bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Buruh Tuntut Hak Normatif

Diposkan oleh On 23:15:00 with 1 comment

Serang, bantencom - Ratusan buruh PT.KENDA RUBER INDONESIA mogok kerja, mereka berkumpul didepan pintu gerbang perusahaan dengan mendirikan tenda dan orasi. Kamis 21/19.

PT.KENDA RUBER INDONESIA, dijalan Cikande Rangkasbitung km 5, desa Kareo kecamatan Jawilan Serang Banten.

PT.KENDA RUBER INDONESIA, memproduksi ban sepeda dan ban motor,  perusahaan ini sudah berdiri sekitar lima tahun.

Selama berdiri PT.KENDA sering tersandung masalah sehingga buruh sering mengadakan aksi demo, bahkan warga masyarakat sekitarpun sering berdemo dengan tuntutan agar mempekerjakan warga sekitar.

Kali ini buruh mengadakan aksi terkait tuntutan normatif, hak - hak buruh selama ini sering diabaikan oleh pihak perusahaan.

Bahkan beberapa teman mereka ada yang di PHK sebelum habis masa kontrak dan tidak dibayar upah sisa kontrak. 

Buruh pun tidak ingin adanya PHK sepihak, selama ini buruh sering diintimidasi oleh pihak managemen.

Hal ini menimbulkan emosi para buruh, dan sangat merugikan pihak buruh, padahal sudah jelas diatur dalam undang - undang ketenaga kerjaan. 

Hal ini diungkapkan Elip sebagai kordinator aksi, "Kami sering diintimidasi oleh pihak managemen, PHK sepihak, sebelum habis masa kontrak, bahkan uang sisa kontrak tidak dibayar, Kami menuntut hak - hak kami agar perusahaan tidak semena - mena terhadap kami" Ujar Elip (dewa)
Tak Patuh Aturan PT Hwa Hook Cikande Di demo Serikat Pekerja Nasional

Diposkan oleh On 21:43:00 with 1 comment


Serang,Bantencom- Tak ikuti aturan perudang-udangan ketenagakerjaan PT Hwa Hook Steel Di demo masa aksi Serikat Pekerja Nasional Sekabupaten Serang ,Selasa (12/2) di depan kantor PT Tersebut.

    PT Hwa Hook Steel yang beralamatkan di kampung Barengkok,kawasan Industri Modern Kecamatan Cikande Kabupaten  Serang di demo ratusan buruh yang tergabung di dalam Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten Serang.

    Aksi yang dimulai tepat pukul 08.00 wib ini banyak menuai rintangan baik dari managementnya yang tak mau diajak berunding hingga ada juga yang mengaku sebagai perangkat desa barengkok bernama Madohir yang hendak menghentikan aksi ini dikarenakan merasa aksi ini tidak ada izin dari perangkat desa setempat dan juga sempat berujar seolah-olah dia( madohir ) ini bertindak melebihi yang punya pabrik yaitu dengan mengatakan " kalaau ada yang masih mau kerja silahkan kerja ,jika tidak mau mau dibayar uang pisah sebulan gaji, ujarnya keras dalam aksi ini.

   Akan tetapi dengan sudah dikantonginya surat izin dari Aparat Kepolisian Haerudin Sebagai Pimpinan aksi tetap meneruskan Aksi walaupun hingga akhir aksi management atau pun pemilik perusahaan tidak menggubris sama sekali.

   Adapun yang dituntut dalam demo ini diantaranya : Pekerjakan Kembali Semua Penggurus dan anggota yang di PHK , Jalan kan Upah Sesuai SK Gubernur Provinsi Banten,Jalan kan Sistem Kerja Sesuai sistem ketentuan undang-undang ketenaga kerjaan, Jalankan jaminan sosial BPJS Naker dan BPJS Kes.

   Dikarenakan selain itu juga di perusahaan ini sungguh kejam dalam pemberian upah yaitu Rp 145 ribu rupiah per sepuluh jam ,kalau tidak kerja ya tidak dapat gaji,pungkas ketua Pimpinan Serikat Serikat Pekerja PT Hwa Hook Steel yang juga terpHK dalam menuntut haknya.(BC2/Dewa)
Warga Cikande Digegerkan Dengan Sebuah Benda Yang Diduga Bom.

Diposkan oleh On 17:56:00 with 1 comment

Serang - Banten com. Sebuah benda yang diduga bom meledak diwilayah Cikande Serang banten, Kamis 31/19.

Ledakan diduga dari sebuah kardus yang tergeletak dipinggir jalan, tepatnya dijalan Raya Cikande Rangkasbitung km 0.5 pasar lama desa Cikande kecamatan Cikande Serang Banten.

Sekitar jam 09.15 kamis pagi, warga mendengar ledakan dari sebuah kardus yang tergeletak dipinggir jalan.

Tak lama kemudian tim penjinak bom dari polres Serang tiba dilokasi dan mengadakan menyisiran dilokasi.

Berdasarkan hasil investigasi, polisi mengamankan benda yang diduga bom terbungkus kardus.

Untuk sementara jalan dari kedua arah ditutup guna pengamanan, sekitar satu jam tim gegana polres Serang mengadakan penyisiran.

Dengan mengamankan benda berupa kardus yang diduga bom, untuk selanjutnya diadakan pemeriksaan lebih lanjut.

Warga sekitar merasa resah dengan adanya isu bom, terlebih disaat jelang pilkada dan pilpres.

Menurut kapolres Serang kabupaten AKBP Indra Gunawan, benar ditemukan sebuah kardus yang diduga bom diwilayah hukum polsek Cikande, namun dirinya belum bisa membuktikan benda itu sebuah bom, menurut Indra, benda yang diduga bom akan diadakan pemeriksaan lebih lanjut. 

"Benar ditemukan sebuah kardus yang diduga bom dijalan raya Cikande Rangkasbitung, tepatnya didesa Cikande kecamatan Cikande Serang Banten, dan untuk selanjutnya benda tersebut akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami menghimbau kepada warga diharap jangan resah, dan bila ditemukan hal serupa diharap agar warga segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat" ujarnya (dewa).
Kapolda Banten Hadiri Rapim TNI/POLRI Membahas Stabilitas Keamanan Nasional dan Kesuksesan Pemilu Pilpres dan Pileg

Diposkan oleh On 15:49:00 with 1 comment

JAKARTA, bantencom – Kapolda Banten, Irjen Pol Drs.Tomsi Tohir Msi menghadiri kegiatan rapat pimpinan (Rapim) TNI/POLRI di ruangan Auditorium PTIK Mabes Polri,  Jakarta Selatan, Selasa (29/1/19).

Ketukan palu Kapolri Jenderal Pol Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D tanda telah dibukanya Rapim TNI Polri Tahun 2019 yang sekaligus pembekalan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto.

Dalam sambutannya Kapolri menyampaikan tentang strategi Polri dalam mengamankan dan menyukseskan Pemilu tahun 2019. Tema dalam Rapim TNI Polri Tahun 2019 ini adalah "Dilandasi Profesionalitas, Soliditas, dan  Netralitas, TNI-Polri bersinergi mengamankan Pemilu 2019 dan pembangunan nasional dalam rangka menjaga keutuhan NKRI".

Sementara Kapolda Banten melalui Kabidhumas AKBP Edy Sumardi P SIK MH membenarkan bahwa Kapolda Banten menghadiri kegiatan Rapim TNI Polri yang berlansung di Auditorium Mabes Polri, Jakarta. "Kegiatan ini sebagai upaya TNI/POLRI untuk membahas stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan Pemilu Pilpres dan Pileg bulan April mendatang,"terang Edy

Dijelaskan Kabid Humas, Polri dan TNI bersifat Netralitas, Sinergitas, dan Soliditas serta ada dua unsur yang tidak punya hak politik yang menjadi tumpuan masyarakat untuk menciptakan demokrasi Aman, Damai dan Sejuk. 

"Pelaksanaan Rapim ini dilaksanakan untuk menyamakan Persepsi, Visi, Misi dan cara bertindak dalam pengamanan Pemilu mendatang agar terwujud Pesta Demokrasi yang tetap kondusif. Dalam Rapim ini dilaksanakan dengan peserta sebanyak 411 orang, diantaranya pejabat struktural TNI, pejabat utama Mabes Polri, para Kapolda, dan para Pangdam se-Indonesia,"tutup Edy. *(BidHum)*
Jembatan Ambruk, Diduga Pengerjaan Yang Tidak Maksimal.

Diposkan oleh On 19:37:00 with 1 comment

Serang Bantencom. Sebuah jembatan gantung penghubung antar kabupaten, yaitu kabupaten Serang dengan kabupaten Tangerang ambruk.

Tepatnya antar desa Rancasumer dengan desa Solear, sebuah jembatan yang melintasi sungai Cidurian.

Ambruknya jembatan diduga seling utama jembatan putus, Sabtu 26/19.

Jembatan ini sangat dibutuhkan wsrga sekitar, terutama warga yang hendak ke daerah Tangerang.

Ambruknya jembatan diduga kualitas dan pengerjaan yang tidak maksimal.

Jembatan gantung ini panjang sekitar empat puluh meter, dengan lebar sekitar dua meter, dan hanya bisa dilewati pejalan kaki dan sepeda motor.

Warga berharap jembatan gantung ini segera diperbaiki,karena sangat dibutuhkan warga sekitar. 

Hal ini diungkspkan Sapta warga desa Ranca Sumur. "Jembatan ini penghubung desa Ranca Sumur dengan desa Solear, jembatan ini penghubung kabupaten Serang dengan kabupaten Tangerang, jembatan tiba tiba ambruk diduga pengerjaan yang tidak maksimal. Saya berharap jembatan ini segera diperbaiki,karena keberadaannya sangat dibutuhkan warga sekitar. Terlebih disaat hari libur atau hari besar islam, warga berkunjung didaerah wisata Jiarah, keramat Solear" ujar nya (dewa).
Demo Buruh PT. Hetian

Diposkan oleh On 14:11:00 with 1 comment

Serang Bantencom, Ratusan buruh PT.HETIAN berunjuk rasa didepan pintu gerbang.

Sekitar empat ratus buruh PT.HETIAN yang rata rata buruh harian lepas (HL). berunjuk rasa,desa Gabus kecamatan Kopo Serang Banten, Kamis 17/18.

Buruh menuntut upah yang selama ini diterima dibawah UMK kabupaten, buruh hanya menerima sekitar Rp.2.000.000 sampai Rp.2.200.000. 

PT.HETIAN memproduksi aper sepatu berbagai merk, yaitu sepatu bagian atas, salah satunya merk ADIDAS.

Buruh yang rata rata perempuan ini menuntut hak haknya seperti, hak cuti, hak bekerja tanpa kekerasan, hak bekerja tanpa intimidasi.

Bahkan ada teman mereka bernama Sukari bagian mekanik di PHK sepihak, alasan tidak bisa bekerja, padahal sukari sudah bekerja selama satu tahun lebih dan sudah diangkat sebagai karyawan tetap.

Sukari berharap agar masalah ini bisa diselesaikan dengan adil, tidak merugikan sebelah pihak.

Surat pengangkatan kerja tetap Sukari dipinta kembali oleh pihak perusahaan, dengan alasan tidak sah. Sukari di PHK alasan tidak bisa memperbaiki mesin, dan telah habis kontrak.

Padahal selama bekerja Sukari tidak pernah bermasalah dengan pekerjaannya. "Saya di PHK tanpa alasan yang jelas, saya dianggap tidak bisa bekerja, tidak bisa memperbaiki mesin, saya di PHK alasan habis kontrak, padahal saya telah diangkat sebagai karyawan tetap, dan surat pengangkatan saya dipinta oleh pihak managemen alasan surat pengangkatan itu tidak sah" ujar Sukari. (dewa)
Polda Banten Ciduk Pelaku Pembunuh Tya

Diposkan oleh On 20:43:00 with No comments

SERANG, bantencom - Polda Banten berhasil mengamankan seorang pelaku pembunuh seorang IRT bernama Tya (42) yang jenazahnya ditemukan di lahan tanah kosong depan kantor BNNP Banten Jalan Syekh Nawawi Albantani Cipocok Jaya, Kota Serang Banten, Kamis (10/01/2019) Pukul 21.00 WIB

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabidhumas AKBP Edy Sumardi P SIK kepada awak media, Selasa (15/01/2019) membenarkan terhadap keberhasilan anggota polri yang tergabung dari Resmob Polda Banten dan Satreskrim Polres Serang Kota dalam mengamankan pelaku pembunuhan terhadap korban Tya.

Pelaku yang diamankan atas nama AN (27) yang bekerja sebagai buruh bangunan warga Cikeusik Pandeglang."Ya, Alhamdulillah hasil kerja keras kawan-kawan Reskrim dan Resmob mendapatkan hasil yang baik dengan mengamankan pelaku AN,"terang Kabid Humas  

Pengungkapan kasus pembunuhan Tya berdasarkan adanya laporan nomor Lapga/01/I/2019/Banten/Res Serang Kota/SPK, tanggal 10 Januari 2019, dengan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku 2 buah anting emas milik korban dan 1 buah HP seluler.

Dijelaskan Edy dari hasil pengembangan penyidikan bahwa pelaku yang sering dan terakhir dihubungi oleh korban. Kemudian, tim gabungan menganalisa data-data penyidikan kemudian mengerucut kepada satu nama.

Sementara Kronologi penangkapan tersangka, Selasa dini hari, pukul 02.00 WIB tim gabungan Resmob Polda Banten berhasil membekuk pelaku disebuah kontrakkan di daerah Tambora Jakarta Barat setelah berkoordinasi dengan Polsek Tambora. *(BidHum)*
Puluhan Anggota Brimob Praktekan Penggunaan Sajam

Diposkan oleh On 11:35:00 with No comments

SERANG, bantencom - Puluhan anggota Brimob Polda Banten membawa senjata tajam (Sajam) jenis cangkul diseputaran Batalyon A Pelopor di Jalan KH Amin Jasuta, Serang Lontar Baru, Kota Serang, Senin pagi (07/01/2018) pukul 09.00 WIB

Pantauan tim peliput di lapangan, terlihat anggota Brimob Polda Banten bersemangat memegang tangkai cangkul untuk mengayunkan membersihkan rumput-rumput yang sudah mulai panjang diseputaran kantor Batalyon A Pelopor.

 "Ya, benar pagi tadi kita melaksanakan gotong royong membersihkan kantor dan pinggiran Jalan Kantor,"terang Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Reeza Herasbudi SIK MM

Dijelaskan reza, untuk kegiatan ini diturunkan sebanyak 25 persnonil yang dipimpin oleh Iptu Supyadin."Kebersihan itu merupakan sebagian dari Iman. Oleh sebab karena itu, kita satuan Brimob Poda Banten melaksanakan kegiatan ini. Dan terkahir, anggota pasti senang dan nyaman saat melaksanakan pekerjaan di kantor,"tutup Reeza *(BidHum)*