bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Berbagi Rejeki Ala Baret

Diposkan oleh On 10:40:00 with No comments

Serang, bantencom  - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Bulan suci yang di manfaatkan seluruh umat muslim untuk memaksimalkan ibadah serta amalan agar tubuh dan jiwa kembali fitri. 

Demikian halnya yang dilakukan para pemuda yang tergabung di Banten Revolution Team (Baret),  sebuah komunitas club mobil di Banten.  Mereka 

Setelah melalukan konvoi,  rombongan Baret berbondong bondong menuju Majelis Annabawiyah Muntil Kuranji,  sebuah pesantren yang pada tahun ini telah disepakati untuk disinggahi sebagai sasaran kegiatan tahunan mereka. 

Ketua pelaksana kegiatan, Ryan Riswanto Kepada Lintas Banten menjelaskan,  kali ini ada 30 orang santri dan satriwati yang di beri santunan berupa sembako dan uang saku. 

"Baksos kali ini adalah kegiatan ke-14.Setelah santunan,  kegiatan selanjutnya yaitu buka bersama dan lanjut sahur on the road mulai jam 12 mapam nanti,  dengan sasaran masyarakat daerah Serang timur yang kali ini belum bisa bersahur di rumah,  akan kami berikan paket makanan untuk sahur mereka di jalan," jelas Ryan di sela-sela kegiatan,Sabtu,(2/6/18)

Dirinya menjelaskan lebih lanjut, kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai kegiatan yang positif agar citra club mobil mendapat respon yang baik di masyarakat. 

"Kami juga siap berkontribusi terhadap pembangunan di Banten,  demi menghilangkan citra buruk yang terlanjur melekat di masyarakat. Pokoknya kegiatan kami semuanya positif,  bermanfaat bagi diri kami pribadi,  bagi komunitas dan bagi masyarakat luas, " lanjut Ryan. (*indri) 

Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Banten Melakulan Kunjungan Kerja Ke RSUD Banten

Diposkan oleh On 19:51:00 with No comments

Serang, bantencom -Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja ke RSUD Provinsi Banten di Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, Rabu (24/1/2018). Kunjungan kerja Komisi V tersebut dalam rangka pengawasan mengenai pengelolaan RSUD Provinsi Banten.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Fitron Nur Ikhsan mengatakan, sesuai dengan fungsinya, RSUD Provinsi Banten dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan di setiap lini, sehingga setiap program penyelenggarannya diarahkan pada upaya-upaya pencapaian tujuan yang dituangkan dalam visi dan misi RSUD Provinsi Banten. "RSUD Provinsi Banten juga selalu dituntut profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Provinsi Banten,"kata Fitron.

Disela-sela kunjungan berlangsung, Komisi V berinisiatif melakukan pengecekan untuk melihat melihat progres pengembangan dan pelayanan RSUD Provinsi Banten."RSUD Provinsi Banten ini berencana membuka gedung baru pada tahun anggaran 2018 ini, karenanya kami mengecek kesiapan manajemen RSUD Provinsi Banten dan diharapkan segera membuka bangnan baru,"ujarnya.

Usai mengunjungi RSUD Provinsi Banten, Komisi V melanjutkan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Sari Asih Serang, Kamis (25/1/2018). Mereka diterima Direktur Rumah Sakit Sari Asih Serang dr. Yahmin Setiawan beserta jajarannya. Kepada Komisi V, Yahmin mengatakan, Rumah Sari Asih Serang memiliki fasilitas pelayanan poliklinik dokter  umum, poliklinik gigi, dokter spesialis anak, dokter spesialis bedah orthopedi, dokter spesialis bedah syaraf, dokter spesialis bedah urologi, dokter spesialis kesehatan jiwa, dan sejumlah fasilitas lain dengan total ruangan 1,740 unit ruangan.

"Pasien BPJS di Tahun 2017 yang menjalani perawatan rawat inap di Rumah Sakit Sari Asih Serang, hampir 70 persen terlayani dengan baik dan mendapatkan perawatan sesuai dengan kelasnya. Begitu juga dengan pasien BPJS yang menjalani perawatan rawat jalan sudag dilayani dengan baik,"kata Yahmin. Setelah mendengarkan penjelasan dari Yahmin, Fitron menyambut baik. "Kami menyambut baik apa yang sudah dilakukan Rumah Sakit Sari Asih Serang ini, mudah-mudahan kedepan pelayanan terhadap masyarakat lebih ditingkatkan. Terutama pasien BPJS Kesehatan, dan pasien lainnya,"ucapnya. (Adv)
Cara Jitu Berburu Uang dari Gipang

Diposkan oleh On 13:10:00 with No comments

Serang, bantencom – Gipang merupakan makanan khas Kota Serang yang keberadaannya sudah amat jarang di temui, atau hanya bisa di konsumsi diwaktu-waktu tertentu saja. Padahal, dari rasa perpaduan gurih dan manisnya sebuah gipang dapat menghadirkan kerinduan dan ketagihan yang nikmat bagi mereka yang pernah mencicipinya.

Demi menjaga kue khas Kota Serang ini dari kepunahan, Dinas pariwisata Pemuda, Olahraga dan (Disparpora) Kota Serang berupaya mengajarkan cara membuat dan mengolah kue gipang menjadi makanan khas yang memiliki cita rasa dan nilai jual yang tinggi, agar kekhasan ini dapat berbuah menjadi ladang bisnis yang manis.

Bertempat di Hotel Taman Sari Kota Serang, Selasa, (15/5/18) puluhan pemuda tampak antusias mengikuti jalannya pelatihan tersebut. Mereka dilatih membuat aneka kue gipang dengan berbagai varian rasa, yang tentu saja membuat kue gipang menjadi jajanan kekinian.

Kasie Kemitraan dan Kewirausahaan Disparpora Kota Serang, Dede Mar menjelaskan pemuda kota Serang tersebut dilatih untuk membuat kue gipang, dilatih cara pengemasan dan diberikan pelatihan cara pemasaran yang baik agar dapat dikembangkan menjadi usaha yang dapat menopang finansial mereka dimasa depan." Kami berharap, agar pemuda kota serang lebih kreatif dan semangat menciptakan peluang –peluang usaha dari hal terkecil sekalipun," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt). Kepala Disparpora Kota Serang, Heri Hadi Ketika ditemui Lintas Banten menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan motivasi kepada para pemuda di Kota Serang agar menjadi pribadi yang mandiri dengan terus berkarya dan berinovasi  menghasilkan hal-hal yang baru.

"Kue gipang merupakan makanan khas kota ini, sudah sepatutnya kita, para generasi muda untuk tetap melestarikan dan mengembangkan kue khas gipang ini menjadi makanan yang disukai bukan saja oleh Warga Banten, tetapi masyarakat luas, jika perlu hingga mendunia," ujarnya.

Dirinya juga berharap agar pemuda dapat melihat peluang untuk memasarkan gipang menjadi ladang usaha dengan keuntungan yang besar. "Itulah cara jitu berburu uang dari kue gipang," ujarnya mantap.(*indri)
Insiden Bom Surabaya, Warga Banten Pertanyakan Kinerja BIN

Diposkan oleh On 19:52:00 with No comments

Serang, bantencom - Indonesia kembali dikagetkan dengan serangkaian bom bunuh diri oleh orang yang tidak bertanggung jawab, pelaku teror melakukan aksi nya di gereja Surabaya, Jawa Timur Senin 13 Mei 2018.

Sedikitnya 10 orang meninggal dan puluhan orang mengalami luka-luka. Bom meledak ditiga tempat yang berbeda dan dalam waktu yang hampir bersamaan. 

Hingga kini proses evakuasi korban dan identifikasi masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
Insiden tersebut kontan menjadi viral dimedia sosial. Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengecam tindakan teroris tersebut.

Sementara salah satu warga Banten Umar juga mengomentari insiden bom di Surabaya, bahwa para pelaku merupakan orang yang biadab dan tidak beragama.

"Pelaku pengeboman gereja di Surabaya tersebut sangat biadab dan tidak beragama" kata Umar

Pemuda yang juga pengusaha warnet dan service komputer ini juga menyayangkan pihak Inteligen negara yang tidak mampu mencegah terjadinya pengeboman di Surabaya.

"Saya selaku orang awam mempertanyakan kepada Badan Inteligen Negara mengapa hal ini bisa terjadi, padahal negara memberikan anggaran yang besar dan personel yang ada di Lembaga  itu (BIN) merupakan orang-orang pilihan" katanya
Pelaku Perusakan Mapolsek Bisa Bertambah

Diposkan oleh On 19:09:00 with No comments

Lebak, bantencom - Tim gabungan dari Polda Banten beserta Polres Lebak ringkus 16 pelaku yang diduga menjadi provokator dan pelaku aksi perusakan kantor Polsek Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten.
Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan, hal ini berawal dari dua orang menyerahkan diri pada pukul 02.00 WIB dini hari dan sisanya ditangap di Cisolok dan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

"16 orang yang diduga pelaku pengrusakan tersebut ditangkap oleh tim gabungan Polres Lebak dan Polda Banten, semua berdasarkan alat bukti yang ada dan Kita masih kembangkan kepada tersangka lainnya," ujar Kapolres Lebak.

Adapun untuk data pelaku pengrusakan diantaranya adalah dua orang yang menyerahkan diri berinisial YY (39) dan A alias Y (20) asal Kecamatan Bayah, namun para tersangka lain yang ditangkap adalah AS (50), F (27), J (20), E (50), D (35), H (36), G (40), R (32), H (33), MH (39), S (38), AH (33), M (40).

Sambung Kapolres, para pelaku ini pun kemudian dibawa langsung ke Mapolda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut, kemungkinan penangkapan terhadap pelaku penyerangan dan perusakaan ini menurutnya juga akan bertambah, lantaran diduga para pelaku saling mengenal. (red)
Ini Manfaat Kerokan Fersi Guru Besar Fakultas Kedokteran UNS

Diposkan oleh On 19:07:00 with No comments

bantencom, Meski ada pengobatan modern, hingga kini orang Indonesia, terutama di Jawa, tetap akrab dengan kerokan saat merasa tidak enak badan.

Seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Prof Didik Gunawan Tamtomo meneliti manfaat kerokan. Penelitian itu dilakukan tahun 2003-2005.

"Kerokan adalah kearifan lokal. Pasien saya menyatakan, kalau belum kerokan, belum puas," kata Didik di Solo.

Pada tahap awal, Didik melakukan survei kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya, dari 390 responden berusia 40 tahun ke atas yang mengembalikan kuesioner, hampir 90 persen mengaku kerokan saat "masuk angin".

Responden Didik adalah para pasien, tetangga, dan pedagang di pasar. Para responden meyakini manfaat kerokan untuk menyembuhkan "masuk angin".

Istilah "masuk angin" sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Masuk angin merujuk pada keadaan perut kembung, kepala pusing, demam ringan, dan otot nyeri.

Kerokan di Indonesia biasanya menggunakan uang logam ataupun alat pipih tumpul yang digerakkan di kulit secara berulang-ulang menggunakan minyak sebagai pelicin.

1. Tidak merusak

Pada tahap kedua, Didik menjadikan dirinya sebagai obyek penelitian. Ia mengerok bagian tangannya lalu dibiopsi, yaitu diambil sedikit jaringan kulit epidermisnya (kulit ari) untuk pemeriksaan mikroskopis.

"Selama ini ada anggapan, orang yang sering dikerok kulitnya akan rusak, pori-pori kulitnya membesar, atau pembuluh darahnya pecah. Namun, hasil pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi UNS menunjukkan tidak ada kulit yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah, tetapi pembuluh darah hanya melebar," kata Didik.

Melebarnya pembuluh darah membuat aliran darah lancar dan pasokan oksigen dalam darah bertambah. Kulit ari juga terlepas seperti halnya saat luluran.

2. Meningkatkan endorfin

Penelitian tahap akhir adalah penelitian biomolekuler, yakni pemeriksaan darah dari orang yang kerokan dan orang yang tidak kerokan. Didik mengumpulkan sejumlah orang dengan kondisi serupa, seperti berat badan, usia, dan mengalami nyeri otot sebagai salah satu ciri "masuk angin". Semua responden adalah perempuan karena mereka dinilai lebih suka kerokan daripada laki-laki.

Para responden dibagi dalam dua kelompok dan menjalani pemeriksaan darah. Kelompok pertama kemudian dikerok, sedangkan kelompok kedua tidak. Seluruh responden selanjutnya diperiksa lagi darahnya. Ada empat hal yang diamati, yakni perubahan kadar endorfin, prostaglandin, interleukin, serta komplemen C1 dan C3.

Hasilnya, kadar endorfin orang-orang yang dikerok naik signifikan. Peningkatan endorfin membuat mereka nyaman, rasa sakit hilang, lebih segar, dan bersemangat.

3. Kadar prostaglandin turun.

Prostaglandin adalah senyawa asam lemak yang antara lain berfungsi menstimulasi kontraksi rahim dan otot polos lain serta mampu menurunkan tekanan darah, mengatur sekresi asam lambung, suhu tubuh, dan memengaruhi kerja sejumlah hormon.

Di sisi lain, zat ini menyebabkan nyeri otot. Penurunan kadar prostaglandin membuat nyeri otot berkurang.

"Adapun perubahan komplemen C3, C1, dan interleukin yang menggambarkan adanya reaksi peradangan tidak signifikan," kata Didik.

Ia menyarankan, kerokan sebaiknya dimulai dari atas ke bawah di sisi kanan dan kiri tulang belakang, dilanjutkan dengan garis-garis menyamping di punggung bagian kiri dan kanan. Alat pengerok dipegang 45 derajat agar saat bergesekan dengan kulit tidak terlalu sakit.

Salah satu unsur dalam kerokan yang mendukung pengobatan adalah hubungan emosional antara orang yang dikerok dan orang yang mengerok. "Ibu yang mengerok anaknya sambil bercerita merupakan unsur biopsikososial dalam pengobatan yang kini digalakkan dalam pengobatan modern," kata Didik. (Net)
Ini Janji Para Calon Pemimpin Kota Serang Soal Pengangguran

Diposkan oleh On 15:19:00 with No comments

Serang, bantencom – Debat Terbuka untuk para pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Serang 2018 yang digelar oleh KPU Kota Serang pada hari Jumat 11 Mei 2018 merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui oleh para calon pemimpin di Kota Serang.

Para calon Walikota dan wakil Walikota serang memaparkan program-program kerja jika terpilih menjadi penguasa dipemerintahaan Kota Serang selama lima tahun kedepan. 

Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin mengatakan, debat kandidat ini merupakan salah satu rangkaian kampanye seperti yang ada dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 2 tahun 2018 tentang tahapan kampanye.

"Saat ini seperti yang kita ketahui, kita masih dalam tahapan kampanye, salah satunya adalah debat kandidat ini," jelas Heri saat memberikan sambutan di debat kandidat Pilkada Kota Serang 2018 di salah satu hotel Kota Serang, Jumat (11/5/2018) malam.

Menurutnya, debat kandidat ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Serang dikarenakan memiliki dua keuntungan bagi seluruh kandidat.

"Yang pertama adalah para paslon masing-masing secara terbuka dapat memaparkan visi misi dan program kepada masyarakat sebanyak 422.072," tuturnya.

Keuntungan selanjutnya adalah, masyarakat dapat melihat, mendengar dan langsung menyimak visi misi dan program kerja dari masing-masing paslon. Diharapkan debat ini juga akan mendukung target partisipasi pemilih yang ditetapkan, yaitu sebesar 70 persen. "Dan tentu akan menentukan pilihannya mereka," lanjut Heri.

Heri berharap, debat terbuka ini juga akan berlangsung secara kondusif tanpa ada hal-hal yang merusak nilai dari debat terbuka Pilkada Kota Serang 2018 ini. 

"Kami menghimbau agar dapat mengikuti debat ini secara santun, kita tetap bersaudara walaupun memiliki pilihan yang berbeda," imbuhnya.

Untuk menunjang hal tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan pihak keamanan dan juga penyelenggara pemilu lainnya.

Selain memaparkan visi misi, para paslon tersebut juga menjawab beberapa pertanyaan yang telah disiapkan oleh tim panelis yang diketuai Asnawi Syarbini dan dimoderatori oleh Suhaedi.

Perbedaan program terlihat pada saat para paslon menjawab pertanyaan terkait bagaimana mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kota Serang.

Paslon Nomor 3 Syafrudin-Subadri yang mendapatkan kesempatan menjawab pertama mengatakan akan membangun akses terlebih dahulu dalam rangka menarik investor untuk hadir di Kota Serang.

"Bagaimana investor akan hadir dan menyerap tenaga kerja, jika infrastruktur kita tidak menunjang untuk pengembangan usaha tersebut. Selain itu, pembangunan industri juga harus sesuai dengan RTRW yang ada, misalnya Kecamatan Taktakan yang untuk Agrobisnis," jelas Syafrudin.

Ia juga menyatakan, belum ada keberpihakan terhadap pengembangan UMKM yang ada, sebab itu, ia akan memberikan bantuan untuk pengembangan sektor tersebut.
"UMKM masih terlunta-lunta, kesulitan modal dan pemasaran, kedepannya harus lebih diberdayakan," lanjutnya.

Paslon Nomor urut 2 Samsul-Rohman mendasarkan argumennya kepada data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Serang yang menunjukkan beberapa sektor usaha yang dominan di Kota Serang.

"Ekonomi kreatif masih sangat dimungkinkan untuk dikembangkan dalam rangka mengurangi angka pengangguran. Kami akan bangun sentra-sentra ekonomi kreatif tersebut di setiap kecamatan," jelas Samsul.

Ditambahkan, kedepannya Paslon dari jalur perseorangan ini juga memiliki program-program yang akan menyerap tenaga kerja, seperti pembangunan kebun binatang, taman buah dan taman bunga. "Juga revitalisasi wisata-wisata religi yang ada untuk menyerap tenaga kerja," kata Samsul.

Sementara itu, Paslon Nomor Urut 1 Vera-Nurhasan menegaskan akan membina UMKM yang ada, serta memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha yang baru merintis.
"Kita akan gratiskan perizinan bagi usaha yang modalnya dibawah 500 juta rupiah," jelas Vera.

Vera juga mengatakan, akan memberikan kemudahan untuk mendapatkan bantuan modal. (Red).
Demo Nelayan di Mapolsek Bayah Berujung Anarkis

Diposkan oleh On 13:55:00 with No comments

Serang, bantencom, Ratusan Nelayan Mengamuk, Kantor Mapolsek Bayah  Dan Sejumbalah Mobil Patroli Polsek Bayah Habis di bakar pada hari Sabtu, 12/05/2018, Kendaraan Patroli milik Mapolsek Bayah dibakar massa. 

Ratusan nelayan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak mengamuk  di kantor mapolsek bayah dan merusak fasilitas milik Mapolsek Bayah, aksi penyerangan oleh ratusan nelayan dari beberapa daerah di Bayah, Lebak, Banten

Akibat kerusahan itu, dilaporkan satu unit kendaraan patroli polisi dan empat unit motor dinas dibakar massa, satu unit mobil pelayanan rusak berat, sembilan motor rusak berat dan kantor Mapolsek dirusak.Dari informasi yang dihimpun, keberingasan ratusan nelayan itu di picu karena dua orang nelayan di tabrak pada saat terjadi penangkapan bos Benur di wilayah setempat.

Kedatangan ratusan nelayan ke Mapolsek Bayah bermaksud mencari mobil Avanza hitam yang menabrak dan menangkap nelayan. Mobil Avanza hitam tersebut diduga milik petugas polisi, karena pada saat penangkapan membawa senjata laras panjang dan mengeluarkan pistol.

"Saya lagi jalan tahu-tahu di tabrak dari belakang sama mobil Avanza warna hitam itu, mobilnya gelap terus lari kencang dan dikejar sama massa,"ujar Herdi salah satu nelayan korban yang ditabrak mobil Avanza hitam diduga milik polisi kepada sejumlah wartawan.

Hingga berita ini dilansir Kapolsek Bayah AKP Sadimun belum berhasil dihubungi untuk dimitai konfrimasi terkait kerusahan yang terjadi.

Sementara, aksi massa nelayan masih berlangsung dan massa gabungan dari nelayan Pulomanuk, Bayah dan Cisolok Sukabumi dilaporkan semakin beringas. (rid)