bantencom

bantencom

ADVERTISEMENT

bantencom

Ratusan Warga Rela Antre Untuk mendapat Beras dan Gula

Diposkan oleh On 09:36:00 with No comments

Pondok Aren,Bantencom - Ratusan warga di Pondok Aren, rela antre demi mendapatkan bantuan Pangan non tunai (BPNT) berupa beras dan gula pasir, mereka merupakan warga kurang mampu menunggu giliran. Sebagian besar kaum ibu, bahkan rela menunggu selama berjam-jam di Gelanggang olahraga Pondok Aren, Kota Tangerang selatan (Tansel)

Kepala seksi kesejahteraan sosial (Kasi Kesos ) Pondok Aren, Romi Amirudin mengatakan, sebelum pembagian BPNT pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) di masing masing kelurahan  untuk di informasikan kepada RT dan RW setempat.

"Semestinya penyaluran melalui kios yang bertanda e-waroeng yang tersedia diwilayah masing masing. Karena ini jumlahnya banyak penyalurannya dijadikan satu," kata Romi, Kamis (23/03)

Roni menambahkan, dari 11 kelurahan se-Pondok Aren, jumlanya sekitar 1.600 warga yang mendapatkan Kartu Penerima  Mangfaat (KPM).



"Jika dirupiahkan per KPM itu, menerima uang tunai sebesar 110 ribu, karena ini jatahnya untuk dua bulan, yakni bulan Januari dan Februari maka menjadi 220 ribu. Karena ini BPNT jadi bentuknya beras 20 kg dan gula dua kg,"ujarnya

Sementara itu, Plt Camat Pondok Aren Makum Sagita berharap, pelaksanaan BPNT berikutnya, setiap warga sudah bisa mengambil di e-waroeng masing - masing

"Salah satunya yang diresmikan oleh Mentri Sosial Kholifah Indar Parawansa di kelurahan Pondok Jaya beberapa bulan yang lalu,"harapnya.

Maesaroh (40) warga Jurangmangu Barat mengaku senang karena Progam yang menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau Program Keluarga Harapan (PKH) ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan bagi warga miskin. 

 "Saya disuruh bawa poto copy KTP sama KK sama pak RT ke kecamatan ga taunya dapet Kartu dan beras 20 kg sama gula pasir 2 kg. Alhamdulilah, sedikit membantu kebutuhan makan keluarga,"pungkasnya(BC2)

Sumber : Jurnalis Warga Indonesia
Rangsang Kembali Semangat Perjuangan, Kemendagri Ajak Pemuda dan Mahasiswa Banten Gelar Seminar

Diposkan oleh On 08:55:00 with No comments

Serang,Bantencom - Dalam rangka memperkuat dan merangsang kembali wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air dikalangan pemuda dan mahasiswa di Kota Serang Provinsi Banten. Kementerian dalam negeri gandeng pemuda dan mahasiswa gelar seminar.

Dengan mengusung Tema seminar “Masa Depan Negeri Ada Ditangan Pemuda” Kementerian dalam negeri bekerja sama dengan Yayasan Islam Qolbun Salim dan Resimen Mahasiswa Provinsi Banten dalam kembali merangsang motivasi pemuda dan mahasiswa yang ada di kota serang.

Dalam Sambutannya, Maya Reninta, M.Si Kasie Mediasi Sengketa Ormas Kementerian Dalam Negeri RI mengungkapkan, ini adalah salah satu bentuk kepedulian kementerian dalam negeri dalam menumbuhkan dan merangsang kembali semangat motivasi pemuda dan mahasiswa.

“Ini adalah langkah kami (kemendagri red) sebagai upaya kembali merangsang semangat motivasi para pemuda dan mahasiswa khususnya di Kota Serang Provinsi Banten khususnya dan Umumnya untuk para pemuda dan mahasiswa di Indonesia,” ungkapnya, Kamis (9/3/2917) di aula Kampus STIE BINA BANGSA Serang Banten.

Maya menuturkan, pemuda dan mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa seterusnya. “Pemuda dan Mahasiswa adalah generi penerus bangsa,” katanya.

Lebih lanjut Maya mengatakan, ditambah zaman era globalisasi sekarang. “kalau kita tidak sikapi secara Dini, pemuda dan mahasiswa Indonesia bisa terjerumus ke arah yang tidak baik,” jelasnya.

Sementara itu, Resimen Mahasiswa Provinsi Banten Hikmat menambahkan, kami resimen mahasiswa selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada pemuda dan mahasiswa dalam meningkatkan peran serta mengawal demokrasi ini.

“Mudah-mudahan acara ini bisa kembali menumbuhkan motivasi pemuda dan mahasiswa,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut hikmat menjelaskan, kami miris dengan mahasiswa di kampus-kampus yang selalu mengejar nilai akademik dan lupa akan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa. Dimana pemuda dan mahasiswa adalah agen perubahan bangsa, cikal bakal calon pemimpin bangsa. “Nilai akademik penting, pengalaman berorganisasi juga penting jadi harus seimbang,” bebernya.

“Pemimpin besar bukan dilihat dari nilai Akademik Saja, pemimpin harus menguasai di segala aspek dan harus menjadi suri tauladan dan contoh,” ucapnya.

Untuk itu, kata Hikmat berpesan, jadilah pemuda dan mahasiswa untuk perubahan bangsa yang lebih baik lagi dan lebih bermartabat di mata dunia.

Dari pantauan dilokasi, hadir pula sebagai narasumber Dari kesbang provinsi banten yang diwakilkan kabid wasbang Drs. Maman Suratman MH dan Koramil 02/01 Serang kapt inf dayat darto serta puluhan peserta seminar dari unsur pemuda dan mahasiswa di kota serang banten.(BC2)

Sumber : JWI
Kronologi Pembagian Mi Instan Gratis di Pilkada Banten,Akhirnya Terkuak Jua

Diposkan oleh On 09:08:00 with No comments


Serang,Bantencom - Sidang dugaan politik uang dalam Pilkada Banten yang menggunakan barang berupa mi instan bergambar pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH)-Andika Hazrumy (Aa) resmidisidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Rabu, (8/3) yang lalu.Sih Kanti Utami, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menjabarkan kronologi mengenai politik uang yang dilakukan tim kampanye pasangan nomor urut satu ini jelang Pilkada Banten, 15 Februari 2017 lalu.

"Sebelum (mi instan) disalurkan kepada warga Bumi Ciruas Permai, tim pemenangan pasangan WH-Andika bernama Rahmat dan Ahyani alias Yani menemui tersangka Hidayat Wijaya Dipura (40) dan Afrizal Nur CH (51) tenaga sukarela di Kecamatan Ciruas, bertemu di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kantor Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada Januari 2017 pukul 21.00 WIB," kata Kanti saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Serang, Rabu, (8/3) kemarin.

     Kanti menyebutkan dalam pertemuan tersebut, Rahmat yang kini menjadi buronan meminta Dayat dan Rizal agar memenangkan pasangan calon WH-Andika pada Pilkada Banten, 15 Februari 2017. Dayat dan Rizal pun menyanggupi permintaan Rahmat.

     Mereka juga memperkenalkan lembaga yang dipimpinnya, yakni Komunitas Warga Ciruas (Kwaci). Dayat dan Rizal menegaskan lembaga ini siap mendukung pasangan WH-Andika.

     Kemudian, lanjut Kanti, paket mi diterima tersangka Dayat di rumahnya di Taman Ciruas Permai (TCP) Blok M1 Nomor 34 RT 005/004, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang.

     Pada persidangan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Dasriawati, terungkap pada Senin 13 Februari 2017 sekitar pukul 10.00 WIB utusan dari Rahmat datang menemui Hidayat dan Rizal untuk memberikan 10 paket besar berisikan 1.250 bungkus mi instan untuk dibagikan kepada warga.

"Setelah menerima paket mi instan berstiker WH-Andika, siangnya sekitar pukul 12.00 WIB, Dayat kemudian menemui Rizal di jalan tak jauh dari Bumi Ciruas Permai, Ranjeng, Kecamata Ciruas, Kabupaten Serang," ujar Kanti.

"Dayat menanyakan akan dibagikan ke mana paket mi tersebut. Rizal megatakan bahwa ia akan membagikan kepada warga di lingkungannya di Bumi Ciruas Permai," lanjut Kanti membacakan dakwaan.

    Rizal pun membawa barang tersebut kerumahnya yang berlokasi di Bumi Ciruas Permai (BCP) 1 Blok C 15 Nomor 20, RT 011/004, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Selanjutnya tanggal 14 Februari 2017 sekitar pukul 18.30 WIB, Rizal menemui Ketua RT, Sarmedi, untuk meminta membantu mendistribusikan paket mi instan kepada warga. Namun, Sarmedi menolak dengan alasan takut.

"Kendati demikian, Rizal tetap menyimpan paket mi di teras rumah Sarmedi dan kemudian malam harinya diambil oleh anak-anak dan orangtua warga sekitar rumah Sarmedi," tegas jaksa.

    Akibat aksinya di  tersebut, Dayat dan Rizal diancam Pasal 187A ayat (1) Jo ayat (2) UU RI No 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Ancaman hukumannya minimal 36 bulan maksimal 72 bulan.(BC2)

Empat Program Pemprov Banten untuk Pendidikan Kaum Disabilitas

Diposkan oleh On 09:41:00 with No comments

Serang,Bantencom -  Kaum disabilitas memiliki hak yang sama dengan warga lainnya di Banten dan Indonesia pada umumnya, baik dalam bidang politik, pendidikan, kesehatan, dan bidang lainnya.
Dalam bidang pendidikan misalnya, mereka juga mendapatkan pelayanan yang setara dengan warga lainnya untuk bersekolah dan mengenyam pendidikan. Oleh karena itu, Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten terus mendorong dan mengembangkan sekolah khusus, baik yang berstatus negeri maupun swasta.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten, E Kosasih Samanhudi mengatakan, Pemprov Banten sejak awal konsen terhadap kemajuan pendidikan sekolah khusus. Itu sebabnya, ke depan perlu langkah-langkah konkret dalam upaya meningkatkan pendidikan kaum disabilitas.
“Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan dalam mendorong pengembangan sekolah khusus di Banten,” kata E Kosasih dalam sambutan pada acara lepas sambut pejabat BPPK dan Pejabat Bidang Pendidikan Khusus di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Kamis (2/3). 
Dihadapan para hadirin diantaranya Forum Komunikasi Kepala Sekolah Khusus Provinsi Banten, serta para pejabat dan pegawai di Dindikbud Banten, Kosasih menyampaikan 4 program untuk pengembangan pendidikan kaum disabilitas dan sekolah khusus.

1.  Pembuatan Kurikulum Muatan Lokal
Pembuatan kurikulum muatan lokal di sekolah khusus, tujuannya adalah untuk menggali potensi-potensi lokal yang bisa dikembangkan oleh siswa dari kalangan disabilitas.

2. Melengkapi Sarana dan Prasarana Pendidikan
Kosasih menyampaikan pemerintah dapata bekerjasama dengan pihak swasta untuk melengkapi sarana dan prasarana penunjang pendidikan di sekolah khusus.

3. Pengembangan Ketrampilan Siswa
Program yang tidak kalah pentingnya adalah mengembangkan ketrampilan siswa. Dikatakan oleh Kosasih hal ini akan membuat siswa bisa bersaing dalam dunia kerja maupun dunia usaha.
“Dengan keterampilan yang unggul, siswa dari kalangan disabilitas akan sangat diperhitungkan. Di Banten, banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan, seperti membatik,” ujarnya.
Ke depan, kata Kadindik, Banten juga perlu mengusulkan penyelenggaraan event Olimpiade Keterampilan Nasional yang khusus diikuti kaum disabilitas. Event itu diharapkan dapat menjadi spirit bagi siswa untuk lebih mengembangkan bakat dan kemampuannya itu.

4. Peningkatan Kualitas Tenaga Pengajar
Sementara, untuk menunjang peningkatan kemampuan siswa, kata E Kosasih, perlu juga dilaksanakan program peningkatan kualitas tenaga pendidik. Ia mencontohkan, bagi tenaga pendidik yang belum berkualifikasi S1 maka akan terus didorong untuk mengenyam pendidikan tinggi tersebut.
“Ha lain, seperti kebersihan di lingkungan sekolah perlu terus diperhatikan. Sebab, dengan kondisi di sekolah yang bersih akan berdampak pada nurani dan semangat anak,” ucapnya.
Besarnya perhatian Pemprov Banten terhadap sekolah khusus (sekolah untuk kaum disabilitas) juga dibuktikan dengan banyaknya sekolah khusus.
Sekolah khusus yang berstatus negeri, saat ini mencapai 7 sekolah. Sekolah tersebut tersebar di Lebak 3 sekolah, Pandeglang 1 sekolah, Kota Serang 2 sekolah, dan Kabupaten Tangerang 1 sekolah. Sedangkan, secara keseluruhan sekolah khusus di Banten mencapai 86 unit.(BC2)
Gugatan Pilkada Rano - Embay di Bahas Dalam Rapat Pleno KPU Banten

Diposkan oleh On 09:11:00 with No comments

Serang,Bantencom - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten akan menggelar rapat pleno terkait gugatan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten Rano - Embay Mulya Syarief ke Mahkamah Konstitusi (MK). Rapat digelar Jumat hari ini, (3/3).

"Dalam rangka persiapan menghadapi persidangan di MK, walaupun secara normatif regulasi gugatan pemohon melewati ambang batas 1 persen," kata Komisioner KPU Banten Syaiful Bahri, Kamis 2 Maret 2017.

Dia mengatakan belum mau berandai-andai bila permohonan gugatan sengketa Pilkada Banten 2017 dikabulkan oleh MK. "KPU Banten tidak mau berandai-andai, KPU Banten masih menunggu dokumen salinan permohonan dari pihak pemohon yang dikirim oleh MK," tegas Syaiful.

KPU Banten juga tengah mempersiapkan berbagai macam data dan dokumen untuk menghadapi sidang gugatan yang dilakukan tim hukum Rano Karno dan Embay Mulya Syarief.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut dua Rano-Embay, secara resmi telah mengajukan gugatan sengketa Pilkada Banten  2017 ke Mahkamah Konstitusi. Langkah itu diambil lantaran tak adanya tanggapan atas laporan kecurangan dan pelanggaran yang disampaikan.

"Dalam rapat pleno KPU Banten, Minggu 27 Februari, baik KPUD maupun Bawaslu Provinsi Banten sama sekali tidak menggubris data dan fakta-fakta hukum yang diajukan oleh saksi Pasangan Rano Embay," ujar Ketua Tim Kampanye Rano-Embay, Ahmad Basarah di Jakarta, Selasa 28 Februari 2017.
Padahal, lanjut Basarah, data dan fakta itu adalah bukti kuat yang dapat menunjukkan bahwa di Kabupaten Serang memang benar-benar telah terjadi politik uang yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif. Dan itu dapat berakibat hukum pada pembatalan pasangan calon.(BC2)
Keluarga Raja Salman di Pulau Dewata Dalam Pelesirannya Yang Serba Mewah

Diposkan oleh On 09:05:00 with No comments

Jakarta,Bantencom - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud dan rombongannya rencananya mulai bertolak ke Bali pada Sabtu (4/3). Selama berlibur di Bali, Raja Salman sudah menyewa hotel mewah St Regis.

Direktur of Security St Regis, Made Dila menyebut ada 123 kamar hotel sudah dipesan Raja Salman dan rombongan terhitung mulai 4-13 Maret 2017. Pengelola hotel menyiapkan dekorasi khusus untuk menyambut Raja Salman. Dila tidak menyebut harga atau tarif kamar yang dipesan Raja Salman secara spesifik.

"Rata-rata harga kamar per malamnya Rp 75 juta," kata Dila usai pertemuan dengan perwakilan Kerajaan Arab Saudi di Kantor Gubernur Bali.

Dila menuturkan, Raja Salman akan menginap di hotel kamar yang terletak di lantai paling atas. "Standar Raja Salman VVIP dengan kamar ruangan khusus. Kamarnya di lantai paling atas. Kita punya enam lantai. Rate harganya saya kurang tahu," ucapnya.

Dalam website Hotel St Regis dijelaskan dalam hotel seluas 10.688 kaki persegi ini terdapat empat ruang pertemuan dengan 123 suite dan vila. Hotel juga menyediakan tempat di tepi pantai untuk malam pribadi. Tiap kamar dilengkapi dengan penyejuk udara, lemari es dan stasiun docking iPod. Tempat tidur di masing-masing kamar dilengkapi dengan selimut bulu angsa dan seprai katun Mesir.

Akses internet kabel dan nirkabel juga disediakan secara cuma-cuma. Untuk hiburan, televisi layar datar 42 inci dengan program televisi satelit disediakan di dalam kamar. Untuk kamar mandi terdapat bathtub dan shower terpisah.

Manajemen hotel St Regis juga membantah kabar yang menyebut ada pihaknya akan memblokir akses jalan dan pantai selama kurang lebih 45 menit. Dila membantah akan melakukan penutupan terhadap pantai di belakang hotel serta jalan di pintu masuk hotel.

"Akses penutupan pantai tidak ada. Kita hanya ingin menjaga privasi beliau. Sekali lagi penutupan pantai tidak ada, karena masih ada akses untuk masyarakat atau wisatawan yang melintas di St Regis," jelasnya.

Bahkan pihak hotel yang disewa untuk Raja Salman dan rombongan telah menyiapkan segala fasilitas, mulai pagar pribadi, unta, dan pasir bebas sampah.

Ratusan mobil mewah yang digunakan untuk para pangeran dan menteri Arab Saudi pun telah disiapkan. "Kami ke sini mewakili perusahaan dan negara buat membawa pangeran dari Arab Saudi yang akan jalan-jalan di Bali nantinya," kata Lutfi salah satu sopir yang nantinya membawa rombongan selama di Bali.

Dia mengaku sudah tiga hari tiba dari  Jakarta Saat ini tinggal menunggu perintah dari atasannya. "Ya sekarang di sini kami standby saja. Kalau ada perintah ya langsung kita jalan," ungkapnya. 

Dia menjelaskan, bahwa kemungkinan akan mengantar rombongan pangeran dan menteri dari Kerajaan Arab Saudi di wilayah Kuta, Seminyak, Nusa Dua dan daerah Bali lainnya. Ia juga mengaku bersama sopir lainnya sempat survei jalan dan lokasi yang sekiranya pantas untuk dikunjungi nantinya.

Sementara itu Wakil Direktur ITDC Jatmiko Krisna Santosa mengatakan, pihaknya telah mensterilkan lokasi helipad yang memungkinkan akan digunakan dalam pengamanan udara nantinya.

"Helipad ini akan dikondisikan setiap hari dalam waktu 24 jam," terangnya.

Aparat gabungan TNI, Polda Bali dan pemerintah daerah pun sudah siap untuk mengamankan sejumlah objek wisata yang diperkirakan akan dikunjungi oleh Raja Salman bersama rombongan.

Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko mengaku belum mendapat informasi agenda wisata Raja Salman di Bali. Namun, pihaknya tetap akan mengerahkan pasukan untuk mengamankan Raja Salman selama di Bali.

Menurut Kustanto, pihak Kerajaan Arab Saudi sudah menegaskan kunjungan di Bali adalah untuk berwisata dan tidak ada agenda kenegaraan yang terjadwal seperti saat melakukan lawatan di Jakarta. Meski bersifat pribadi, lanjut Kustanto, petugas keamanan akan berupaya memberikan pengamanan tanpa mengganggu agenda liburan mereka.

"Tugas pengamanan sama saja prinsipnya menjamin pengamanan tetapi kami harus pandai menempatkan diri agar tidak mengganggu tamu," ucap Kustanto usai memimpin apel kesiapan pasukan gabungan di Lapangan Lagoon Nusa Dua, Jumat (3/3). Seperti dilansir Antara.

Terkait penutupan tempat wisata, Kustanto mengatakan pihak keamanan kemungkinan akan melakukan hal tersebut meskipun tim Kerajaan Arab Saudi belum memberikan informasi tempat wisata yang akan dikunjungi.

"Selama ini belum ada dijelaskan (tempat wisata) tetapi kemungkinan akan ada (penutupan) tetapi tim pengamanan raja belum menyampaikan akan kemana," katanya.

Untuk itu pihak keamanan, kata dia, belum merencanakan akan ada penutupan di objek-objek wisata mengingat belum adanya informasi agenda atau jadwal wisata yang diperoleh dari tim Kerajaan Arab Saudi.

Tim pendahulu dari Arab Saudi telah tiba di Bali sejak beberapa hari lalu termasuk ratusan daftar logistik yang dibawa langsung dari negeri kaya minyak itu seperti beberapa unit mobil mewah dengan keamanan tinggi, peralatan mebel hingga tangga eskalator khusus Raja Salman.

Selain itu, ejumlah penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai diperkirakan akan terlambat atau delay pada saat rombongan Raja Salman datang. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan notice to airmen (Notam) A0705/17.

Notam tersebut berisi prakiraan keterlambatan penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada 4 Maret 2017 mulai pukul 19.15 WITA sampai dengan 20.00 WITA.

"Prakiraan keterlambatan karena adanya kedatangan tamu VIP," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Kumunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, JA Barata.(BC2)
Team Paslon Dua Pemenangan Rano-Embay Tolak PSU Di Empat TPS

Diposkan oleh On 09:03:00 with No comments

Tanggerang,Bantencom - Tim pasangan Cagub dan Cawagub Banten Rano Karno dan Embay Mulya Syarief menolak rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Tangerang. Tim paslon Cagub dan Cawagub nomor urut dua tersebut menginginkan PSU di seluruh TPS di Kota Tangerang.

    Melalui press release yang diterima Radar Banten Online, Ketua Tim Pemenangan Rano-Embay Ahmad Basarah mengungkapkan, rekomendasi Panwascam untuk menyelenggarakan PSU di empat TPS menyiratkan sedikitnya dua hal paradoks yang secara terang benderang terungkap. 
    Pertama, PSU tersebut merupakan pengakuan yang paling terang dari lembaga penyelenggara pilkada bahwa kesalahan dan pelanggaran itu ada dan terjadi dengan sebenar-benarnya.
“Kedua, atas kekeliruan dan kesalahan yang terjadi, kami memandang perangkat penyelenggara pilkada Kota Tangerang tidak sungguh-sungguh dalam menyelesaikan kesalahan dan pelanggaran yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan massif,” ujarnya Jumat (24/2).
    Masifnya indikasi kecurangan yang terjadi di Kota Tangerang, lanjut Basarah, dalam penyelenggaraan pemilihan gubernur adalah preseden buruk dalam upaya penegakan demokrasi di Banten.
    Karut marut itu bermula dari terjadinya pembiaran terhadap berbagai dugaan praktik tak patut secara terstruktur, sistematis, dan massif yang melibatkan sejumlah pihak yang terkait langsung dalam pelaksanaan pilkada kali ini.
“Berpijak di atas bukti-bukti yang terpapar secara terang benderang, sejak awal kami memandang pemungutan suara ulang di seluruh TPS Kota Tangerang adalah keputusan yang paling tepat, logis, dan beralasan dalam menjaga kredibilitas pelaksanaan pilkada. Sikap kukuh KPU Kota Tangerang menolak dibukanya data daftar pemilih tambahan dan banyaknya kelebihan surat suara yang terjadi di hampir seluruh TPS sekota Tangerang telah mengundang kecurigaan banyak pihak terhadap profesionalitas, netralitas, dan independensi perangkat penyelenggara pemilukada di tingkat Kota Tangerang,” paparnya.
    Setelah melewati proses panjang, tambah Basarah, Panwascam Kecamatan Karawaci dan Panwascam Kecamatan Tangerang telah merekomendasikan KPU Kota Tangerang untuk menyelenggarakan PSU hanya di empat TPS.
    Rekomendasi yang dikeluarkan kedua panwascam tersebut menurutnya jauh dari harapan banyak pihak dalam mengembalikan kredibilitas penyelenggaraan pilkada Banten dan kepercayaan kami pada pihak perangkat penyelenggara.
Dalam press release tersebut, selain menolak PSU hanya di empat TPS dan menuntut diulang diseluruh TPS, Timses Rano-Embay pun mendesak Bawaslu RI dan KPU RI turun tangan untuk mensupervisi secara langsung kinerja KPU Kota Tangerang dan Panwaslu Kota Tangerang. (BC2)
Panwaslu Proses Pelanggaran Pilkada yang Dilaporkan Rano - Embay

Diposkan oleh On 10:54:00 with 2 comments

Tanggerang,Bantencom - Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu)  Kota Tangerang membantah tak hiraukan laporan dugaan pelanggaran yang diajukan kubu Paslon Gubernur nomor urut 2 Rano Karno-Embay Mulya Syarief. 

     Mereka mengklaim laporan tersebut tengah dalam proses.

     Berdasarkan ketentuan yang ada, proses itu memiliki waktu 5 hari setelah terjadinya laporan. Dan itu harus melalui berbagai prosedur atau aturan yang berlaku.

"Semuanya sudah kita proses, seperti dugaan terjadinya penggelembungan suara di TPS 17 Tajur, Kecamatan Ciledug. Dan dalam menjalankan proses tersebut, tentunya kami harus melakukan pemanggilan, baik terhadap pelapor, yang dilapor dan saksi," tutur Ketua Panwaslu Kota Tangerang, M Agus Muslim, Rabu 22 Februari 2017.

     Begitu pula dengan surat keterangan pemilih yang ditemukan diduga palsu oleh tim pemenangan Rano-Embay, pelapor dan yang dilapor berikut saksi sudah diperiksa. Bahkan kepala Dinas Dukcapil Kota Tangerang, Erlangga Rusnarlan sudah dimintai keterangan.

"Mengingat palsu atau tidaknya surat keterangan itu hanya dia yang tahu. Pak Erlangga juga sudah kami panggil untuk menjelaskan semua itu," kata Agus.

     Hanya saja ketika ditanya apa hasil dari penanggulangan itu, Agus enggan berkomentar. Alasannya menunggu hasil dari rapat pleno Panwaslu nanti. "Kita tunggu besok saja, setelah rapat pleno," pungkas Agus.

Pertanyakan Keseriusan Bawaslu
Sebelumnya tim pemenangan dan advokasi Rano-Embay menuding Panwaslu Kota Tangerang tak serius menangani 18 laporan dugaan pelanggaran dalam Pilkada Banten.

"Kami menemukan dan sudah melaporkan setidaknya 18 tindakan pelanggaran yang terjadi di Kota Tangerang dalam Pilkada Banten ini. Dan ini sama sekali belum ada yang diproses," ungkap Tim Kuasa Advokasi dan Hukum Paslon Rano-Embay, Sirra Prayuna di rumah pemenangan Modernland Kota Tangerang, Rabu 22 Februari 2017.

     Dari 18 dugaan pelanggaran tersebut, Sirra mengklaim saksi mereka di lapangan menemukan adanya surat keterangan (suket) palsu. 

"Mengapa kami bilang palsu, kami tidak menemukan adanya barkot dan foto di surat keterangan tersebut," kata Sirra. Bentuk pelanggaran inilah yang dinilai adanya penggelembungan suara di masing-masing kecamatan di Kota Tangerang.

     Sirra mengaku, pihaknya memiliki banyak bukti adanya pelanggaran tersebut. Termasuk adanya bukti video rekaman yang terjadi di salah satu TPS di Kota Tangerang.

     Oleh karena itu, pihaknya pun meminta ada pemungutan suara ulang (PSU) di 13 kecamatan di Tangerang.

Tim Pemenangan Rano-Embay, Ahmad Basarah mengatakan, bila PSU digelar di 13 kecamatan di Kota Tangerang dan dimenangkan pasangan calon nomor 1 Wahidin Halim-Andhika Azrumi, maka tak segan pihaknya akan mengucapkan selamat dan mengakui kemenangannya.(BC2)