bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Tolak layani nasabah karena hal sepele

Diposkan oleh On 10:51:00 with 3 comments



 Serang,Bantencom - Bank Ocbc NISP Cabang PT Nikomas Gemilang abaikan tolak bantu nasabahnya dalam menyelesaikan permasalahan data,jum'at (12/7) OCBC Cabang PT Nikomas Gemilang.

seorang nasabah kerja di PT NIKOMAS Gemilang mendatangi bank OCBC NISP Cabang PT Nikomas Gemilang dengan maksud merubah data dikarenakan data di bank dengan di Kartu Keluarga dan Ktp berbeda,akan tetapi dikarenakan tidak membawa salah syarat asli yaitu kartu keluarga yang ditentukan si nasabah ditolak padahal buku tabungan asli dan Kartu tanda kependudukan dibawa yang asli hanya kartu keluarga yang fotokopi.

Nasabah sangat kecewa atas pelayanan yang tidak baik ini,dan segera rencana menarik payroll gajian bulannya yang masuk ke Ocbc nisp pindah ke bank lain yang lebih memperhatikan nasabahnya.(bc2)
Mendagri Buka Musyawarah Nasional ADPSI 2019

Diposkan oleh On 12:06:00 with 2 comments

Labuan Bajo, - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka secara resmi Musyawarah Nasional I Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) di Hotel Jayakarta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/06/2019).

Dalam sambutannya, Tjahjo meminta anggota DPRD untuk melaksanakan fungsi DPRD dengan bertanggung jawab demi mewujudkan kemajuan di daerah masing-masing. "Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, yaitu dimohon saudara agar melaksanakan fungsi-fungsi DPRD dengan baik dan bertanggungjawab sesuai yang ditetapkan di dalam Undang-Undang. Melaksanakan fungsi-fungsi DPRD tersebut untuk mewujudkan kemajuan di daerah masing-masing," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan, sebagai penyambung lidah masyarakat, anggota DPRD khususnya DPRD Provinsi harus peka mendengar aspirasi rakyat dan berani memperjuangkannya dalam rangka mewujudkan visi misi daerah tempat dimana para Anggota DPRD tersebut bernaung.

"Anggota DPRD harus peka memperjuangkan daerahnya sehingga anggota DPRD juga  harus bekerjasama atau membangun kemitraan baik dengan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk mewujudkan visi misi daerahnya," papar Tjahjo.

Tjahjo berpesan, sebagai anggota DPRD, maka kepentingan masyarakat harus diutamakan dibandingkan kepentingan pribadi atau golongan.  "Kepentingan masyarakat harus utama dan paling diutamakan lebih dari kepentingan golongan/kelompok dan kepentingan pribadi," pesan Tjahjo.

Dalam kedudukan DPRD sebagai "Mitra Kepala Daerah", di dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dipertegas tentang pola hubungan kemitraan antara DPRD dengan Kepala Daerah yang bersifat "kontrol dan keseimbangan" atau checks and balances,  hal ini dimaksudkan untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintahan daerah pada setiap periode kepemimpinan Kepala Daerah, sehingga terjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

"Energi kerja kolektif antara DPRD dan Kepala Daerah harus diarahkan secara positif untuk memberikan respon cepat dalam pemecahan persoalan-persoalan kerakyatan di tingkat lokal, membangun kerjasama yang efektif di tingkat regional, serta mendukung suksesnya agenda prioritas nasional," tutup Tjahjo.

Sementara itu, Ketua ADPSI Asep Rahmatullah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa DPRD dinilai memiliki peran yang sangat strategis mulai dalam perumusan kebijakan, serta pengawasan terhadap implementasi kebijakan dalam berbagai sektor pembangunan daerah. Selain itu, DPRD harus bisa mempersiapkan diri menghadapi tantangan agar visi Indonesia Emas 2045 bisa terwujud.

"Dipenghujung masa bakri ADPSI periode 2015-2020 saya mengucapkan terimaksih kepada bapak mentri dalam negeri yang selalu respon terhadap rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh asosiasi dalam rangka penguatan tugas dan fungsi DPRD. Hal itu dapat dirasakan dengan terbitnya peraturan pemerintah no 18 dam peraturan pemerintah no 12 tahun 2012 tentang pedoman penyususnan dan tata tertib DPRD, implikasi dari kedua PP ini sudah kita rasakan bersama mudah-mudahan hal yang sudah baik tetap dapat dipertahankan," tuturnya. 

Asep berharap kedepan hal-hal yang belum terakomodir dapat diteruskan oleh pengurus yang baru. "Semoga musyawarah nasional ADPSI ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga dapat hasil yang maksimal, efektif dan efesien pada penyelenggaraan ini yang tentunya membutuhkan keseriusan anggota ADPSI," tutupnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Gino, SH dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada ketua asosiasi atas kepercayaan bagi provinsi NTT sebagai tuan rumah penyelenggaraan musyawarah nasional asosiasi DPRD Provinsi seluruh Indonesia tahun 2019 ini.

"Saya mengucapkan selamat datang dan menyambut dengan suka cita, atas kehadiran seluruh pimpinan DPRD dan sekwan DPRD Provinsi Seluruh Indonesia yang tergabung dalam asosiasi pimpinan Dprd Seluruh Indonesia. Selamat datang di Provinsi Nusa Tenggara Timur," ucapnya. 

Wakil Gubernur NTT Josef Nai Soi menyampaikan, bahwa Pemerintah dan DPRD menjadi satu keutuhan dalam mengemban tugas negara untuk mensukseskan baik tugas pemerintah umum didaerah maupun tugas-tugas pembangunan. Menurutnya, maju mundurnya suatu daerah, pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kebersamaan dan sinergitas.

Ia melanjutkan, bahwa sinergi antara Gubernur, Bupati, Walikota dan DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota adalah etika didalam kepemerintahan. Dirinya menilai, bahwa masyarakat akan senang jika pemerintah daerah betul-betul bersinergi untuk mencapai tujuan.

"Nega kita adalah negar kesatuan, di dalam undang-undang republik indonesia dikatakan bahwa negara Republik Indonesia dibagi atas bukan terbagi dari. Maka dari itu kita menganut negara kesatuan bukan nega federal," ujarnya.
Cara unik SDN Beberan Lepas Siswa Kelas VI

Diposkan oleh On 00:42:00 with 2 comments

Serang, banyencom - kemarin secara resmi 21 siswa dan siswi kelas enam di kembalikan kepada orang tua masing - masing, setelah enam tahun lamanya mempercayakan anak-anak mereka dalam menimba ilmu di SDN Beberan Kecamatan Taktakan Kota Serang, Kamis(21/6/19).

Hal tersebut di paparkan Kepala SDN Beberan, Ati Rachmawati, S.Pd di sela-sela kegiatan Graduation SDN Beberan Tahun 2018/2019 bertajuk berahlak cerdas dan berprestasi.

"Alhamdulillah hari walaupun penuh haru karna harus berpisah dengan anak-anak yang selama ini audah kami anggap anak sendiri. Namun kami bahagia, akhirnya mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," papar Ati.

Dirinya menjelaskan, selain menggelar acara graduation, para siswa juga menampilkan kreasi dan seni dari masing-masing kelas mulai kelas satu hingga kelas enam.

Ia melanjutkan, yang menarik dari kegiatan keseluruhan adalah diadakannya bazar jajanan untuk yang pertama kali. Masing-masing kelas mendirikan stand untuk menjual berbagai macam makanan yang nantinya akan di beli bukan dengan uang.melainkan dengan kupon. Kupon tersebut dapat diproleh di stand utama dengan menukarkan sejumlah uang yang di butuhkan.

"kegiatan bazar ini merupakan sumbangsih dari orang tua murid, dimana keuntungan dari penjualan nantinya akan di serahkan kepada sekolah agar dipergunakan untuk membiayai program-program yang tidak bisa dicover dari dana bos," lanjutnya.

Dirinya bersyukur karena dari tahun ketahun, antusias dan suport dari orang tua Siswa sangat luar biasa demi pembangunan dan kemajuan SDN Beberan.(*indri)
Penuh Haru, 78 Siswa SDN 11 Kota Serang di Wisuda

Diposkan oleh On 22:02:00 with 2 comments

Serang, bantencom – Setelah enam tahun lamanya menimba ilmu akhirnya 78 siswa SDN 11 Kota Serang lulus dengan nilai yang memuaskan, dan hari ini menggelar acara perpisahan di halaman SDN 11 Kota Serang.

"Alhamdulillah seluruh siswa kelas enam lulus, namun ada rasa haru yang tak terbendung karena tahun ini banyak siswa kami yang orang tua nya meninggal menjelang kelulusan, bahkan ada yang sudah saya anggap seperti cucu sendiri harus saya lepas di acara perpisahan ini, " ujar Entin Agustine, M.pd Kepala Sekolah SDN 11 Kota Serang saat ditemui di sela-sela kegiatan, Selasa (18/06/2019).

"Setelah lulus tetap menjadi manusia pembelajar bukan terpelajar, mengharapkan anak-anak kami bisa menjadi yang pertama dan terdepan, sehingga visi misi sekolah bisa mewujudkan sekolah yang berkualitas dan agamis dapat terwujud, semoga anak-anak kami yang lus menjadi manusia yang berbakti, beeguna bagi orang tua, bangsa dan agama nya, " ungkap Entin.

Orang tua dari salah seorang siswa kelas enam atas nama Ibrahim Syafiq mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh dewan guru yang sudah mendidik dan memberikan ilmunya kepada anak-anak didiknya karena di Sekolah bisa mendapat pelajaran, yang tidak bisa orang tua dirumah berikan, semoga amal ibadah para guru di balas oleh allah swt dwngan ganjaran yang setimpal, tambahnya.

Pribowo Ketua Komite SDN 11 Kota Serang mengapresiasi atas terselenggaranya acara perpisahan ini, berkat kegigihan, kesungguhan, para wali murid dan komite untuk memberikan kenang-kenangan bagi anak-anak yang telah berhasil menempuh jenjang pendidikan selama enam tahun disini, katanya.

"Kita semangat untuk memajukan sekolah, sekolah ini sudah meraih segudang prestasi, untuk itu kepada orang tua siswa saya mohon kerjasamanya, terutama tahun ini sekolah SDN 11 Kota Serang akan mengikuti lomba sekolah adiwiyata tingkat Provinsi, bagaimana kita bersama berupaya untuk sekolah ini bisa meraih juara pada lomba tersebut, mari kita dukung baik moril maupun materiil nya, tutupnya. (indri)
Forum Sekwan Provinsi Seluruh Indonesia Gelar Ratas

Diposkan oleh On 08:37:00 with 2 comments

Bandung, bantencom - Rapat kerja terbatas forum sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia dengan tema membangun sinergi dalam rangka persiapan munas ADPSI ke 1 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) digelar di Hotel Arya Duta Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/06/2019). Rapat tersebut akan dilaksanakan hingga 15 Juni 2019 mendatang. 

Ketua forum sekretaris DPRD provinsi seluruh indonesia Drs. EA Deni Hermawan M.SI yang juga sekretaris DPRD Provinsi Banten dalam sambutannya mengatakan, bahwa pelaksanaan rapat terbatas forum ini dimaksudkan dalam rangka penyamaan persepsi dalam penyusunan AD/ ART.

"Seperti yang kita ketahui bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi akan ada pelantikan Dewan periode 2019-2024 hasil pileg 2019 sehingga secara otomatis kepengurusan ADPSI akan demisioner, sehingga untuk mengisi kekosongan waktu itu maka SDPSI atau forum sekretaris DPRD Provinsi seindonesia merumuskan terkait dengan persiapan persiapan untuk kepengurusan ADPSI dan SDPSI," paparnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ir. H. Irfan Suryanegara yang membuka acara forkom mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dalam persiapan munas ADPSI yang akan dilaksanakan di Provinsi NTT yang akan digelar pada bulan Juni 2019 ini. 

"Kegiatan ini dalam rangka penyamaan persepsi diantara para sekwan se indonesia dalamn pengisinan AD/ART untuk kepengurusan periode yang akan datang. Perlu diketahui bahwa rapat kerja terbatas SDPSI ini dihadiri oleh 18 peserta dari 18 provinsi perwakilan zona," jelasnya (ADV)
Gelar Apel dan Halal bihalal, Sekwan Banten Soroti Kedisiplinan ASN

Diposkan oleh On 07:38:00 with 2 comments

SERANG, bantencom  - Jajaran Stuktural dan Pelaksana Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Banten menggelar Apel Pagi dan Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1440 H di Lapangan DPRD Banten Selasa, (11/06/2019).
 
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) Banten, Deni Hermawan sebagai pemimpin apel menyampaikan beberapa hal terutama tentang kedisiplinan pegawai. 
 
"Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan dari apa yang disampaikan pak gubernur di apel bersama kemarin. pertama, secara kedinasan maupun pribadi, saya memohon maaf lahir batin kepada seluruh jajaran atas segala khilaf, segala hal yg tidak berkenan terhadap teman-teman semua," ujarnya saat meberikan amanat dalam apel tersebut. 
 
Deni menyampaikan, bahwa bulan Ramadhan merupakan salah satu cara dalam melatih kedisiplinan. Kemudian latihan tersebut diimplementasikan kepada aktifitas sehari-hari pasca Ramadhan. Selain itu, Deni menyoroti tentang kehadiran para pegawai yang masih jauh dari seharusnya. Oleh karenanya, Deni meminta kepada para pejabat stuktural untuk memonitor para stafnya yang tidak hadir. 
 
"Saya ingin kita sama-sama melihat, saling koreksi, bagaimana pasca Ramadhan ini diimplementasikan oleh kita. Kehadiran teman-teman saat ini sangat jauh dari kehadiran yg seharusnya. untuk ASN nampak agak panjang yg hadir, struktural juga. mulai besok teman-teman yang struktural harus bertanggung jawab terhadap stafnya, yang tidak hadir dimonitor, saya akan melakukan kontrol itu," tuturnya. 
 
Dalam melakukan penegasan tersebut, Ia juga akan lebih selektif dalam memberikan nota dinas maupun SPT yang diajukan dengan mempertimbangkan absensi kehadiran. 
 
"Saya juga punya kesempatan dan kewajiban utk mengingatkan teman-teman. Jadi struktural dari mulai berjenjang 2, 3, 4 sampai ke pelaksana non ASN bertanggung jawab terhadap pasukannya masing-masing siapa yg hadir siapa yang tidak hadir. Saya akan minta pertanggungjawaban kepada atasannya langsung siapa saja nanti yang akan mendapatkan honor dan siapa yang tidak," jelasnya. 
 
Deni berharap, penggemblengan kedisiplinan selama Ramahdan kemarin dapat implementasikan dan melekat pada diri masing-masing dalam melaksanakan perkerjaan. "Saya ingin melakukan penegakan-penegakan seperti ini sesuai dengan kewenangan saya. sampai pada titik tertentu memang tidak digubris oleh teman-teman, barangkali hanya 30 persen saja yg akan kita berikan, selebihnya tidak. Saya akan tegakkan itu," pungkasnya. (ADV)
 
DPRD Banten dan Pemprov Banten Sahkan Perda Tentang Pembangunan Pertanian

Diposkan oleh On 07:37:00 with 2 comments

SERANG, bantencom - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menggelar bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar Rapat paripurna pengambilan keputusan tentang persetujuan DPRD terhadap Raperda usul DPRD Provinsi Banten tentang penyelenggaraan pembangunan pertanian di Gedung DPRD Banten Kamis, (02/05/2019).

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Wakil Ketua DPRD Banten Adde Rosi Khoerunnisa, wakil Ketua DPRD Banten Muflikhah, wakil ketua DPRD Banten Nuraeni, Ketua komisi II A.H Yansen Tambunan, Sekretaris Dewan (Sekwan) Deni Hermawan serta anggota DPRD Banten lainnya. 

Dalam rapat tersebut DPRD Banten dan Pemprov Banten menandatangani kesepakatan tentang pengesahan Raperda Penyelenggaraan Pembangunan (Raperda) Pertanian menjadi peraturan daerah (perda). 

Usai Rapat, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyampaikan, bahwa perda tersebut dalam menguatkan potensi pertanian yang di Banten. Karena menurutnya, potensi pertanian yang ada di Banten dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani Banten. 

"Raperda ini nantinya kalau sudah diperdakan akan menjadi dasar hukum Pemerintah Provinsi Banten dalam perencanaan dan sinergi kebijakan untuk pembangunan pertanian berkelanjutan serta untuk meningkatkan produksi dan produktivitas," ujarnya. 

Lebih lanjut Andika mengatkan, bahwa pihaknya akan menyusun masterplan kawasan pertanian yang berfungsi sebagai pedoman dalam pengembangan kawasan komoditas unggulan pertanian, dengan konsep pengembangan yang lebih terarah dan fokus sehingga dapat membuka peluang pasar pertanian di Banten.

"Jadi intinya bagaimana potensi pertanian ini kita kembangkan kembali dengan landasan hukum perda yang di tetapkan saat ini untuk menghasilkan produk pertanian yang bisa mensejahterakan masyarakat. Semua, tidak hanya distribusi juga bagaimana kemudahan petani memasarkan produknya," tuturnya. 

Ia menambahkan, peraturan ini juga selaras dengan kebijakan lainnya seperti yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, dan Peraturan Daerah Nomor Nomor 2 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pangan.

"Dalam perda ini juga termasuk (melindungi lahan pertanian), nanti pada masterplan itu ada perlindungan lahan pertanian, lahannya dimana, pengembangan lahan pertanian dan lain-lain. Yang pasti kita jaga, jangan sampai lahan pertanian itu alih fungsi," pungkasnya. (ADV)
Kecelakaan Tunggal, Dua Anak Rektor Unbaja Meninggal Dunia

Diposkan oleh On 18:33:00 with 2 comments

SERANG, bantencom - Kabar duka menyelimuti civitas akademika Unbaja pada Ahad (9/6/2019). Rektor Unbaja Sudaryono dan keluarganya mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Ngawi-Sragen. Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang putra dan putri Rektor Unbaja yang ikut dalam rombongan meninggal dunia.
"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Universitas Banten Jaya turut berduka cita atas meninggalnya Ahsanul Rizal Fachrurrozi dan Sabrina Putri Aidillah Pasha pada Ahad (9/6/2019). Mohon doanya ," kata
Kepala Biro Kerjasama, Humas dan Marketing Unbaja Toni Anwar Mahmud.
Toni mengatakan kedua anak Rektor Unbaja meninggal akibat kecelakaan di tol Sragen-Ngawi KM 510. Ahsanul Rizal Fachrurozi tahun ini akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dan Sabrina Putri masih sekolah di SMA.
"Alhamdulillah rektor selamat, istri dan anak bungsu kurang lebih usia 4 tahun masih dirawat di rumah sakit di Solo," katanya.
Ia menuturkan kondisi rektor luka ringan. Toni menuturkan infonya kedua anak rektor akan dimakamkan di Sragen Jawa Tengah.
"Kronologis kecelakaan belum dapat info. Tim Unbaja baru berangkat 14.20 ke Solo. Kondisi rektor dan keluarga masih shock, " katanya.(*indri)