bantencom :
pasar forex:

Konsumsi Narkoba, Polres Tangerang Tangkap Adik Hetty Koes Endang

Tangerang, bantencom - Polisi Resort (Polres) Metro Tangerang menangkap adik kandung Hetty Koes Endang berinisial LN karena menggunakan sabu. LN di grebek di rumahnya yang berada di Jalan Flamboyan, Komplek Puri Beta, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Senin 26 Januari 2015

"Dari laporan warga, dari informasi itu, anggota kami langsung bergerak ke rumahnya. Kemudian kita geledah kamarnya," kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang, AKBP Juang Andi Prianto di ruangannya (26/1).

Polisi berhasil mengamankan 1 gram sabu, 5 korek api dan sedotan yang disimpan dalam lemari pakaian. LN mengaku kalau barang haram tersebut di dapatkan dari seorang pengedar di wilayah Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Dia beralasan mengkonsumsi sabu untuk menurunkan berat badan," terangnya.

LN yang masih terlihat shock saat pemeriksaan di Mapolres Metro Tangerang mengaku sudah 4 tahun mengkonsumsi sabu-sabu. Bahkan, karena saking shocknya, LN berkali-kali buang air kecil di kamar mandi.

"Suami dan keluarganya sudah kami beri kabar terkait penangkapan LN atas kasus narkoba, tapi belum ada yang datang," tegasnya.

Ketua DPC PPP Siap Bersaing Dengan Rt. Tatu

Serang, bantencom - Kedatangan Ratu Tatu Chasanah di sekretariat DPC PPP untuk mengembalikan formulir pendaftaran Calon Kepala Daerah Kabupaten Serang. Senin 26 Januari 2015

Ketua DPC PPP mengatakan bahwa siapa saja boleh mendaftarkan diri, sebagai calon bupati melalui partai ppp, namun partai tetap akan menjaring sipendaftar tersebut mengikuti aturan yang ditetapkan oleh partai.

"Bu Tatu datang kesini untuk mengembalikan formulir penjaringan Calon Bupati, tadi berkasnya sudah saya terima. Partai PPP mempersilahkan siapa saja yang akan mendaftar untuk mengikuti penjaringan Calon Bupati Serang, namun tetap harus mengikuti mekanisme aturan partai kita akan lihat kemampuan dan trak recordnya" kata Ubaidillah kepada wartawan.

PPP sendiri mencalonkan Ubaidillah untuk maju dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Serang. Menanggapi hal tersebut Ubaidillah mengaku siap untuk maju dan bersaing dengan Ratu. Tatu.

"Ini sudah menjadi keputusan partai, saya siap untuk maju dan siap bersaing dengan ibu Tatu" kata Ubaidillah

Blusukan Kepartai PPP Ratu Tatu Minta Dukungan

Serang, bantencom - Wakil Bupati Serang yang juga adik Ratu Atut menyambangi sekretariat DPC PPP Kabupaten Serang. Yang beralamat di Kepandaian Kota Serang Banten. Senin 26 Januari 2015.

Kedatangan Ratu Tatu untuk mengembalikan formulir pendaftaran calon Bupati Serang pada pilkada mendatang.

Ratu Tatu mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya akan menyambangi seluruh partai untuk meminta dukungan sebagai orang nomor satu di Kabupaten Serang.

"Setelah PDIP sekarang saya mengembalikan formulir penjaringan bakal calon bupati di Partai Persatuan Pembangunan. Dipartai PPP ini saya berharap dukungan dari partai ini, karena saya merasa ppp merupakan rumah bersama sebagai keluarga besar"

Lebih lanjut Rt. Tatu mengatakan bahwa dirinya juga akan mengambil formulir pendaftaran dari Partai Demokrat.

" Tidak hanya pada PPP saya juga akan mengambil formulir pendaftaran dari Partai Demokrat yang sebentar lagi akan dibuka pendaftarannya. Karena target saya ingin mendapatkan dukungan sebanyak-banyaknya dari partai baik yang berkoalisi dengan KMP maupun KIH"

Pilkada ini sangat berbeda dengan ketika ia dulu maju sebagai Calon Wakil Bupati. Terjeratnya Rt. Atut Chosiyah Gubernur Banten yang tidak lain adalah Kakak kandung Rt. Tatu karena diduga menyuap Akil Muktar dan kini mendekam di rutan KPK, sedikit mengurangi kekuatannya.

"Ya memang saya rasakan, dalam pilkada ini saya harus berjuang sendiri, dan itu akan saya lakukan sebagai proses pembelajaran buat saya" kata Tatu menutup pembicataannya.(Rid)

BBM turun, Pasar Jokowi ikut turun

Serang, bantencom - Pasca penurunan harga BBM oleh Jokowi, harga kebutuhan pokok dan sayur mayur di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang pun ikutan turun. Pasar yang pernah di 'blusuik' oleh Jokowi saat masa kampanye ini, menurunkan harga cabai dan sayur mayur mencapai 60 persen.

Harga cabai kriting di pasar ini, turun menjadi Rp 32 ribu hingga Rp 34 ribu dari harga sebelumnya Rp 90 ribu perkilogram. Sedangkan untuk cabai merah besar dari harga Rp 80 ribi kini menjadi Rp 24 ribu per kilogramnya.

"Tergantung, turunnya sesuai kualitas cabenya," kata Hasruri, salah seorang pedagang sayur di PIR, Serang, Senin (26/01/2015).

Sedangkan untuk harga bawang merah, di pasar yang pernah di 'blusuki' oleh Jokowi ini, turun menjadi Rp 16 ribu dari sebelumnya Rp 24 ribu perkilogramnya.

"Penrurunan udah dimulai secara bertahap sejak dua minggu lalu," terangnya.

Penurunan harga cabai dan sayur-mayur ini sendiri tak hanya dipengaruhi oleh turunnya harga BBM, namun dipengaruhi oleh cuaca, panen yang merata, dan distribusi yang lancar.

Namun, untuk harga wortel sendiri berada di kisaran harga Rp 16 ribu sampai Rp 18 ribu perkilogramnya. Sedangkan minyak curah eceran berada dikisaran harga Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu perkilogramnya.

"Terkadang musiman, dilihat dari cuaca dan dari pasokan dari pasar induk Tanah Tinggi Tangerang," tegasnya. 

Warem Dibongkar Libatkan Ratusan Aparat Gabungan

Tangerang, bantencom - Personil gabungan dari aparat TNI, Polisi, Satpol PP, dan Petugas Damkar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang berjumlah sekitar 500 orang merobohkan warung remang-remang (warem) di sekitar Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

"Ada tiga titik di Pondok Kacang Barat. Semuanya langsung kami bongkar paksa," kata Kepala Satpol PP Kota Tangsel, Azhar Syamun, di sela-sela pembongkaran (26/1).

Pihak TNI dari Korem 052 Jakarta wilayah Barat sendiri menurunkan sebanyak 100 personilnya yang dipimpin langsung oleh Danrem nya, Kolonel M. Zamroni, kepolisian pun menurunkan jumlah yang sama sebanyak 100 personil, sedangkan Satpol PP sendiri menerjunkan 230 personilnya.

Tak hanya ratusan personil, aparat gabungan pun menerjunkan satu alat berat jenis beko untuk merubuhkan bangunan permanen yang sehari-harinya digunakan untuk pesta minuman keras (miras) dan berpesta seks.

Azhar mengaku, pihaknya telah memberikan tiga kali surat peringatan dan pemberitahuan agar pemilik mengosongkan dan membokar sendiri tempat "pesta" milik warga setempat tersebut.

"Namun semua bangunannya hanya dikosongkan tanpa dirobohkan. Makanya kita petugas gabungan turun langsung untuk membongkar," terangnya.

Seluruh bangunan Warem tersebut hanya dikosongkan oleh sang pemilik, namun tak dilakukan pembongkaran. Sehingga, petugas pun membongkar paksa agar tak kembali dijadikan tempat hiburan ataupun kos-kosan wanita penghibur.

 

Mau Berlangganan Berita dari bantencom

Masukan Email kamu disni:

Berita up to date di kirim Ke email kamu