bantencom :
pasar forex:

Indonesia Jadi Tuan Rumah Annual Meeting IMF 2018

Jakarta, bantencom - Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde mengatakan kedatangannya ke Indonesia , Lagarde hendak melihat kesiapan untuk menjadi tuan rumah perhelatan The 2018 Annual Meeting of The International Monetery Fund (IMF) dan The World Bank Group. Salah satu pertimbangan Indonesia dipilih menjadi tuan rumah adalah keramahan dan budaya Indonesia yang kuat. Bahkan Lagarde mengatakan bahwa IMF akan meminjam Indonesia dipertemuan nanti.

"Meminjam dari keramahannya, kekuatan dan keindahan budaya, kekuatan dan keramahan Indonesia. Dan saya tahu tahun 2018 akan menjadi momen yang fantastis," kata dia saat jumpa pers di Istana Merdeka.

Mewakili IMF dan Bank Dunia, Lagarde berterima kasih kepada para kolega di Indonesia dalam menyelenggarakan pertemuan tahunan yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2018. Dia mengaku harus mengatakan Indonesia adalah salah satu kandidat yang mudah dipilih di antara kandidat yang lain.

Petinggi IMF itu juga mengapresiasi gaya kepemimpinan Jokowi yang menurutnya tetap melawan korupsi dan mampu memanfaatkan teknologi untuk jaring pengamanan. Bos IMF itu yakin pada tahun 2018, masyarakat mengakui Indonesia adalah negara yang ekonomi terus tumbuh setelah melalui banyak reformasi di bawah kepemimpinan Jokowi.

"Di mana korupsi terus dilawan, di mana teknologi telah dimanfaatkan untuk membangun jaring pengaman," kata Lagarde. (Rid)

Sektor Jasa Kuasai Pasar Kerja di Samarinda

Samarinda, bantencom – Sektor pertambangan batu bara yang menjadi tempat Kaltim menggantungkan ekonomi terbukti tidak kebal. Kelesuan ekonomi dunia memukul telak bisnis ekspor bahan mentah tersebut.

Ketika pertumbuhan ekonomi Kaltim tak bisa lepas dari zona minus, demikian halnya lapangan kerja di bidang penggalian dan pertambangan. Bukan hanya pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah jumbo, lowongan kerja kian menyempit.

Dibuka kemarin (1/9), Job Market Fair (JMF) 2015 gelaran Pemprov Kaltim di Kompleks Stadion Madya Sempaja, Samarinda, menyajikan fakta tersebut. Sektor pertambangan berkontribusi kecil dalam penyediaan pangsa kerja, yakni hanya 44 lowongan.

Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, jumlah lowongan yang tersedia tahun ini hanya 1.898 buah. Dari jumlah tersebut, sektor jasa menguasai dengan 721 lowongan. Berikutnya, perdagangan dan perhotelan sebanyak 540, keuangan 435 buah, serta konstruksi 78 kesempatan bekerja.

Lowongan yang tersedia, tahun ini, melorot tajam dibanding dua tahun sebelumnya. Pada 2013, JMF menyediakan 3.882 peluang kerja. Sementara itu, tahun lalu, naik tajam menjadi 7.057 lowongan. Itu berarti, jumlah lowongan tahun ini turun 71 persen dibanding tahun lalu. Hal tersebut turut disebabkan perusahaan yang terlibat dalam bursa kerja ikut berkurang.

Plt Kadisnakertrans Kaltim Usriansyah menyatakan, pangsa kerja sektor jasa terbuka lebar. Sektor tersebut tak terpengaruh langsung dengan efek minus pertumbuhan ekonomi. Lagi pula, kata dia, prospek usaha sektor jasa bersifat jangka panjang.

Sebagai contoh, yakni jasa perhotelan. Di Kaltim, hotel berbintang terus tumbuh. Itu berkaitan dengan sektor pariwisata.

"Dari segi bisnis masih potensial," tutur dia, kemarin (1/9). Lain hal dengan pertambangan Tanah Air yang berhubungan langsung karena memiliki pasar utama di Tiongkok dan India. Pekerja yang di-PHK kebanyakan merupakan tenaga teknis pertambangan seperti operator, helper, dan mekanik.

"Sektor lain belum terpengaruh," ujarnya. Namun, tambah dia, sektor tambang tak berpengaruh signifikan terhadap penyediaan pasar kerja. Lagi pula, para pekerja di dunia keruk-mengeruk emas hitam jauh waktu menyadari prospek usaha tak berumur panjang.

Dikatakan, para pekerja tambang batu bara dengan usia di atas kepala empat beralih menjadi wirausaha. Sementara itu, pekerja usia di bawah 40 tahun mencari ladang pekerjaan baru di sektor lain.

"Sebagai contoh, saat bekerja di tambang, posisinya supervisor. Ketika bekerja di perkebunan, mereka mengincar posisi superintendant," ulasnya.

Disnakertrans memprediksi, sektor usaha perkebunan memiliki prospek cerah. Namun, sektor tersebut tak turut serta dalam JMF. Usriansyah memperkirakan, hal itu disebabkan perekrutan perusahaan perkebunan secara langsung. Bahkan, kebanyakan diambil tenaga kerja dari luar Kaltim semisal dari Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Usriansyah lekas-lekas membantah perekrutan dari luar karena upah lebih murah. "Upah kan sama. Sesuai UMP dan UMK. Orang Kaltim belum banyak yang mau kerja di kebun," tutur dia.

HANYA MILIK RAKSASA
Sebanyak 44 lowongan dari sektor batu bara, paling banyak disediakan dua raksasa batu bara di Bumi Etam. PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang berkedudukan di Kutai Timur dan PT Kideco Jaya Agung (KJA) di Paser, membuka lowongan di beberapa posisi.

Kedua perusahaan merupakan pemegang izin Perjanjian Kontrak Penambangan Batu Bara (PKP2B) yang dikeluarkan pemerintah pusat. Sebuah anomali pada saat perusahaan batu bara berjuang mempertahankan usaha dengan mengurangi jumlah pekerja.

Disnakertrans Kaltim memprediksi, dalam tiga tahun belakangan, sudah 60 ribu pekerja di-PHK di Kaltim. Sektor paling menyumbang angka PHK yakni pertambangan batu bara. Adapun Disnaker kabupaten/kota di Kaltim mencatat, tak kurang 5.923 orang di-PHK dalam dua tahun terakhir. Kukar dan Berau, dua wilayah yang bergantung kepada sektor batu bara, paling parah terkena badai. Adapun Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melansir, PHK di Kaltim hingga semester pertama 2015 mencapai 11.350 jiwa.

Menurut Human Relationship Development PT KJA, Cahaya, ekonomi global yang memburuk tentu berpengaruh terhadap usaha pertambangan. Meski demikian, tak ada kaitan dengan penerimaan pekerja baru. Hal itu telah masuk rencana pengadaan tenaga kerja.

Pada 2015, PT KJA membuka 36 posisi. Dari level manajer, asisten manajer, supervisor, hingga mandor. Disebutkan, animo masyarakat bekerja di tambang terbilang tinggi. Pada hari pertama, 104 orang sudah memasukkan lamaran.

"Posisi yang dibuka berdasarkan kebutuhan departemen masing-masing. Sejauh ini, masih sesuai jadwal," tutur Cahaya.

Namun, dia tak membantah perusahaan tengah mengambil langkah efisiensi, bahkan sejak 2013. Syukurnya, lanjut dia, hingga kini tak terjadi PHK di KJA. "Penggunaan bahan bakar, contohnya, yang diefisiensi," tutup dia. ( Lingga M akbar)

Kurdi Matin, Saya Hanya Memperjuangkan Martabat Birokrasi

Serang, bantencom - Surat pemberhentian Sekda Banten sudah diserahkan ke Kurdi Matin oleh Gubernur Banten Rano Karno. Surat yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo saat ini diserahkan dan sedang dipelajari oleh pihak Kurdi Matin.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kurdi Matin saat melakukan konfrensi pers di ruang sekda komplek KP3B Curug, Kota Serang Banten. Selasa 2 September 2015

Konfrensi Pers ini sengaja dilakukan karena Kurdi Matin ingin melakukan klarifikasi atas pernyataan Rano Karno yang menyebut bahwa sekda jarang ada dikantor dan melakukan mutasi pns tanpa sepengetahuan Rano.

"Konfrensi pers ini penting saya lakukan karena ada dalam rekaman gubernur yang menyebutkan bahwa saya jarang masuk kantor, hal ini tidak benar, karena selama delapan bulan saya menjabat sekda hampir seluruh waktu saya gunakan untuk kerja. Selain itu gubernur juga mengatakan bahwa eksodus pns asal Pandeglang juga tanpa sepengetahuan dia. Perlu kawan-kawan ketahui bahwa hal itu juga tidak benar silahkan tanyakan ke BKD ada apa tidak eksodus pns itu" kata Kurdi kepada insan pers

Kurdi Matin juga menegaskan bahwa konfrensi pers ini ia lakukan bukan untuk mempertahankan jabatan, saya lakukan ini semata-mata untuk memperjuangkan martabat birokrasi. Selaku pegawai negeri saya selalu tunduk apa yang diperintahkan pimpinan, namun jika caranya seperti itu perlu saya perjuangkan martabat birokrasi ini agar pemimpin daerah tidak mencampur adukan unsur politik dalam kebijakannya.

"Terus terang pertama kali saya menerima surat ini ucapan yang saya lontarkan adalah kalimat Alhamdulillah, karena saya menjabat sekda melalui jalan panjang. Saat menerima surat pelantikan saya mengucapkan inalillahi wainailaihi rojiun. Karena menurut saya ini adalah yang terbaik menurut Allah" menutup pembicaraannya. (Rid)

Sikapi Pernyataan Rano Karno Ulama Temui Menkopolhukam

SERANG - bantencom- Para ulama yang tergabung dalam
Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten, Selasa (1/9), menemui Deputi I dan Deputi V Menkopolhukam di Jakarta.
Ketua MPS Banten KH Matin Syarkowi menjelaskan, dalam pertemuan tersebut ulama menyampaikan situasi politik di Banten pasca pernyataan Gubernur Rano Karno yang hendak memberhentikan Sekda Pemprov Banten Kurdi Matin.

"Kami sampaikan bahwa pernyataan Rano itu memicu kegaduhan politik di Banten. Dan itu tidak sesuai dengan kebijakan Presiden Jokowi yang mengutamakan stabilitas demi terwujudnya spirit kerja," kata KH Matin, usai pertemuan.

Para kyai mempertanyakan apakah proses dan surat usulan Rano memberhentikan Kurdi sudah sesuai aturan atau belum. "Apakah pernah Kurdi diklarifikasi terkait kinerjanya selama ini. Apakah Rano berhasil membuktikan aturan mana yang dilanggar Kurdi dalam kapasitasnya sebagai Sekda? Jika alasannya adalah video youtube, maka itu tak bisa dibenarkan karena kasus itu kini sedang ditangani Polda Banten, dan bahkan si pembuat videonya sudah mengakui bahwa video itu berisi fitnah," kata Matin.

MPS, kata Matin, meyakini bahwa Presiden Jokowi tidak akan gegabah dalam menyikapi perkembangan politik di Banten. "Kami yakin Presiden punya peetimbangan matang dan komprehensif terkait hal itu," kata Matin.

Kepada jajaran Menkopolhukam, MPS Banten menitipkan sepucuk surat kepada Presiden yang ditembuskan kepada Sekretariat Negara.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

PKL Kecewa Dilarang Berjualan di Area Demonstran

Jakarta, bantencom - Sejumlah perempuan yang merupakan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Masjid Istiqlal tampak kesal saat mereka tidak diperbolehkan petugas Satpol PP untuk berjualan di area demonstrasi buruh di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015).
Mereka dihadang oleh para petugas Satpol PP yang sejak pagi telah berjaga di sekitar kawasan Istana, tepatnya di depan gedung Kementerian Dalam Negeri.
"Stopin tuh enggak boleh lewat, mau ke mana Bu?" teriak seorang Satpol PP yang sedang berdiri di depan gedung Kementrian Dalam Negeri.
Teriakan itu sontak membuat sejumlah petugas terdekat dari para PKL menghampiri mereka dan menghentikan gerobak dagangan yang telah mereka dorong dari belakang Masjid Istiqlal.
Tampak ada tujuh gerobak PKL yang bermaksud melintasi Jalan Medan Merdeka Utara untuk mendekat ke kerumunan massa buruh yang ada di depan Istana.
"Heh kita mau ke sana (titik demo) kok di-stopin? Kita kan bukannya mau jualan di dalam Monas," kata salah satu perempuan yang berdagang soto betawi dengan nada tinggi.
Seorang petugas yang berada di dekat ibu itu menjelaskan bahwa kawasan di depan Istana tidak boleh dimasuki PKL. Ia meminta mereka untuk kembali saja ke kawasan belakang Istiqlal untuk berjualan.
Namun perempuan itu tampak masih tidak terima dengan penjelasan petugas yang menghampirinya.
"Pak ini kan lagi demo masa kita tidak boleh jualan, dapat uang dari mana kita? Kan enggak di dalam Monas, di pinggir jalan saja," kata perempuan itu.
Namun petugas Satpol PP tetap menghalangi mereka. Akhirnya para PKL yang kebanyakan pedagang makanan itu menyerah dan berbalik arah. "Padahal kita sudah jauh mendorong dari Istiqlal," kata seorang perempuan penjual ketoprak.
Sementara itu, Eka salah satu Satpol PP yang menghalangi PKL mengatakan bahwa mereka memang diperintahkan untuk menjaga kawasan Medan Merdeka Utara dan depan Istana steril dari PKL.
"Kita memang diperintahkan begitu, dari pagi awasi jalan ini jangan ada PKL biar steril, ya kita lakukan," kata Eka.
Meski begitu, di sisi lain Monas tepatnya di depan pintu gerbang Silang Barat Daya Monas, sejumlah PKL tampak bebas berjualan. Ada yang menggunakan gerobak, ada pula yang membopong ember atau kantong plastik berisi minuman ringan. ( Lingga m AKBAR )

Ahok Curiga Gerakan "Dukung Ahok Gubernur" Buatan Lawan Politik

Jakarta, bantencom — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mencurigai gerakan "Dukung Ahok Gubernur" (DAG) merupakan buatan lawan politiknya. Sebab, DAG tidak mengikuti instruksinya untuk tidak mengumpulkan KTP dukungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 saat car free day (CFD), Minggu (30/8/2015) kemarin. 
"(DAG) sudah langsung saya semprot. Saya enggak tahu kontaknya. Itu enggak benar. Kami sudah melarang (kegiatan politik di CFD). Jangan-jangan, (DAG) ini (buatan) lawan (politik)," kata Basuki di Balai Kota, Senin (31/8/2015). 
Karena itu, ia meminta Satpol PP untuk bertindak tegas dan tidak pandang bulu menertibkan kelompok tersebut. Satpol PP, lanjut dia, harus langsung membubarkan kegiatan gerakan tersebut.
Meski demikian, Basuki berterima kasih jika gerakan tersebut benar-benar untuk mendukungnya secara tulus pada Pilkada 2017. (Baca: Ahok Minta Satpol PP Tertibkan Aksi "Dukung Ahok Gubernur" di "Car Free Day")
Sementara itu, di sisi lain, Basuki mengapresiasi langkah "Teman Ahok" yang terus mendirikan stan di beberapa pusat belanja.
"Selama sesuai aturan, boleh-boleh saja. Saya sih terima kasih. (Mendirikan stan) di mal enggak apa-apa asal bayar," kata Ahok, sapaan Basuki. 
Adapun stan Teman Ahok terdapat di 15 pusat perbelanjaan di Jakarta, yakni di Mal Puri Indah (15 Agustus-13 September 2015), Central Park (27 Juli-23 Agustus 2015), Mal Ciputra (20 Juli-30 Agustus 2015), Mal Emporium Pluit (6 Agustus-5 September 2015), Mal Pluit Village (1 Agustus-September 2015), MOI Kelapa Gading (6 Agustus-5 September 2015), Mal Kelapa Gading (12 Agustus-13 September 2015), dan Mal Kelapa Gading III (12 Agustus-13 September 2015).
Selain itu, stan tersebut terdapat juga di Mal Pondok Indah II (15 Agustus-13 September 2015), Mal Gandaria City (15 Agustus-13 September 2015), WTC Glodok (3 Agustus-2 September 2015), ITC Fatmawati (11 Agustus-10 September 2015), Plaza Blok M (13 Agustus-12 September 2015), Mal Kota Kasablanka, dan Mal Gajah Mada (20 Agustus-18 September 2015). ( Lingga M akbar)

Jokowi Janji Temui Semua Buruh Bulan Depan

Jakarta, bantencom — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menjanjikan semua perwakilan organisasi buruh untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Para buruh akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Jokowi.
"Presiden sangat concern terhadap kesejahteraan rakyatnya, termasuk buruh. Dia mengatakan, pemerintah akan memberikan yang terbaik. Kami janji satu bulan lagi para buruh akan bertemu makan bareng Presiden," ujar Luhut seusai bertemu perwakilan organisasi buruh di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015).
Menanggapi hal itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani mengatakan, para buruh menyambut baik respons pemerintah dalam menanggapi semua aspirasi buruh.
Menurut dia, baru kali ini perwakilan buruh diterima langsung oleh tiga menteri yang menangani langsung permasalahan buruh.
Sementara itu, mengenai rencana pertemuan dengan Jokowi, Andi meminta agar pertemuan itu dihadiri oleh semua kementerian yang terkait. Dengan demikian, hasil pembicaraan dengan Jokowi dapat langsung dipahami dan dilaksanakan oleh pimpinan kementerian.
"Bulan Oktober kami akan duduk bersama pemerintah. Kami ingin bertemu Presiden, termasuk dengan tim ekonomi Kabinet Kerja," kata Andi. ( lingga )
 

Mau Berlangganan Berita dari bantencom

Masukan Email kamu disni:

Berita up to date di kirim Ke email kamu