bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Cara Jitu Berburu Uang dari Gipang

Diposkan oleh On 13:10:00 with No comments

Serang, bantencom – Gipang merupakan makanan khas Kota Serang yang keberadaannya sudah amat jarang di temui, atau hanya bisa di konsumsi diwaktu-waktu tertentu saja. Padahal, dari rasa perpaduan gurih dan manisnya sebuah gipang dapat menghadirkan kerinduan dan ketagihan yang nikmat bagi mereka yang pernah mencicipinya.

Demi menjaga kue khas Kota Serang ini dari kepunahan, Dinas pariwisata Pemuda, Olahraga dan (Disparpora) Kota Serang berupaya mengajarkan cara membuat dan mengolah kue gipang menjadi makanan khas yang memiliki cita rasa dan nilai jual yang tinggi, agar kekhasan ini dapat berbuah menjadi ladang bisnis yang manis.

Bertempat di Hotel Taman Sari Kota Serang, Selasa, (15/5/18) puluhan pemuda tampak antusias mengikuti jalannya pelatihan tersebut. Mereka dilatih membuat aneka kue gipang dengan berbagai varian rasa, yang tentu saja membuat kue gipang menjadi jajanan kekinian.

Kasie Kemitraan dan Kewirausahaan Disparpora Kota Serang, Dede Mar menjelaskan pemuda kota Serang tersebut dilatih untuk membuat kue gipang, dilatih cara pengemasan dan diberikan pelatihan cara pemasaran yang baik agar dapat dikembangkan menjadi usaha yang dapat menopang finansial mereka dimasa depan." Kami berharap, agar pemuda kota serang lebih kreatif dan semangat menciptakan peluang –peluang usaha dari hal terkecil sekalipun," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt). Kepala Disparpora Kota Serang, Heri Hadi Ketika ditemui Lintas Banten menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan motivasi kepada para pemuda di Kota Serang agar menjadi pribadi yang mandiri dengan terus berkarya dan berinovasi  menghasilkan hal-hal yang baru.

"Kue gipang merupakan makanan khas kota ini, sudah sepatutnya kita, para generasi muda untuk tetap melestarikan dan mengembangkan kue khas gipang ini menjadi makanan yang disukai bukan saja oleh Warga Banten, tetapi masyarakat luas, jika perlu hingga mendunia," ujarnya.

Dirinya juga berharap agar pemuda dapat melihat peluang untuk memasarkan gipang menjadi ladang usaha dengan keuntungan yang besar. "Itulah cara jitu berburu uang dari kue gipang," ujarnya mantap.(*indri)
Insiden Bom Surabaya, Warga Banten Pertanyakan Kinerja BIN

Diposkan oleh On 19:52:00 with No comments

Serang, bantencom - Indonesia kembali dikagetkan dengan serangkaian bom bunuh diri oleh orang yang tidak bertanggung jawab, pelaku teror melakukan aksi nya di gereja Surabaya, Jawa Timur Senin 13 Mei 2018.

Sedikitnya 10 orang meninggal dan puluhan orang mengalami luka-luka. Bom meledak ditiga tempat yang berbeda dan dalam waktu yang hampir bersamaan. 

Hingga kini proses evakuasi korban dan identifikasi masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
Insiden tersebut kontan menjadi viral dimedia sosial. Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengecam tindakan teroris tersebut.

Sementara salah satu warga Banten Umar juga mengomentari insiden bom di Surabaya, bahwa para pelaku merupakan orang yang biadab dan tidak beragama.

"Pelaku pengeboman gereja di Surabaya tersebut sangat biadab dan tidak beragama" kata Umar

Pemuda yang juga pengusaha warnet dan service komputer ini juga menyayangkan pihak Inteligen negara yang tidak mampu mencegah terjadinya pengeboman di Surabaya.

"Saya selaku orang awam mempertanyakan kepada Badan Inteligen Negara mengapa hal ini bisa terjadi, padahal negara memberikan anggaran yang besar dan personel yang ada di Lembaga  itu (BIN) merupakan orang-orang pilihan" katanya
Pelaku Perusakan Mapolsek Bisa Bertambah

Diposkan oleh On 19:09:00 with No comments

Lebak, bantencom - Tim gabungan dari Polda Banten beserta Polres Lebak ringkus 16 pelaku yang diduga menjadi provokator dan pelaku aksi perusakan kantor Polsek Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten.
Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan, hal ini berawal dari dua orang menyerahkan diri pada pukul 02.00 WIB dini hari dan sisanya ditangap di Cisolok dan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

"16 orang yang diduga pelaku pengrusakan tersebut ditangkap oleh tim gabungan Polres Lebak dan Polda Banten, semua berdasarkan alat bukti yang ada dan Kita masih kembangkan kepada tersangka lainnya," ujar Kapolres Lebak.

Adapun untuk data pelaku pengrusakan diantaranya adalah dua orang yang menyerahkan diri berinisial YY (39) dan A alias Y (20) asal Kecamatan Bayah, namun para tersangka lain yang ditangkap adalah AS (50), F (27), J (20), E (50), D (35), H (36), G (40), R (32), H (33), MH (39), S (38), AH (33), M (40).

Sambung Kapolres, para pelaku ini pun kemudian dibawa langsung ke Mapolda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut, kemungkinan penangkapan terhadap pelaku penyerangan dan perusakaan ini menurutnya juga akan bertambah, lantaran diduga para pelaku saling mengenal. (red)
Ini Manfaat Kerokan Fersi Guru Besar Fakultas Kedokteran UNS

Diposkan oleh On 19:07:00 with No comments

bantencom, Meski ada pengobatan modern, hingga kini orang Indonesia, terutama di Jawa, tetap akrab dengan kerokan saat merasa tidak enak badan.

Seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Prof Didik Gunawan Tamtomo meneliti manfaat kerokan. Penelitian itu dilakukan tahun 2003-2005.

"Kerokan adalah kearifan lokal. Pasien saya menyatakan, kalau belum kerokan, belum puas," kata Didik di Solo.

Pada tahap awal, Didik melakukan survei kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya, dari 390 responden berusia 40 tahun ke atas yang mengembalikan kuesioner, hampir 90 persen mengaku kerokan saat "masuk angin".

Responden Didik adalah para pasien, tetangga, dan pedagang di pasar. Para responden meyakini manfaat kerokan untuk menyembuhkan "masuk angin".

Istilah "masuk angin" sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Masuk angin merujuk pada keadaan perut kembung, kepala pusing, demam ringan, dan otot nyeri.

Kerokan di Indonesia biasanya menggunakan uang logam ataupun alat pipih tumpul yang digerakkan di kulit secara berulang-ulang menggunakan minyak sebagai pelicin.

1. Tidak merusak

Pada tahap kedua, Didik menjadikan dirinya sebagai obyek penelitian. Ia mengerok bagian tangannya lalu dibiopsi, yaitu diambil sedikit jaringan kulit epidermisnya (kulit ari) untuk pemeriksaan mikroskopis.

"Selama ini ada anggapan, orang yang sering dikerok kulitnya akan rusak, pori-pori kulitnya membesar, atau pembuluh darahnya pecah. Namun, hasil pemeriksaan di laboratorium patologi anatomi UNS menunjukkan tidak ada kulit yang rusak ataupun pembuluh darah yang pecah, tetapi pembuluh darah hanya melebar," kata Didik.

Melebarnya pembuluh darah membuat aliran darah lancar dan pasokan oksigen dalam darah bertambah. Kulit ari juga terlepas seperti halnya saat luluran.

2. Meningkatkan endorfin

Penelitian tahap akhir adalah penelitian biomolekuler, yakni pemeriksaan darah dari orang yang kerokan dan orang yang tidak kerokan. Didik mengumpulkan sejumlah orang dengan kondisi serupa, seperti berat badan, usia, dan mengalami nyeri otot sebagai salah satu ciri "masuk angin". Semua responden adalah perempuan karena mereka dinilai lebih suka kerokan daripada laki-laki.

Para responden dibagi dalam dua kelompok dan menjalani pemeriksaan darah. Kelompok pertama kemudian dikerok, sedangkan kelompok kedua tidak. Seluruh responden selanjutnya diperiksa lagi darahnya. Ada empat hal yang diamati, yakni perubahan kadar endorfin, prostaglandin, interleukin, serta komplemen C1 dan C3.

Hasilnya, kadar endorfin orang-orang yang dikerok naik signifikan. Peningkatan endorfin membuat mereka nyaman, rasa sakit hilang, lebih segar, dan bersemangat.

3. Kadar prostaglandin turun.

Prostaglandin adalah senyawa asam lemak yang antara lain berfungsi menstimulasi kontraksi rahim dan otot polos lain serta mampu menurunkan tekanan darah, mengatur sekresi asam lambung, suhu tubuh, dan memengaruhi kerja sejumlah hormon.

Di sisi lain, zat ini menyebabkan nyeri otot. Penurunan kadar prostaglandin membuat nyeri otot berkurang.

"Adapun perubahan komplemen C3, C1, dan interleukin yang menggambarkan adanya reaksi peradangan tidak signifikan," kata Didik.

Ia menyarankan, kerokan sebaiknya dimulai dari atas ke bawah di sisi kanan dan kiri tulang belakang, dilanjutkan dengan garis-garis menyamping di punggung bagian kiri dan kanan. Alat pengerok dipegang 45 derajat agar saat bergesekan dengan kulit tidak terlalu sakit.

Salah satu unsur dalam kerokan yang mendukung pengobatan adalah hubungan emosional antara orang yang dikerok dan orang yang mengerok. "Ibu yang mengerok anaknya sambil bercerita merupakan unsur biopsikososial dalam pengobatan yang kini digalakkan dalam pengobatan modern," kata Didik. (Net)
Ini Janji Para Calon Pemimpin Kota Serang Soal Pengangguran

Diposkan oleh On 15:19:00 with No comments

Serang, bantencom – Debat Terbuka untuk para pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Serang 2018 yang digelar oleh KPU Kota Serang pada hari Jumat 11 Mei 2018 merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui oleh para calon pemimpin di Kota Serang.

Para calon Walikota dan wakil Walikota serang memaparkan program-program kerja jika terpilih menjadi penguasa dipemerintahaan Kota Serang selama lima tahun kedepan. 

Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin mengatakan, debat kandidat ini merupakan salah satu rangkaian kampanye seperti yang ada dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 2 tahun 2018 tentang tahapan kampanye.

"Saat ini seperti yang kita ketahui, kita masih dalam tahapan kampanye, salah satunya adalah debat kandidat ini," jelas Heri saat memberikan sambutan di debat kandidat Pilkada Kota Serang 2018 di salah satu hotel Kota Serang, Jumat (11/5/2018) malam.

Menurutnya, debat kandidat ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Serang dikarenakan memiliki dua keuntungan bagi seluruh kandidat.

"Yang pertama adalah para paslon masing-masing secara terbuka dapat memaparkan visi misi dan program kepada masyarakat sebanyak 422.072," tuturnya.

Keuntungan selanjutnya adalah, masyarakat dapat melihat, mendengar dan langsung menyimak visi misi dan program kerja dari masing-masing paslon. Diharapkan debat ini juga akan mendukung target partisipasi pemilih yang ditetapkan, yaitu sebesar 70 persen. "Dan tentu akan menentukan pilihannya mereka," lanjut Heri.

Heri berharap, debat terbuka ini juga akan berlangsung secara kondusif tanpa ada hal-hal yang merusak nilai dari debat terbuka Pilkada Kota Serang 2018 ini. 

"Kami menghimbau agar dapat mengikuti debat ini secara santun, kita tetap bersaudara walaupun memiliki pilihan yang berbeda," imbuhnya.

Untuk menunjang hal tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan pihak keamanan dan juga penyelenggara pemilu lainnya.

Selain memaparkan visi misi, para paslon tersebut juga menjawab beberapa pertanyaan yang telah disiapkan oleh tim panelis yang diketuai Asnawi Syarbini dan dimoderatori oleh Suhaedi.

Perbedaan program terlihat pada saat para paslon menjawab pertanyaan terkait bagaimana mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kota Serang.

Paslon Nomor 3 Syafrudin-Subadri yang mendapatkan kesempatan menjawab pertama mengatakan akan membangun akses terlebih dahulu dalam rangka menarik investor untuk hadir di Kota Serang.

"Bagaimana investor akan hadir dan menyerap tenaga kerja, jika infrastruktur kita tidak menunjang untuk pengembangan usaha tersebut. Selain itu, pembangunan industri juga harus sesuai dengan RTRW yang ada, misalnya Kecamatan Taktakan yang untuk Agrobisnis," jelas Syafrudin.

Ia juga menyatakan, belum ada keberpihakan terhadap pengembangan UMKM yang ada, sebab itu, ia akan memberikan bantuan untuk pengembangan sektor tersebut.
"UMKM masih terlunta-lunta, kesulitan modal dan pemasaran, kedepannya harus lebih diberdayakan," lanjutnya.

Paslon Nomor urut 2 Samsul-Rohman mendasarkan argumennya kepada data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Serang yang menunjukkan beberapa sektor usaha yang dominan di Kota Serang.

"Ekonomi kreatif masih sangat dimungkinkan untuk dikembangkan dalam rangka mengurangi angka pengangguran. Kami akan bangun sentra-sentra ekonomi kreatif tersebut di setiap kecamatan," jelas Samsul.

Ditambahkan, kedepannya Paslon dari jalur perseorangan ini juga memiliki program-program yang akan menyerap tenaga kerja, seperti pembangunan kebun binatang, taman buah dan taman bunga. "Juga revitalisasi wisata-wisata religi yang ada untuk menyerap tenaga kerja," kata Samsul.

Sementara itu, Paslon Nomor Urut 1 Vera-Nurhasan menegaskan akan membina UMKM yang ada, serta memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha yang baru merintis.
"Kita akan gratiskan perizinan bagi usaha yang modalnya dibawah 500 juta rupiah," jelas Vera.

Vera juga mengatakan, akan memberikan kemudahan untuk mendapatkan bantuan modal. (Red).
Demo Nelayan di Mapolsek Bayah Berujung Anarkis

Diposkan oleh On 13:55:00 with No comments

Serang, bantencom, Ratusan Nelayan Mengamuk, Kantor Mapolsek Bayah  Dan Sejumbalah Mobil Patroli Polsek Bayah Habis di bakar pada hari Sabtu, 12/05/2018, Kendaraan Patroli milik Mapolsek Bayah dibakar massa. 

Ratusan nelayan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak mengamuk  di kantor mapolsek bayah dan merusak fasilitas milik Mapolsek Bayah, aksi penyerangan oleh ratusan nelayan dari beberapa daerah di Bayah, Lebak, Banten

Akibat kerusahan itu, dilaporkan satu unit kendaraan patroli polisi dan empat unit motor dinas dibakar massa, satu unit mobil pelayanan rusak berat, sembilan motor rusak berat dan kantor Mapolsek dirusak.Dari informasi yang dihimpun, keberingasan ratusan nelayan itu di picu karena dua orang nelayan di tabrak pada saat terjadi penangkapan bos Benur di wilayah setempat.

Kedatangan ratusan nelayan ke Mapolsek Bayah bermaksud mencari mobil Avanza hitam yang menabrak dan menangkap nelayan. Mobil Avanza hitam tersebut diduga milik petugas polisi, karena pada saat penangkapan membawa senjata laras panjang dan mengeluarkan pistol.

"Saya lagi jalan tahu-tahu di tabrak dari belakang sama mobil Avanza warna hitam itu, mobilnya gelap terus lari kencang dan dikejar sama massa,"ujar Herdi salah satu nelayan korban yang ditabrak mobil Avanza hitam diduga milik polisi kepada sejumlah wartawan.

Hingga berita ini dilansir Kapolsek Bayah AKP Sadimun belum berhasil dihubungi untuk dimitai konfrimasi terkait kerusahan yang terjadi.

Sementara, aksi massa nelayan masih berlangsung dan massa gabungan dari nelayan Pulomanuk, Bayah dan Cisolok Sukabumi dilaporkan semakin beringas. (rid)
PT. KENDA Diduga Banyak Mempekerjakan Tenaga Asing

Diposkan oleh On 13:24:00 with No comments

Disaat putra bangsa krisis pekerjaan, banyak tenaga kerja asing di Indonesia.

Serang - Bantencom,  PT. KENDA yang memproduksi ban sepeda dan ban motor,  di desa Kareo kecamatan Jawilan Serang Banten.

Diduga banyak mempekerjakan tenaga kerja asing di segala divisi,  sementara pekerja asing  hanya diperbolehkan bekerja dibagian bagian tertentu saja, seperti  tenaga tehnisi atau pemasangan mesin enginering dan bagian bagian yang belum difahami oleh tenaga lokal.

Selebihnya tenaga lokal lah yang harus diberdayakan, mengingat banyaknya pengangguran dinegara kita, tingkat kebutuhan yang makin mendesak.

Sementara angka pengangguran makin tinggi,  lapangan pekerjaan didominasi oleh tenaga kerja asing, sungguh ironis memang.

PT. KENDA yang diduga mempekerjakan tenaga kerja asing berasal dari Cina dan Taiwan sangatlah merugikan bangsa ini,  karena putra bangsa masih sangat membutuhkan pekerjaan disegala bidang.

Putra bangsa Indonesia pun banyak yang mempunyai bakat dan keahlian disegala bidang, maka dari itu seharusnya mereka layak untuk mendapatkan pekerjaan di negaranya sendiri.

Karena pekeejaan disektor industri didominasi tenaga kerja asing, sehingga banyaknya para pengangguran di negeri ini.

Surianto asisten direktue Pt. Kenda mengungkapkan pada Bantencom, bahwa pihaknya tidak bisa menjelaskan terkait keberadaan tenaga kerja asing yang bekerja di Pt. Kenda.

Menurutnya, ada bagian tersendiri yang bisa menjelaskan, namun saat ini belum bisa ditemui.

Menurut Surianto,  semuanya sudah berjalan sesuai prosedur tentang ketenaga kerjaan.

Diakui Surianto, Pt. Kenda hanya ada delapan tenaga kerja asing asal Cina, dan sembilan tenaga kerja asing asal Taiwan,  itupun dokumen nya lengkap.

"Selama ini Pt. Kenda hanya mempekerjakan tenaga kerja asing,  delapan tenaga kerja asing asal Cina, sembilan tenaga kerja asing asal Taiwan, dan semua itu dokumen nya lengkap, dari pihak imigrasi pun sering berkunjung kesini" ujar Surianto. (dewa)

Mau nuntut kemana niiih, Semuanya Lepas Tangan

Diposkan oleh On 16:23:00 with No comments


Serang, Bantencom - Zaman sekarang karyawan tak lagi menerima gaji di perusahaan secara tunai, salah satu nya seperti Bahtiar rifai yang menetap di kampung batu kurung desa panyabrangan kecamatan Cikeusal.Banten.  pria  yang akrab di panggil tiar bermaksud untuk mengambil uang tunai di mesin  ATM ( Automatic Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia .

     Siang itu tepat pukul 10.30 wib waktu setempat menjelang sholat jum'at situasi tidak begitu ramai hanya mengantri sekitar lima menit saja ia melakukan penarikan uang tunai di mesin ATM BRI yang biasa di gunakannya, sejumlah uang yang di tarik berjumlah Delapan belas lembar uang pecahan seratus ribu rupiah ada satu lembar yang nampak tidak biasa setelah menghitungnya, terdapat robekan di beberapa bagian tengah  dan di bagian sisi kiri uang tersebut, namun saat melakukan penukaran kepada bank rakyat Indonesia hanya uang yang bagus saja yang di terima meski uang yang robek tersebut berasal dari mesin atm bank tersebut yang tak jauh dengan tempat tinggalnya sekitar pasar pamarayan tepatnya kampung bojong loa Desa pamarayan kecamatan pamarayan.

 “maaf pak kami dari pihak bank tidak melakukan pengisian saldo mesin atm bapak bisa melakukan penukaran uang yang robek kepada vendornya langsung, ujar salah satu pegawai bank tersebut menanggapi pengajuan bahtiar”
Kejadian seperti ini bukan hanya kali pertama terjadinya di stm tersebut, pernah ada satu nasabah yang mengalami hal yang sama dan di bantu oleh nasabah lainnya mengadakan komplain untuk minta  digantikan uang yang robek kepada vendor pengisian mesin atm bank terkait, namun pihak vendor pun tak memberi respon baik,  bahkan menolak penukaran uang tersebut menurut salah satu petugas keamaan setempat”.

    Hingga berita ini dirilis bukti penarikan dan uang yang robek tersebut masih di simpan rapih oleh bahtiar korban uang robek, besar harapannya agar hal seperti ini tidak terjadi kembali, akan tetapi yang jadi pertanyaannya kepada siapa kita harus menuntut ??? ujar si korban . (BC2)