bantencom

bantencom

bantencom

Sebuah gudang kayu terbakar

Diposkan oleh On 14:01:00 with No comments

Serang, Banten com.  Sebuah gudang penyimpanan kayu bahan pembuat bingkai foto terbakar dini hari.

Gudang penyimpanan kayu yang berada dijalan Cikande Rangkasbitung km1 kecamatan Cikande Serang Banten. Hampir seluruh isi gudang terbakar, selasa 19/07/17.

PT. OLPRES yang menyimpan berbagai jenis kayu sehingga mudah terbakar, api menjalar keseluruh ruangan, termasuk mesin potong kayu,boiler dan kompresor tak luput dari amukan sijago merah.

Api sulit dipadamkan karena banyak bahan kayu hancuran serupa sekam, akibatnya menimbulkan asap yang sangat mengganggu pandangan.

Tiga unit pemadam kebakaran (damkar) dari PT. Nikomas dan dari kawasan moderen industri diturunkan, setelah tiga jam api baru dapat dipadamkan, pasalnya kesulitan sumber air.

Belum diketahui awal mula penyebab terjadinya kebakaran,
Namun kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Menurut Ongo, karyawan PT. Olpres yang tinggal di mess perusahaan, dirinya tak tau pasti awal mula terjadi kebakaran, sepengetahuannya api sudah membesar sejak pukul 04.30 dinihari. "saya ga tau pasti penyebab kebakaran, saya taunya api sudah menyala kesrluruh ruangan sekira pukul 04.30 dinihari" ujarnya kepada Banten com (Dewa)




Jaga keharmonisan, Warga non Muslim Berbagi Pada Warga Yang Merayakan Idul Fitri

Diposkan oleh On 02:18:00 with 1 comment

Serang, bantencom - Idul Fitri yang sedang dirayakan oleh masyarakat Kota Serang Banten mendapat bingkisan oleh warga non muslim dan aparat TNI dan Polisi usai melaksanakan solat idul fitri di Alun-alun Kota Serang Banten, Sabtu, 25 Juni 2017.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo, Kapolres Serang  , Walikota Serang Tb. Haerul Jaman dan seluruh SKPD Kota Serang.

Dalam acara tersebut, Kapolda Banten mengatakan bahwa anggota kepolisian, TNI dan warga non muslim secara sepontan memberikan sedikit bingkisan kepada warga muslim yang sedang merayakan idul fitri.

"Tadi saat melaksanakan pengamanan lebaran, secara spontan anggota TNI, Polri dan warga non muslim memberikan sedikit bingkisan kepada masyarakat yang merayakan lebaran" ungkapnya

Lebih lanjut Listiyo mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh warga non muslim tersebut merupakan salah satu bentuk toleransi antar umat beragama, sehingga keharmonisan akan senantiasa terjalin khususnya di Wilayah Banten. Kapolda yang beragama kristen ini juga berharap keharmonisan yang dilakukan di wilayah Banten menjadi barometer kerukunan antar umat beragama di Daerah lainnya di Indonesia.

"Kerukunan antar umat beragama di wilayah banten agar senantiasa terus ditingkatkan, sehingga keharmonisan antar warga tetap terjalin, dan saya juga berharap kerukunan beragama di Wilayah Banten bisa menjadi barometer terhadap kerukunan beragama di daerah lainnya di Indonesia" ungkap Listiyo.

Sementara Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin, S.Ik mengatakan bahwa acara ini baru pertama terjadi warga non muslim yang dipimpin para pendetanya serta anggota TNI dan Polri yang beragama Nasrani memberikan ucapan selamat hari raya idul fitri kepada warga yang sedang merayakan lebaran, selain itu ada bingkisan yang diberikan oleh mereka.

"Acara ini baru pertama terjadi warga non muslim yang dipimpin para pendetanya serta anggota TNI dan Polri yang beragama Nasrani memberikan ucapan selamat hari raya idul fitri kepada warga yang sedang merayakan lebaran, selain itu ada bingkisan yang diberikan oleh mereka. Hal ini baik guna memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kerukuna antar umat beragama akan semakin harmonis tanpa memandang keyakinan masing-masing. Kata Komarudin. (Rid)

PTSP BANTEN TERAPKAN PTSP ONLINE

Diposkan oleh On 10:54:00 with 3 comments

Serang, bantencom - Kegiatan penanaman modal (baca: investasi) memegang pernanan penting dalam mendorong pembangunan suatu daerah.

Melalui kegiatan penanaman modal yang dilakukan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), potensi ekonomi suatu daerah dapat tergali. Sebagai daerah dengan kondisi alam yang potensial, ditambah letak geografis yang strategis, pemerintah Provinsi Banten menyadari potensi yang dimiliki merupakan modal berharga yang perlu dioptimalkan. Berkat kegigihan Pemrpov Banten dalam mempromosikan potensi investasi, pertumbuhan investasi di Banten semakin cemerlang. Kegiatan investadi di Banten telah berhasil membuka lapangan pekerjaan di berbagai sektor, terutama industri padat karya.

Untuk merangsang investor masuk, dibutuhkan pelayanan yang prima, efisien, dan transparan. Dalam rangka menjawab kebutuhan para investor dalam mengurusi izin secara cepat dan efektif, Pemerintah  Provinsi  Banten meluncurkan layanan terintegrasi melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang diterapkan di setiap daerah, tak terkecuali Provinsi Banten. Salah satu poin terpenting yang terdapat dalam PTSP yakni menyederhanakan penyelenggaraan pelayanan perizinan agar tercapai kemudahan dalam mengajukan perizinan.
Untuk menciptakan efisinsi dan peningkatan daya saing, pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten kini menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) online.

Dengan sistem perizinan online dan pendelegasian kewenangan penyelenggaraan perizinan dan nonperizinan ini, masyarakat tidak perlu repot atau bolak balik ke Dinas teknis (terkait) untuk melengkapi persyaratan perizinan yang dimohonkan.
PTSP Diapresiasi KPK 
Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim mengatakan, layanan perizinan online tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai keperluannya di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pelayanan perizinan yang cepat, efektif, dan transparan, akan mewujudkan kemudahan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan perizinan.

"Kita ingin pelayanan yang diberikan pada masyarakat transparan dan efisien. Apalagi PTSP Banten mendapat catatan hijau dari KPK yang artinya realisasinya memuaskan," kata WH, sapaan akrab Wahidin Halim saat launching PTSP Online, di Kota Serang, Selasa (20/6).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korpsugah) KPK Asep Rahmat Suwanda. Dalam kesempatan tersebut, Asep mengapresiasi PTSP Provinsi Banten yang telah mendapatkan nilai "hijau". Bila dibandingkan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Provinsi Banten PTSP Banten telah dianggap melaksanakan rencana aksi pencegahan  korupsi  oleh KPK.  Asep menambahkan,  keberhasilan penerapan perijinan atau PTSP di Banten yang dinilai memuaskan. Menurutnya, pelaksanaan PTSP secara online di Banten merupakan bagian dari rencana aksi dalam Korsupgah di Banten. Sejak awal 2017, Pemrpov Banten telah melakukan evaluasi untuk mengejar berbagai ketertinggalan menuju sistem online. Asep menegaska, dari 8 rencana aksi pencegahan korupsi, pelayanan PTSP merupakan contoh keberhasilan yang patut ditiru.

"Kita butuh pegawai dan pimpinan yang memiliki integritas dan tinggi dalam memberikan layanan pada mayarakat. Kita butuh kode etik pelayanan agar bebas dari suap dan pungutan liar (pungli)," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Wahyu Wardhana memaparkan tentang mekanisme penggunaan perizinan online. Dijelaksan Wahyu, PTSP online tersebut berupa aplikasi yang bisa diunduh melalui smarthpone.

Pemohon dapat melakukan sendiri pendaftaran perizinan dengan membuka laman http://dpmptsp.bantenprov.go.id/  > SIPEKA > Layanan Perijinan Online. Pemohon bisa memilih jenis perizinan yang dimohonkan. Dengan sistem ini, masyarakat tidak perlu menggunakan jasa perantara atau calo untuk mengurus perizinan yang dimohonkan. Dari 210 jenis perizinan yang ada, baru 129 jenis perizinan yang sudah bisa menggunakan sistem online. (adv)

Peringati HUT Bayangkari Polda Banten Gelar Nikah Masal

Diposkan oleh On 11:26:00 with No comments

Serang, bantencom - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bayangkari ke 65 tahun 2017, acara tersebut dilaksanakan di gedung serba guna Mapolda Banten. Jum'at 16 Juni 2017.

Antusias terlihat dari para peserta yang mengikuti nikah masal ini, senyum ceria raut wajah peserta.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin menjelaskan bahwa acara nikah masal ini penting, karena dengan melakukan nikah secara resmi atau yang tercatat oleh pemerintah dan memperoleh surat nikah. Surat nikah tersebut dibutuhkan untuk membuat akte kelahiran anak.

"Pasangan yang mengikuti nikah masal ini akan memperoleh surat nikah, sebagai sarat dalam pembuatan akte kelahiran anak nantinya Sebanyak 42 pasang suami istri siri masing-masing membawa dua saksi" jelasnya

Ketua Bayangkari Polda Banten Juliati Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa acara ini digelar dalam rangka memenuhi hak masyaraka untuk memperoleh akte nikah dari negara. Antusias warga dalam mengikuti isbat nikah ini cukup banyak, seratus lebih pemohon yang mendaftar, namun karena kurangnya beberapa persyaratan, hanya 42 pasang yang bisa ikut.

"dalam rangka memenuhi hak masyaraka untuk memperoleh akte nikah dari negara. Antusias warga dalam mengikuti isbat nikah ini cukup banyak, seratus lebih pemohon yang mendaftar, namun karena kurangnya beberapa persyaratan, hanya 42 pasang yang bisa ikut" katanya.

Unjuk rasa buruh PT. Avian terkait PHK sepihak.

Diposkan oleh On 19:53:00 with 1 comment

Ratusan buruh yang mengatas namakan aliansi serikat buruh kabupaten Serang, berunjuk rasa didepan PT.  Avian kawasan Pancatama kecamatan Cikande Serang Banten.

PT.  Avian yang berada dikawasan industri Pancatama kecamatan Cikande Serang Banten yang memproduksi jenis jenis cat bermerk Avian tersebut, ternyata tidak mematuhi undang undang ketenaga kerjaan.

Hal ini terbukti dengan adanya aksi buruh yang berlangsung Rabu 07/2017 didepan PT. Avian bukan tanpa alasan, para buruh menuntut keadilan dan hak hak normatipnya. Dengan di PHK 81 orang tanpa alasan yang jelas, para buruh tetap memperjuangkan nasib teman temannya dan menuntut kebijakan yang mengacu pada kesewenang wenangan pihak perusahaan terhadap teman teman mereka yang di PHK sepihak.

Apalagi selama ini mereka menerima upah murah, terkait kebijakan juga masih belum memadai, seperti uang makan, uang premi,  uang lembur,  itupun tidak ada.

Dari 250 karyawan,  hanya 50 orang saja yang sudah diangkat menjadi karyawan tetap, ironisnya mereka bekerja hingga 10 tahun masih tenaga kontrak (autcotsing).  Hal ini diungkapkan  Supardi yang sudah puluhan tahun bekerja di PT. Avian "Di PT. Avian managemennya ga beres, teman kami 81 orang di PHK tanpa ada alasan yang jelas, terlebih tunjangan seperti uang makan, uang premi, uang lembur itupun ga ada, bahkan karyawan ada yang sudah bekerja puluhan tahunpun belum diangkat sebagai karyawan tetap,hal ini tentu saja melanggar undang undang ketenagakerjaan" ujarnya.

"Kami akan tetap duduki perusahaan ini, kami tutup gerbang PT. Avian sampai tuntutan kami dipenihi" tambahnya (Dewa)

Bangun pagar sekolah dengan memotong uang tabungan siswa

Diposkan oleh On 13:49:00 with 2 comments

Serang, bantencom. Membangun pagar sekolah SDN1 Sukajadi kecamatan Kragilan Serang Banten, dengan memotong uang tabungan siswa ironis memang, yang seharusnya digunakan untuk keperluan siswa jelang kenaikan kelas membeli perlengkapan alat tulis dan baju seragam malah dipotong untuk membangun pagar sekolah.

Alasan pihak sekolah karena pagar sudah mau ambruk, dengan dipotong Rp. 200.000/siswa, Rp. 350.000 bagi yang mempunyai anak dua dalam satu sekolah dan Rp.500.000 bagi yang mempunyai tiga anak dalam satu sekolah tersebut.

Sudah jelas para orang tua sangat keberatan, hal ini diungkapkan Siti Umemi yang anaknya duduk dikelas tiga, dirinya mengaku keberatan dengan potongan uang tabungan anaknya sebesar Rp. 200.000 karena kalo tidak bayar anaknya tidak diberi kartu kuning sebagai persyaratan mengikuti ujian kenaikan kelas. "Sebenarnya saya keberatan uang tabungan anak saya dipotong Rp.200.000 karena uang itu mau buat beli peralatan sekolah jelang kenaikan kelas, tapi kalo ga bayar anak saya ga dikasih kartu kuning sebagai persyaratan ikut ujian kenaikan kelas" ujarnya.

Menurut pengakuan wakil ketua komite SDN1 Sukajadi H.Mansur Nawawi, karena melihat banyaknya uang tabungan siswa, hingga ada yang mencapai Rp. 15.000.000 tiap siswa, maka dirinya berinisiatif untuk memotong uang tabungan siswa sebesar Rp. 200.000/siswa dengan jumlah 210 siswa, untuk membangun pagar sekolah SDN1 Sukajadi yang sudah mau ambruk, itupun berdasarkan musyawarah dengan orang tua siswa. "Saya melihat tabungan siswa besar sekali, bahkan ada siswa yang tabungannya mencapai Rp.15.000.000 jadi gaada salahnya kalo siswa dikenakan iuran Rp.200.000/siswa untuk membangun pagar sekolah yang sudah mau roboh, itupun hasil musyawarah dengan orang tua siswa" Ujarnya.

Sedangkan kepala sekolah SDN1 Sukajadi Sutarsih, mengaku tidak tau karena dirinya baru tiga bulan diangkat sebagai kepala sekolah SDN1 Sukajadi. "Saya tidak tau karena saya baru tiga bulan diangkat jadi kepala sekolah  SDN1 Sukajadi,  dan sekolah disini lancar-lancar aja gaada masalah" terangnya (Dew).

Jembatan penghubung antar kabupaten ambruk

Diposkan oleh On 04:15:00 with 2 comments

Serang, bantencom.  Sebuah jembatan ambruk pada bagian sisinya, nampak dari samping jembatan ini sudah tak layak dilalui oleh kendaraan jenis truk.

Jembatan penghubung antar kabupaten yaitu kabupaten Serang dan kabupaten Lebak ambruk sebagian, tepatnya didaerah Nyapah kecamatan Walantaka Serang Banten.

Jembatan ini satu-satunya penghubung jalan Ciruas-Warung gunung atau Serang-Lebak. Keadaannya sangat mengkhawatirkan, terlebih posisi jalan menikung dan licin karena jalan dialiri air yang tanpa grainase, hal ini tentu membahayakan kendaraan yang melintas.

Tanpa penerangan lampu jalan disaat malam hari, para pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Disisi jembatan yang ambruk minim rambu-rambu, hanya ada patok tanda alakadarnya yang dibuat oleh warga yang sadar akan keselamatan pengguna jalan.

Ambruknya sebagian jembatan ini sudah berlangsung sejak lima bulan lalu, namun entah mengapa hingga kini belum ada perbaikan dari dinas terkait. Padahal sebentar lagi jelang lebaran, sudah pasti jembatan ini akan ramai dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Para pengguna jalan merasa was-was saat melintas, karena sebagian jembatan yang tersisapun keadaannya sangat mengkhawatirkan, karena kondisinya sudah tidak layak, mungkin sudah lapuk dimakan isia.

Diungkapkan Lamhari warga Warung gunung, dirinya merasa was-was saat melintas dijembatan ini,selain jembatan yinggal separuh, keadaannya licin dan jembatan yang tersisapun nampak rapuh. Namun menurutnya sangat terpaksa karena tidak ada jalan lagi, kalau harus memutar kearah Serang,  terlalu jauh menurutnya.

"Saya merasa was-was saat melintas dijembatan ini, tapi terpaksa karena gaada jalan lain, sangat terlalu jauh jika harus berputar lewat kota serang" ujarnya (Dewa).