bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
Babinsa  Koramil Cikande Dan Bhabinkamtibmas Selalu, Ajak Warga Isolasi Mandiri Cegah Covid1-19

Diposkan oleh On 00:13:00 with No comments

Serang, bantencom - Guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). Babinsa Koramil 0219/Cikande Kodim 0602/Serang Serda Andin Rahmat H dan Bhabinkamtibmas Polsek Cikande Brigadir Imam, selalu mengingatkan warga untuk mengikuti dan mematuhi setiap kebijakan pemerintah. Sehingga dapat memutus penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Salah satunya adalah dengan mengajak warga Isolasi Mandiri dan Physical Distancing atau menjaga jarak aman, khususnya yaitu orang per orang sekitar 1 (Satu) Meter. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Ketos Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Banten, Selasa (31/03/2020).

Serda Andin Rahmat H mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan, agar seluruh warga dapat terhindar dari Virus Covid-19. Dimana dengan melaksanakan Phycical Distancing atau menjaga jarak aman, kita semua akan terhindar dan mencegah penyebaran virus tersebut. Tentunya pencegahan ini bukan hanya tugas dari pemerintah dan TNI-Polri, tetapi merupakan tugas kita bersama. 

Selain itu, disampaikan juga oleh Serda Andin, saat ini sudah melakukan pendataan seluruh warga yang bekerja di Zona merah penyebaran Virus Corona. Tentunya agar masing-masing warga tersebut, melaksanakan Isolasi Mandiri selama 14 hari. Sehingga mereka yang bekerja di zona merah, dapat dipastikan tidak terkena Virus Corona. 

" Kami sebagai Babinsa bersama Bhabinkamtibmas akan selalu melaksanakan himbauan kepada seluruh warga, agar terhindar dari Virus Corona. Yaitu untuk selalu hidup bersih. Selalu mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menjaga kebersihan diri. Berolahraga secara teratur dan berjemur di panas matahari sekitar 30 menit. Tetap berada didalam rumah, jika tidak ada keperluan yang penting dan menjaga jarak aman perorangan. Kami juga bersama aparat desa akan melaksanakan penyemprotan Disinfektan, ke rumah-rumah warga pada Rabu 01 April 2020, guna mencegah penyebaran Virus Covid-19, " kata Serda Andin.

Sementara itu, Danramil 0219/Cikande Kapten Inf Sudarsono saat dikonfirmasi menyampaikan, kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan oleh Babinsa. Agar seluruh warga mematuhi semua kebijakan, yang telah diberikan oleh pemerintah, sehingga dapat menghentikan penyebaran Virus Corona.

" Sebagai Danramil kami meminta kepada seluruh warga, untuk tetap tenang dan tidak panik. Karena saat ini pemerintah sudah berupaya untuk menghentikan penyebaran Virus Corona. Mari kita semua selalu berdo'a kepada Allah SWT, agar masalah bangsa ini cepat selesai, " pungkas Danramil.

Salah satu warga Rohim menyampaikan ucapan terimakasih, atas himbauan dari Babinsa Koramil 0219/Cikande dan Bhabinkamtibmas Polsek Cikande. " Tentunya semua himbauan akan kami laksanakan dengan baik, sehingga terhindar dari Virus Corona (Covid-19) tersebut, " ungkapnya.
Babinsa Koramil Sosialisasi Physical Distancing Langsung Kewarga

Diposkan oleh On 22:41:00 with No comments

Serang, bantencom. - Guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), Babinsa Koramil 0219/Cikande Kodim 0602/Serang Serda Andin Rahmat H, memberikan sosialisasi tentang Physical Distancing atau menjaga jarak aman, kepada warga Bertempat di Kampung Priuk Desa Ketos Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Banten, Minggu (29/03/2020). 

Serda Andin Rahmat H mengatakan bahwa akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh warga, sehingga tidak menimbulkan kepanikan karena Virus Corona. Tentunya saat ini seluruh warga harus mengikuti kebijakan yang telah diberikan oleh pemerintah. Salah satunya adalah Physical Distancing yaitu harus menjaga jarak aman orang ke orang, minimal jarak tersebut sekitar 1 meter. Juga jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. 
 
" Physical Distancing ini wajib kami sosialisasikan kepada seluruh warga, sehingga kita semua dapat terhindar dari Virus Corona (Covid-19). Tidak hanya itu saja, tetapi seluruh warga juga harus menjaga kebersihan lingkungan. Selalu mencuci tangan menggunakan sabun, dengan air yang mengalir. Selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi, agar kita semua dapat menghentikan penyebaran Virus Covid-19, " kata Serda Andin. 

Sementara itu, Danramil 0219/Cikande Kapten Inf Sudarsono saat dikonfirmasi menyampaikan, sosialisasi ini adalah perintah langsung dari Komando Atas. Untuk memberikan pemahaman kepada seluruh warga, terutama tentang pentingnya Physical Distancing guna mencegah penyebaran Virus Corona.

" Sehingga dengan melaksanakan semua kebijakan yang telah diberikan oleh pemerintah, kita semua dapat terhindar dari Virus tersebut. Mari kita semua selalu berdo'a kepada Allah SWT, sehingga permasalahan  Virus Corona (Covid-19) cepat selesai, " pungkas Danramil. 

Mustafa salah seorang warga Kampung Priuk menyampaikan ucapan terima kasih, kepada Babinsa Koramil 0219/Cikande Serda Andin Rahmat H. Karena telah datang untuk memberikan pemahaman tentang penyebaran Virus Corona (Covid-19). 

" Tentunya semua penyampaian Babinsa akan kami ikuti, terutama Physical Distancing yaitu menjaga jarak dengan orang lain sekitar 1 meter. Terutama tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting, juga menjaga kebersihan lingkungan, " ucapnya.
Relawan Banten Melawan Corona Gencar Sosialsiasi di Rumah Ibadah

Diposkan oleh On 19:16:00 with No comments

Serang, bantencom - Setelah launching handsanitizer yang diracik oleh laboran Untira, dilanjutkan dengan pembuatan wastafel portabel yang disimpan di beberapa titik keramaian di Kota Serang, kini Untirta Peduli dan Relawan Banten Melawan Corona (RBMC) melanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di mesjid dan mushola.

Kendati ada himbauan dari berbagai pihak terkait, namun mesjid dan mushola tetap ramai dikunjungi jamaah, terutama ketika tiba waktu salat maghrib.

Untuk itu Untirta Peduli dan RBMC membuka pendaftartan kepada pengurus mesjid dan mushola untuk didatangi dan melakukan penyemprotan.
"Dua hari ini pendaftaran sudah lebih dari 50 lokasi  baik mesjid maupun mushola," kata Koordinator Edukasi Relawan Banten Melawan Corona, Firman Hadiansyah, Minggu (29/3/2020).

Selain itu, Firman menambahkan pihaknya juga memberikan masker dan hand sanitizer kepada pengurus mesjid. Sebelum melakukan penyemprotan, relawan mendampingi pengurus mesjid atau ketua RT untuk membacakan himbauan edaran yang didapatkan dari Pedoman Gugus Tugas Covid-19.

"Pengumuman di speaker mesjid yang dihimbau oleh relawan dianggap efektif karena biasanya masyarakat di Banten sering memanfaatkannya untuk memberitahu kepada warga terkait banyak kegiatan," kata Firman.

Pada fase ini, relawan berharap agar himbauan tersebut terus dibacakan setiap hari untuk mengingatkan warga agar selalu waspada dan menjaga hidup sehat. Teks yang dibuat oleh relawan dibagi ke dalam tiga versi yaitu bahasa Indonesia, Jawa Serang dan Sunda.

"Supaya pesan sampai kepada masyarakat," tandasnya. (You/Red)
Sudut Pandang Beda, Pengaruhi Citra Penegakan hukum

Diposkan oleh On 00:11:00 with No comments

Serang, bantencom - Perkembangan hukum di Indonesia saat ini cukup terasa, seiring  pertumbuhan penduduk dan perkembangan social kemasyarakatan. Berbagai macam penyakit masyarakat yang menuntut dan mengharuskan hukum bergerak maju sebagai pengendali social untuk menjadi garda terdepan dalam menciptakan masyarakat yang tertib, maju dan sejahtera.  Perkembangan hukum itu sendiri ditandai dengan perkembangan komponen hukum itu sendiri, dari segi Perangkat Hukum, yakni lahirnya berbagai macam produk hukum baru dan bersifat khusus (lex spesialis), misalnya : Undang-undang no 31 tahun 1999 sebagai mana telah di ubah menjadi Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemeberantasan Tindak Pidana korupsi. Dari segi Kelembagaan Hukum yakni lahirnya Lembaga penegakkan Hukum yang Independen dan punya kewenangan khusus misalnya Komisi Pemberantasan korupsi, serta Aparatur Hukum dan Budaya Hukum.
Perkembangan hukum di Indonesia menimbulkan berbagai reaksi dari sudut pandang yang berbeda-beda. Reaksi ini tidak terlepas dari berbagai faktor baik dari dalam lembaga penegak hukum itu sendiri maupun pengaruh dari luar. Ketidak profesionalisme para aparat penegak hukum itu sendiri yang menciderai wibawa hukum di Indonesia, baik sifat Arogansi sampai keterlibatan penegak hukum dalam kasus hukum yang sedang di tanganinya. Perilaku aparat penegak hukum yang demikian seyogianya wajib dilenyapkan dari NKRI yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Jika dalam dunia perdagangan pembeli adalah Tuan, motto inilah yang seharusnya di terapkan oleh aparat penegak hukum, "Masyarakat adalah Tuan". Bukankah karena keberadaan masyarakat, ia baru ada? Bukankah tugasnya untuk kepentingan masyarakat?
Saat ini Hukum di Indonesia juga di pengaruhi oleh kekuatan politik, perang kepentingan politik berimbas kepada penegakkan hukum yang tidak berpihak kepada kepentingan umum atau masyarakat luas, keprihatinan masyarakat atas kasu-kasus yang terjadi baik yang sedang di proses oleh aparat penegak hukum maupun yang telah selesai di proses dan mendapat kekuatan hukum tetap berdampak kepada kurangnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum, yang berakibat kepada tindakan Main hakim sendiri (Eigen Rechting) atas apa yang menurutnya mengganggu kepentingan pribadi ataupun kelompoknya.
Hal lain yang mempengaruhi 

 adalah pemberitaan oleh media yang tidak berimbang kepada publik. Media sebagai pilar demokrasi yang mempunyai tugas memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi dan pengetahuan haruslah patuh kepada nilai dan azas hukum. Dalam realita sehari-hari Media terkesan menciptakan satu peradilan publik yang membentuk satu opini publik yang bebas memvonis orang salah atau benar tanpa melalui prosedur yang di atur dalam perundang-undangan, hal ini bertentangan dengan azas praduga tak bersalah (presumption of innocence). Azas ini di tujukan ke arah tegaknya hukum, keadilan, perlindungan harkat dan martabat manusia, ketertiban dan kepastian hukum.
Cita-cita hukum dalam menciptakan keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum masih sebatas teori dan mimpi saja, aturan hukum dan penerapan hukum sudah tidak sesuai lagi. Tidaklah seluruhnya salah jika ada kalimat : "Manisnya dosa, pahitnya perjuangan" demi Keadilan di Tanah Airku. ( Advokat Suwadi pemerhati hukum, sosial kemasyarakatan ) Banten, 28 Maret 2020.
Ini Ungkapan Korlap Relawan DMI Ranting Desa Pelawad

Diposkan oleh On 18:18:00 with No comments

Assalaamu'alaikum wr.wb

Alhamdulillah wasyukurillah wassholatu wassalaamu 'alaa Rosulillah.

Bersyukur kita kepada Allah SWT, Pada hari ini barusan kita melaksanaan ikhtiar penyemprotan desinfectan diseluruh wilayah Desa Pelawad.

Kami sebagai panitia pelaksana kegiatan ini bersama pemerintahan Desa Pelawad  Mengucapkan terimakasih yg sebesar2nya *"Jazaakumullah khairan katsiir."*
kepada seluruh Relawan, Ketua DKM, ketua RW, Ketua RT, Masyarakat. Tak lupa juga MT.Al-Hidayah atas kontribusinya yg luar biasa ini,   kekompakannya bahu membahu  hingga terlaksananya kegiatan ini dengan baik.

Ucapan terimakasih juga tak lupa kami sampaikan kepada BSMI, BPBD, Muspika, dan H.Madsuri selaku DPRD Prov.Banten serta Tokoh Masyarakat atas dukungannya yg luar biasa thd kegiatan ini.

Semua *Ikhtiar* kita ini adalah demi terciptanya ketenangan, keamanan dan kenyamanan dilingkungan kita. 
*Seraya memohon kepada Allah SWT* agar membebaskan kita dari wabah / pademi Covid 19  khususnya di Desa Pelawad dan seluruh penjuru dunia umumnya.

Tak lupa sebagai panitia juga memohon maaf atas segala kekurangannya dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Semoga ikhtiar kita ini dicatat sebagai amal sholeh dan dibalas oleh Allah SWT.

Akhirnya kita kembalikan semua ini kepada Allah SWT. dan semoga Allah SWT. meridhoinya.
Aamiin Yaa Robbal 'aalamiin.

Wassalam

DMI.R.Ds.Pelawad
Lawan Corona, Relawan DMI Ranting Pelawad Lakukan Penyemprotan Masal

Diposkan oleh On 12:22:00 with No comments

Serang, bantencom - Melawan virus corona DMI Ranting Pelawad melakukan penyemprotan masal secara serentak di Desa Pelawad Kecamatan Serang Kabupaten Serang Provinsi Banten, Sabtu 28 Maret 2020.

DMI menggandeng seluruh eleman pemerintah terkait untuk bersama-sama melawan Virus yang sangat meresahkan ini. Ikhtiar yang dilakukan DMI Ranting Desa Pelawad ini merupakan salah satu upaya meredam kekhawtiran sebagian warga akan virus yang mungkin saja ada di tempat-tempat yang sering disentuh.

Abul Hatim SE,Msi mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh relawan DMI Ranting Desa Pelawad, semoga kegiatan ini selain memberikan rasa aman warga juga menjadi ladang ibadah bagi semua relawan dan seluruh elemen yang terlibat

Sasaran yang menjadi tujuan utama penyemprotan ini adalah pintu pagar dan halaman rumah masing-masing. 

"Alhamdulillah penyemprotan masal ini bisa terlaksana, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh Relawan dan elemen masyarakat yang terlibat. Semoga apa yang kita lakukan ini sedikit mengurangi kekhawatiran warga akan adanya virus corona di tempat-tempat yang sering disentu. Salah satu tempat yang sering disentuh adalah handle pintu dan yang lainnya, maka kita akan lakukan penyemprotan ke seluruh rumah warga." Kata Abul Hatim yang juga seorang dosen 

Sementara itu, obat disinfektan sendiri diperoleh dari bantuan yang diberikan oleh BPBD Banten. Dalam melakukan penyemprotan Relawan DMI Ranting Desa Pelawad dikawal oleh personel kepolisian Polsek Ciruas dan Koramil 0602 Ciruas.
Untirta dan Relawan Banten Melawan Corona, Distribusikan Hasil Donasi

Diposkan oleh On 06:38:00 with No comments

Serang, bantencom - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama Relawan Banten Melawan Corona (RBMC) mendistribusikan hasil open donasi hand sanitizer dan masker untuk wartawan dan masyarakat. Tidak hanya itu,  para relawan juga telah memasang tiga wastafel portabel di Kota Serang. Jumat (27/3/2020)

Koordintaor RBMC, Hendra Leo Munggaran mengatakan, dana yang terkumpul dari open donasi tersebut mencapai Rp39 juta lebih. Dana tersebut langsung dibelanjakan masker, bahan baku pembuatan hand sanitizer dan alat mencuci tangan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus korona. Ia mengaku, pihaknya bersama Unitirta Peduli mempunyai tanggungjawab moril, salah satunya ikut membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan Covid-19. 

"Hal yang kita tahu tenaga medis itu sebagai garda terdepan melawan corona, begitu juga kawan - kawan jurnalis yang saat ini bertugas ditengah kondisi merebaknya wabah Corona harus menggunakan masker dan hand sanitizer. Kita bersama Untirta dan 20 elemen masyarakat juga ikut membantu pencegahan penyebaran Covid - 19. Jadi bukan hanya dari pemeritah saja tapi seluruh elemen juga bergerak," kata Leo.

Terkait penempatan wastafel potabel di tiga titik, Leo menjelaskan, hal itu dilakukan mengingat masih banyak masyarakat Banten yang bekerja disektor informal. Dimana, 60 hingga 70 persennya hingga saat ini masih bekerja. "Mereka yang bekerja disektor informal setiap harinya harus bekerja. Mereka butuh makan. Makanya hasil donasi yang kita kumpulkan kita buatkan alat ini (wastafel portabel). Dengan harapan, masayarakat tetap aware (waspada) terhadap penyebaran corona," jelasnya. 

Tidak hanya pengadaan alat cuci tangan portabel, Leo mengaku, pihaknya juga mebuka diri bagi masyarakat yang menginginkan tempat ibadahnya untuk disemprot disinfektan. "Nanti ada tim yang akan melakukan penyemprotan. Selain itu kita juga akan membagikan masker kepada masyarakat dan juga hand saintizer. Tim juga akan memberikan sosialisasi untuk memberikan motovasi dan edukasi ke masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivis dari Untirta Peduli dan RBMC melakukn aksi bagi-bagi masker kepada wartawan masyarakat di depan kampus Unitirta, Jalan Raya Serang-Jakarta, Pakupatan, Kota Serang. 

Setelah aksi bagi-bagi masker para relawan langsung menuju Alun-alun untuk menempatkan wastafel portabel. Selain di Alun-alun, wastafet tersebut juga ditempatkan di dua titik yakni di Pasar Lama dan Pasar Rau Kota Serang. 

Sementara itu, Rektor Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari tanggungjawab insan akademik kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dalam rangka membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan Covid-19 di Banten.

"Saya memberikan apresiasi kepada RBMC dan mahasiswa teknik Unitirta yang telah membuat wastafel portabel ini. Mudah-mudahan, dengan adanya alat ini dapat mengingatkan warga untuk senantiasa mencuci tangan," kata Fatah saat ditemui usai meninjau proses penempatan wastafel di Alun-alun Barat, Kota Serang.

Dijelaskan Fatah, wastafel ini baru diproduksi sebanyak tiga unit dengan dana yang bersumber dari relawan RBMC. "Ini didanai oleh RBMC bersama organisai lain. Untuk tahap satu baru tiga unit yang diluncurkan. Insya Allah ke depan akan kembali dibuat alat seperit ini yang akan ditempatkan di sejumlah titik tempat keramaian," jelasnya. 

Fatah juga mengimbau warga untuk rajin menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh. Hal itu dilakukan untuk menghindari tertularnya bakteri maupun virus. "Ketika berkegiatan kadang kita sering memegang barang, tanpa kita tahu ada bakterinya atau tidak. Makanya dianjurkan untuk rajin mencuci tangan. Dan ini juga untuk meredyksi potensi bakteri da virus," imbuhnya. ()
DMI Ranting Pelawad Bentuk Relawan Covid-19

Diposkan oleh On 00:39:00 with 1 comment

Serang, bantencom - Merebaknya virus korona di seluruh dunia, menjadi perhatian serius oleh seluruh elemen, tidak terkecuali DMI Ranting Pelawad. DMI menggandeng muspika setempat melakukan langkah nyata untuk mencegah penyebaran virus khususnya di Desa Pelawad. Rakor dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2020 di halaman Masjid Nurul Huda Blok Gardenia TCP, Desa Pelawad

Hadir dalam rapat koordinasi antara lain, Ketua DMI Rating Pelawad Abul Hatim SE, MSi, Camat Ciruas Drs Eri suhaeri M.si , Kepala Desa Pelawad, Tokoh Masyarakat yang juga selaku ketua Bapemperda DPRD Provinsi Banten, Babinsa Koramil Ciruas serda Asep, dan Babinkamtibmas Polsek Ciruas Muhidin

Ketua DMI Rating Pelawad Abul Hatim, rencana penyemprotan disinfektan se desa Pelawad ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar agar penyebaran virus covid-19 tidak meluas di Pelawad. DMI membentuk tim relawan lawan covid -19 

"Tim relawan terdiri dari 25 orang dan akan disebar ke setiap RW untuk melakukan penyemprotan 
ke seluruh halaman rumah warga se 
Desa Pelawad. Hal ini kita lakukan sebagai salah satu ikhtiar agar Korona tidak menyebar ke pelawadd" katanya
 
Camat Ciruas mengatakan pihaknya siap membantu dengan berkordinasi dengan BPBD Kabupaten untuk mengirim personel untuk kegiatan ini.

"Saya akan berkordinasi dengan BPBD Kabupaten Serang untuk membantu kegiatan ini, rencana besok juga kita akan melakukan penyemprotan di pasar Ciruas" katanya

Kepala Desa Pelawad Rifa'i mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi langkah DMI Ranting Pelawad, pihak desa juga siap memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan DMI terutama personel untuk wilayah RW 1, 2 dan 3

"Saya mengapresiasi langkah DMI Ranting Pelawad, pihak desa juga siap memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan DMI terutama personel untuk wilayah RW 1, 2 dan 3 dan silahkan gunakan kantor desa sebagai titik kumpul untuk kegiatan ini" Kata Rifa'i

Sementara itu H. Madsuri memberikan tanggapan bahwa langkah pencegahan ini merupakan kewenangan 
BPBD, oleh karena itu dirinya sudah melakukan kordinasi dengan BPBD Provinsi Banten. Selaku anggota dewan memiliki wewenang untuk penganggaran dan pengawasan didinas tersebut. Hasilnya BPBD Provinsi akan mengirimkan timnya ke Desa Pelawad untuk melakukan penyemprotan.

"Secara kebetulan saya ada koordinasi dengan BPBD Provinsi, dan ada rencana DMI untuk melakukan penyemprotan, maka saya meminta ke kepala badan mengirim tim dari BPBD ke desa pelawad dan untuk teknis kerja silahkan diatur oleh DMI" Katanya