bantencom

bantencom

bantencom

pasar forex:

ADVERTISEMENT

Jendral sudirman serang terendam banjir

Diposkan oleh On 14:28:00 with No comments

Serang,Banten- Hujan yang turun dikota serang sejak tadi siang pukul 11.30 pada hari ini 30 april 2016, telah melumpuhkan jalan jendral sudirman serang banten.

Hujan yang intensitasnya sangat deras ini ternyata merata dari jakarta,tanggerang hingga serang,tak luput juga jalan jendral sudirman kota serang.

Jalan jendral sudirman ini sudah menjadi langganan banjir setelah berdirinya hotel megah bintang empat yang berdiri di sekitarnya,disinyalir sebelum adanya hotel itu jalan jendral sudirman ini tidak pernah banjir,ungkap salah satu penduduk setempat.


Banjir yang terjadi tersebut ketinggiannya mencapai lutut orang dewasa,sehingga pengendara roda dua banyak terhambat laju kendaraannya.

Dahulu jauh sebelum adanya hotel ledian ada saluran air besar yang mengarah kecipocok,sekarang sudah tidak ada dengan dibangunnya hotel tersebut dan ditambah lagi buangan air dari hotel itu sendiri,besar harapan warga dan pengguna jalan lainnya agar pemerintah memperhatikan hal ini.


coco_raj.mis

Hukum Harus ditegakkan

Diposkan oleh On 09:48:00 with No comments

Serang,Bantencom- Tindak kekerasan dikalangan remaja akhir-akhir ini marak terjadi.


Salah satu nya yang terjadi di sekolah menengah umum 1 kibin Serang Banten ini, kejadian bermula pada 26 oktober 2015 yang lalu seorang siswa bernama Nana Firmansyah,dengan tujuan baik nya membangunkan teman bernama fajar yang sedang ketiduran didalam kelas,bukannnya berterima kasih dibangunin malah marah dan emosi besar sampai memukul kepala nana firmansyah hingga bocor dengan menggunakan stok pramuka,dan korban pun dilarikan ke rumah sakit terdekat.


  Mengetahui  hal ini sontak pihak keluarga berang dan melaporkan kejadian ini kepolres Serang,alhasil sampai hari ini,belum ada tindakan dari pihak smu 1 kibin.

  Dapat sedikit informasi dari lingkungan smu 1 kibin,bahwasannya sipelaku ini adalah kerabat salah satu orang terpandang di kecamatan kibin,sehingga pihak sekolah seolah-olah bungkam tutup mata  dan tidak bertindak tegas dalam kejadian ini.

    Harapan keluarga agar kasus ini dapat segera dituntaskan dan hukum segera di tegakan dengan seadil-adilnya dan setegas-tegasnya tanpa pandang buluh,pangkat,derajat dan lain-lain ujar orang tua nana firmansyah.
sampai berita ini diturunkan kasus ini baru dilimpahkan ke pengadilan.(bc2)


coco_raj.mis
Jalan kakipun tak bisa

Diposkan oleh On 06:47:00 with No comments

Serang,Bantencom- Dilema macet ini pun terjadi lagi hari ini sabto 30 april 2016,keadaan sangat memprihatinkan kendaraan dari arah serang menuju cikande stuk tidak jalan sama sekali,inilah perlunya kerja sama pemerintah dan pengguna jalan.

Pengguna jalan yang sebahagian besar kendaraan roda dua,yang banyak sekali tak mau mengalah sehingga menyebabkan kemacetan.

Selain dari pengendara kendaraan roda dua,yang paling bervokal menambah kemacetan ini adalah angkutan kota yang mengambil kesempatan muter-muter ga jelas,ngetem sembarangan.

Inilah yang harus dientaskan pemerintah kabupaten serang,khususnya instansi yang terkait.(bc2)

coco_raj.mis


Naek perahu eretan pun dilakukan

Diposkan oleh On 01:35:00 with No comments

Serang,Bantencom- Benar kata pepatah "banyak jalan menuju Roma" Banyak jalan menuju tempat kerja inilah pepatah yang sangat tepat untuk karyawan-karyawati yang harus melewati Jembatan Kragilan yang notabene setiap hari macet .

   Tidak banyak yang tahu mungkin  jalan alternatif ini,akan tetapi demi perjuangan mencapai ketempat kerja tepat waktu apapun akan dilakukan ,seperti mencari jalan alternatif naik perahu eretan menyebrangi sungai Ciujung Kragilan ini.


   Perahu eretan ini adalah jalan yang paling cepat untuk memotong kemacetan di sekitaran jembatan Kragilan, walaupun ekstreem dangan penuh banyak resiko pun di hadapi agar dapat lepas dari kemacetan,seperti yang diungkapkan saudara Agus yanto salah satu karyawan pt swasta di daerah tambak kibin.

Banyak harapan agar pemerintah dengan segera memperbaiki infrastruktur jalan jembatan khususnya dan pihak berwenang untuk menertibkan jalan disekitar jambatan tersebut.(Bc2)



Pamer Susu (Padat Merayap susul-susulan) yang tiap hari terjadi

Diposkan oleh On 01:05:00 with No comments

Serang,Bantencom - Aktifitas menuju tempat bekerja yang layaknya di tempuh hanya beberapa menit,kini warga pengguna jalan khususnya dari ciruas menuju ke nikomas harus menempuh perjalanan lebih kurang satu sampai satu jam setengah.
 
    Kemacetan yang terjadi setiap hari khusunya dijembatan Kragilan tak dapat terelakkan.

     Jeleknya infrastruktur dan kurangnya aparat yang bertugas untuk mengatur laju lalu lintas membuat pengguna jalan jadi sangat terhambat.


      Adapun jalan-jalan alternatif yang ada pun tidak sanggup menampung laju kendaraan bermotor ,sehingga terjadi kemacetan dimana-mana,seperti jalan undar-andir dan jalan-jalan alternatif lainnya.


Pegawai dan pengguna jalan lainnya sangat mengeluhkan dengan keadaan ini tidak hanya sesekali bahkan hampir setiap hari, apalagi ditambah dengan adanya hari pasar senin dan kamis di pasar Kragilan yang membuat jalan bertambah padat.

     Besar harapan pengguna jalan, agar pemerintah Kabupaten Serang khususnya dan  pihak berwenang seperti  DLLAJ dan  Kepolisian dapat sigap membantu agar tertib dijalan khususnya di Jembatan Kragilan.
Seperti yang diungkapakan Bapak Suyadi diakun facebooknya. (BC2) .
Festival Dolanan Meriahkan HUT ke-17 Kota Cilegon

Diposkan oleh On 00:52:00 with No comments

Cilegon,Bantencom - Berbagai acara dalam memeriahkan HUT ke 17 Kota Cilegon digelar, salah satunya adalah festival dolanan dalam rangkaian acara festival budaya yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cilegon, pada hari  Kamis yang lalu,28 April 2016 di ruas jalan utama depan Kantor Walikota Cilegon.

Menurut Ketua Pelaksana Festival Dolanan, Mulyadi, festival ini merupakan salah satu upaya pelestarian budaya dolanan masyarakat Cilegon yang sudah ada sejak zaman dahulu.

“Ini budaya yang dulu tumbuh di masyarakat Cilegon yang kita kenal dengan dolanan,” kata Mulyadi, dari Yayasan Wonk Kite Ajah.
Dalam festival dolanan ini ada berbagai macam permainan yang dilombakan seperti bentengan, gobak sodor, das-dasan atau dam, engklek gunung atau kubah, egrang atau jangkungan, dakon atau congklak, boi-boian, dan gatrik.

Untuk peserta melibatkan pelajar dari tingkat sekolah dasar (SD) dari perwakilan setiap kecamatan yang ada di Kota Cilegon.

“Ada 8 kategori dolanan yang akan dilombakan,” ujar Mulyadi.
Yang menarik dalam dolanan ini salah satunya adalah filosofi dari setiap permainan tersebut.
Seperti das-dasan misalnya, makna yang terkandung dalam permainan ini adalah bahwa pada hakikatnya manusia sama. Tidak ada pangkat dan kedudukan, semua sama di mata Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga manusia memiliki kebebasan dalam melangkah, ia bebas mau ke kanan, kiri, samping, maju, maupun mundur.
Itu adalah pilihan dan tentunya setiap langkah akan ada dampak yang ditimbulkan, baik positif maupun negatif dan juga harus berani dalam bertindak untuk pilihannya.


Permainan ini dapat memberikan manfaat dalam melatih kecepatan berpikir dan ketelitian serta kecermatan dalam melakukan sesuatu atau memutuskan sesuatu.

Sementara itu, Ikhwan Hadi Susanto, ketua Yayasan Wonk Kite Ajah, sebagai penyelenggara festival dolanan yang ditunjuk oleh Disbudpar Kota Cilegon mengatakan, selain upaya pelestarian budaya, festival dolanan yang sudah 3 kali berturut-turut diadakan ini kedepannya akan dijadikan salah satu event tingkat provinsi.

“Insha Allah akan jadi event tingkat provinsi dalam rangkaian acara HUT Cilegon berikutnya, tentunya dengan dukungan dari Disbudpar,” harapnya.(BC2)

Sumber: Post Cilegon
Ini ke sepuluh kalinya banjir di Cilegon

Diposkan oleh On 00:47:00 with No comments

Cilegon,Bantencom - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon Purwadi mengatakan, tahun 2016 hingga bulan April sudah ada 10 kejadian banjir di Kota Cilegon.

 Yang paling sering banjir di Kecamatan Pulomerak dan Grogol. Tahun 2015 lalu, banjir paling banyak terjadi di Kecamatan Ciwandan.

Ia menyebutkan, tiga kali banjir di Pulomerak, Ciwandan dua kali. Sisanya di Kecamatan Purwakarta, Jombang, dan Grogol. “Total sudah ada 10 kasus banjir,” ujar Purwadi.

Menurutnya, saat ini sedang masa peralihan musim . “Kalau sekarang masih pancaroba, jadi panasnya ada, hujannya ada, petirnya juga ada. Dampaknya bisa ke kesehatan warga. Informasi dari BMKG, pancaroba itu pada minggu kedua April hingga pertengahan Mei,” kata Purwadi.(BC2)
Sumber : BPBD
Kekurangan Lahan Bangunan, PCNU Ngawi Lakukan Gerakan Wakaf Tanah

Diposkan oleh On 00:20:00 with No comments

Ngawi, bantencom - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Ngawi tak henti-hentinya menggenjot realisasi pembangunan masjid dan kantor, serta gedung terpadu NU. Pada Jumat (22/4) lalu, Ketua PCNU Ngawi, KH Achmad Ulinnuha Rozy, melakukan konsolidasi pembangunan yang masih membutuhkan tanah wakaf 1250 m2. "Barusan seluruh panitia dan perwakilan Banom habis rapat mensiasati kekurangan areal bangunan,"  jelas Pengasuh Pesantren Temulus ini saat ditemui di kantor lama, Jl A. Yani, Ngawi.

Kiai Ulin, begitu biasa disapa, membeberkan strategi dalam mensukseskan kekurangan lahan tersebut.

"Kalau tahun 2015 sukses 3120 m2 wakaf tanah, awal 2016 pengurukan, nah Insyaallah kekurangan waqaf kali ini mudah-mudahan juga mengikuti kesuksesan sebelumnya. Demi memaksimalkan usaha tersebut, ada peningkatan strategi lebih sehingga nantinya tim akan langsung turba (turun ke bawah) dengan para banom-banom," jelas kiai asal Demak ini.

Pada gerakan wakaf sebelumnya, pihak NU menggunakan jalur struktural dari cabang hingga ranting ataupun sebagian jalur perseorangan, itupun melalui alat telekomuniksi, dan turba merupakan alternatif tambahan. Agar potensi seluruh jamaah Nahdliyah semakin maksimal, dan peran serta para punggawa NU dan Banom juga tidak tersia-siakan, maka pada gerakan wakaf sekarang ini seluruh cara akan ditempuh.

"Meskipun berliku-liku, Alhamdulillah sampai detik ini pembangunan telah selesei pada wilayah pengurukan, pembuatan sumur, dan direksi keet, dan semoga dalam 3 tahun ke depan bisa terealisasi," pungkasnya.

Kali ini, tim panitia menggunakan mekanisme wakaf Rp350.000 per–m2. Dengan maksud agar warga NU, pengusaha, ataupun pejabat bisa bergabung dan berpartisipasi dengan cara membeli tanah dimulai dengan harga 350.000 rupiah.

Sumber: Nu Online