membantu dan tentunya sangat mendukung, begitupun peran masyarakat terlihat jelas untuk membangun daerah secara swadaya dan swakarya, tuturnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Banten Brigjen.pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si menambahkan bahwa dimana ada dua sasaran dalam TMMD ini kami ikut andil dalam sasaran non fisik dimana  kami dilibatkan untuk pembentukan karakter terkait Narkoba, intoleransi, dan permasalahan sosial masyarakat lainnya, katanya. 

"Kami bersama kemudian ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang  cinta pancasila dan bhineka tunggal ika serta mempertahankan NKRI seperti yang selalu kita tanamkan bahwa NKRI harga mati, tutupnya.

(Indri)