bantencom

bantencom

bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia
PT.JASA RAHARJA CABANG BANTEN MENGADAKAN  SOSIALISASI UU NO.33 & 34 BERSAMA DX BANTEN

Diposkan oleh On 08:52:00 with No comments

Serang, bantencom.com - Jasa Raharja cabang Banten mengadakan sosialisasi dengan komunitas DX Banten di Jawara Coffee Ruko Citraland (18/11).

 Jasa Raharja Cabang Banten mensosialisasikan kepada anggota komunitas DX Banten bagaimana peranan Jasa Raharja dalam asuransi kecelakaan lalu lintas.

"Sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap tugas pokok Jasa Raharja sebagai salah satu BUMN yang bertugas pembayaran asuransi kecelakaan lalu lintas kepada seluruh masyarakat Indonesia, baik kecelakaan darat, laut mau pun udara," tutur Arief Budiman (PA Samsat Pabuaran)

Ia juga berharap agar masyarakat Indonesia lebih mengenal fungsi Jasa Raharja dalam asuransi kecelakaan lalu lintas.

"Harapan saya masyarakat lebih tahu tentang tugas Jasa Raharja, bagaimana prosedur pengurusan asuransi kecelakaan, sehingga masyarakat mudah mendapatkan santunan pembayaran asuransi tersebut," harapnya.

"Karena seluruh masyarakat berhak dapat asuransi tersebut jika mengalami kecelakaan lalu lintas," kata Arief.

Ia juga menambahkan peran media sangat penting dalam upaya mensosialisasikan kepada masyarakat secara luas tentang tugas pokok Jasa Raharja.

"Kami juga dalam bertugas proaktif, ramah, ikhlas dan empati sehingga masyarakat merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Jasa Raharja," sambungnya.

Selain bekerjasama dengan pihak rumah sakit, Dishub dan kepolisian, lanjutnya, Jasa Raharja juga menjalin kerjasama dengan operator alat transportasi.

"Petugas kami tiap hari mobile (keliling), mengecek ke rumah sakit apakah ada korban kecelakaan lalu lintas, jika ada kami kasih garansi leter yaitu korban ditanggulangi biayanya terlebih dahulu. Bila sudah bayar akan ditanggung oleh Jasa Raharja," terangnya.

"Pembayaran santunan sesuai dengan Undang-undang No 33 dan 34 Tahun 1964 diatur sesuai jenis jaminan mulai luka-luka, cacat tetap/permanen, meninggal dunia dan penguburan," terangnya.

Dari dua undang-undang tersebut masyarakat berhak mendapatkan santunan Jasa Raharja bila mengalami kecelakaan lalu lintas, baik darat, laut mau pun udara.

Masalah dana asuransi Jasa Raharja menarik iuran kepada masyarakat berupa premi wajib yang harus dibayar oleh tiap masyarakat yang memiliki kendaraan.

"Pembayaran premi nya melalui samsat, setiap masyarakat membayar pajak sudah otomatis dipotong untuk dana premi Jasa Raharja," pungkasnya. (Yudhie)
DMI Ranting Pelawad Meriahkan Maulid Nabi Dengan Lomba Kreasi panjang mulud Pakai Bahan Limbah

Diposkan oleh On 08:42:00 with No comments

Serang, bantencom, - Sepanjang jalan raya Bunga Raya perumahan Taman Ciruas permai, Desa Pelawad, Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, bergemuruh dipenuhi masyarakat Se Desa Pelawad. Suara rebana, dan iringan-iringan sholawat melengkapi perayaan peringatan Maulid Nabi SAW, Selasa, 20 November 2018.

Masyarakat Se Desa Pelawad, mewujudkan spirit kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi dengan menggelar Lomba Kreasi panjang mulud menggunakan barang bahan limbah. menghias berbagai macam seni panjang mulud. Sementara para peserta lomba adalah Seluruh DKM di Desa Pelawad. Hal ini digagas oleh DMI Rating Pelawad.

Tradisi lomba kreasi panjang mulud menggunakan barang bekas ini baru pertama kali diadakan pada tahun ini, karena biasanya selalu melakukan tradisi mengarak ratusan telur dan berbagi macam jenis makanan dan buah-buahan.

Tradisi Arak-arakan dilakukan hampir di setiap kampung dan desa di seluruh Wilayah di Indonesia, dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. 

Dalam peringatan Maulid Nabi ini, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ranting Pelawad Abdul Hatim mengajak umat senantiasa menjaga kerukunan antar umat dan saling tolong menolong yang menjadi salah satu ajaran Nabi Muhammad.

"Salah satu cara kita menghormati kelahiran Rasul adalah dengan mengamalkan nilai-nilai yang dibawanya, Islam rohmatan lilalamin, seperti menyayangi sesama manusia, saling berbagi dan tolong menolong dalam kebaikan. Ini sejalan dengan spirit gotong royong yang telah ada dalam budaya kita selama ini," Kata Abdul Hatim .

Lomba Kreasi panjang mulud menggunakan bahan limbah ini kata Abdul Hatim, bukan hanya sebagai simbol peringatan ajaran Nabi Muhammad tapi juga sebagai simbol masyarakat yang selalu bersyukur, berbagi, bersedekah dan guyub.

Pantauan bantencom, arak-arakan yang dilakukan masyarakat Se Desa Pelawad ini diikuti oleh ratusan peserta yang tergabung dalam kafilah Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) masing-masing. Arak-arakan dawali dari lapangan Kantor Desa Pelawad berkeliling Kampung sempai selesai.

Sementara itu, penilaian pemenang lomba ini bukan hanya dari segi pemanfaatan bahan bekas saja, Keunikan serta keserasian para peserta dalam berkreasi saat melakukan arak-arakan sepanjang jalan dan jumlah dari masing-masing yang ikut dalam rombongan akan mempengaruhi penilaian poin setiap Peserta.

Lebih lanjut, Abdul Hatim mengutarakan "ada empat poin yang akan menjadi penilaian panitia, yaitu keunikan panjang mulud menggunakan barang bekas, keserasian yel-yel para peserta, jumlah peserta dalam kafilah DKM masing-masing" Katanya.

Salah satu peserta dari Kafilah DKM Nurul Huda Mardjoko mengatakan, bahwa masjid Nurul Huda Blok G membawa tema Persatuan Umat. Hal ini diaplikasikan dengan membuat replikasi ka'bah sebagai Simbol Persatuan Umat Islam seluruh dunia. 

"Alhamdulillah DKM Nurul Huda ikut dengan membawa tema Persatuan Umat, makanya kita buatkan replika ka'bah yang merupakan pusat berkumpulnya seluruh umat islam di muka bumi ini." kata Mardjono

Lebih lanjut pria yang juga sebagai Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid Nurul Huda ini mengatakan bahwa pembuatan replika Ka'bah ini sebagian besar menggunakan bahan bekas, seperti kardus, paralon bekas, botol bekas dll.

"Replika Ka'bah dibuat sebagian besar dari bahan bekas yang ada di sekitar kita, seperti kardus bekas air mineral, paralon, dan botol-botol bekas, untuk memenuhi ketentuan panita yang mengharuskan para peserta harus menggunakan bahan bekas sebagai bahan dalam membuat sebuah replika panjang mulud pembuatan replika Ka'bah dibuat selama dua hari oleh warga." Kata Mardjono menutup pembicaraan. (RIDWAN SALBA)

Warga keluhkan karaoke di Kawasan Royal

Diposkan oleh On 16:04:00 with No comments

Serang, bantencom - Keberadaan Resto royal yang diduga menjadi alih fungsi sebagai karaoke dan diskotik, dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya selain bising, warga resah karena khawatir mengganggu mental generasi muda.

Iyan salah seorang warga mengatakan, tempat tersebut sangat berdekatan dengan pemukiman warga, dan hanya berjarak beberapa meter. Sejak keberadaannya, generasi muda sekitar mulai mengenal dunia malam.

"Dulu pemuda di sini tidak tahu diskotik dan mabuk-mabukan. Tapi sejak ada karaoke resto, hampir tiap malam," katanya, Sabtu (10/11/18).

Bahkan, pada saat peringatan hari pahlawan 10 November, tempat itu semakin ramai dengan kemaksiatan dan minuman keras. Menurutnya, warga sekitar sempat mengingatkan pemilik, namun tidak diindahkan. Bahkan, meski kerap dirazia pihak satpol PP, seolah terkesan biasa.

"Jangankan warga, pemerintah saja dianggap biasa saja. Setelah dirazia, dalam hitungan menit kembali dibuka aktivitasnya," ungkapnya.

Terpisah, salah seorang pengamat di Kota Serang, jika memang begitu, seharusnya ada tindakan tegas dari pemerintah berupa pembekuan izin, atau teguran agar pemilik memindahkan lokasi karaoke dan diskotik tersebut.

"Kalau diraia saja sudah tidak dianggap, berarti harus ditindak tegas agar tidak semaunya," ujarnya.

Parman menegaskan, jika memang pemerintah tidak mampu mengambil sikap tegas, sebaiknya diserahkan kepada apart kepolisian dan ulama.

"Ini harus ulama dan kepolisian yang bertindak tegas, jangan sampai dibiarkan sampai merusak moral generasi muda," tegasnya.
Jenazah  Korban Lion Air JT 610, Tiba Dirumah Duka

Diposkan oleh On 13:00:00 with No comments

Lagi - lagi kecelakaan udara terjadi.

Serang - Bantencom. Jatuhnya pesawat Lion Air JT 610,  beberapa waktu lalu meninggalkan kesedihan yang amat sangat bagi keluarga yang ditinggalkan.

Salah satu korbannya adalah Sahabudin 43th, warga kampung Ampel desa Namboudik kecamatan Cikande Serang - banten, kamis 08/11.

Sahabudin bertugas di Kalimantan sebagai dokter pelabuhan.

Korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Selama ini korban bersama keluarga tinggal di griya Cilegon Indah, blok C, Rt 03/03 desa Harjatani, kecamatan Keramatwatu Serang - Banten.

Namun kesepakatan keluarga, akhirnya jenazah disemayamkan di kediaman orang tua, kampung Ampel, Rt 03/01 desa Namboudik kecamatan Cikande Serang - Banten.

Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga.

Jenazah almarhum tiba dirumah kediaman orang tua pukul 12.00 wib, dan langsung dimakamkan setelah selesai disolatkan.

Menurut Faturohman, tetangga korban. Almarhum adalah sosok yang ramah, mudah bergaul dan familier. "menurut saya, almarhum adalah sosok yang ramah, baik hati dan falilier, kebetulan saya bertetangga dengan almarhum" ujarnya (dew).





1st Anniversary, MTRI Santuni Anak Yatim

Diposkan oleh On 19:52:00 with No comments

Serang, bantencom - Sebagai bentuk rasa syukur karena telah menjalani tahun pertama kebersamaan dalam club Master of Torque Riders Indonesia (MTRI) chapter Banten, Sabtu, 27 Oktober 2018 kemarin Di adakan gebyar 1st Anniversary di graha Sami Jaya, Legok Kota Serang.

"Selayaknya seorang anak yg berumur satu tahun, sudah bisa berjalan dan melangkah semakin jauh ke depan, MTRI Banten akan terus memberikan yang terbaik bsgi sesama," ujar ketua MTRI Banten,  Ryan Riswanto.

Dirinya menjelaskan, dirinya beserta rekan yang tergabung di MTRI Banten mempunyai harapan besar bagi semua, untuk itu pihaknya mengundang 35 anak yatim/piatu daei yayasan annabawiyah untuk berdoa dan makan bersama Serta di berikan santunan.

Selain itu, lanjutnya, sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman dalam berkendara, pihaknya juga memggandeng pihak asuransi sehingga semua anggota MTRI Banten bisa tercover dan terlindungi.

"kami ingin, dalam berorganisasi, semua anggota dapat hidup lebih bermanfaat, memprioritaskan keamanan dan kenyamanan berkendara, bebas narkoba dan alkohol, juga  keluarga d rumah tidak khawatir dan was was saat ada kegiatan touring," lanjutnya.

Selain santunan, kegiatan di tutup dengan acara hiburan yaitu menampilkan pertunjukkan debus serta lagu-lagu. (Indri)
DMI Rating Pelawad Kecam Pembakaran Bendera Tauhid

Diposkan oleh On 06:50:00 with No comments

Serang, bantencom - Beredarnya Kasus pembakaran bendera yang bertuliskan lafadz Lailahailallah atau kalimat tauhid oleh beberapa oknum anggota ormas Banser Garut, saat perayaan Hari Santri Nasional di daerah Garut Jawa Barat ini mendapat reaksi negatif oleh umat muslim di beberapa daerah di Indonesia.

Insiden tersebut juga mendapat reaksi oleh Dewan Masjid Indonesia Ranting Pelawad, Ciruas Kabupaten Serang, Banten. Ketua DMI dan sejumlah pengurus menyatakan keprihatinan dan kecaman terhadap insiden pembakaran bendara yang bertuliskan Kalimat Tauhid tersebut.

Bertempat di dalam masjid Blok K Selasa, 23 Oktober 2018, para pengurus DMI Rating Pelawad membuat pernyataan sikap melalui video singkat yang berisi kecaman dan permintaan kepada pihak yang berwajib untuk mengusut dan memberikan hukuman bagi para oknum anggota ormas yang melakukan pembakaran bendera itu.

Sebelumnya, video yang menayangkan beberapa oknum anggota ormas yang melakukan pembakaran bendara bertuliskan Kalimat Tauhid menjadi viral. Dan pelaku pembakaran tersebut juga sudah dimintai keterangan oleh pihak yang berwajib dan sudah meminta maaf.
DMI Ranting Pelawad dan Pemuda Gardenia Galang Dana Untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

Diposkan oleh On 19:50:00 with No comments

Serang, bantencom - Bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu, Donggala dan daerah sekitarnya di Sulawesi Tengah menggugah keprihatinan seluruh elemen bangsa di berbagai daerah, termasuk jajaran Pengurus Dewan Masjid Ranting Pelawad Komplek Taman Ciruas Permai Desa Pelawad kecamatan, Ciruas Kabupaten Serang, Banten.

Mereka menilai banyak warga di kecamatan setempat yang antusias ingin membantu korban musibah gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah. Untuk itu, Pengurus DMI berinisiatif menggalang dana bantuan untuk korban, Rabu (3/10/2018). 

Penggalangan dana bantuan di lakulan oleh para pemuda Gardenia komplek TCP. Mereka melakukan penggalangan dana bantuan untuk korban bencana dengan berkeliling dari rumah kerumah dengan membawa kotak kardus.

salah satu pengurus DMI Ranting Pelawad Hamdan Siregar mengatakan, dana yang berhasil dikumpulkan dari partisipasi warga akan disalurkan kepada para korban yang ditimpa musibah di Sulawesi Tengah melalui Dewan Masjid Indonesia Ranting Pelawad.

"sebagai salah satu bentuk keprihatinan warga, maka dengan ini kami selaku pengurus DMI Ranting Pelawad melakukan penggalangan dana yang akan dilakukan oleh para pemuda Gardenia akan berkeliling dari rumah kerumah, meminta sumbangan untuk warga yang tertimpa musibah gempa dan tsunami di Sulawesi tangah," kata Hamdan Siregar.

Selain itu, pria yang juga mencalobkan diri sebagai caleg ini mengatakan bahwa hasil dari sumbangan warga Blok Gardenia penyalurannya akan dikoordiinir oleh DMI.

"dana hasil sumbangan bantuan untuk korban bencana di gempa dan tsunami di Palu dan Donggala ini, nanti penyalurannya menyusul," pungkasnya. (ridwan)

Hand Phone Meledak Penilik Tewas

Diposkan oleh On 09:27:00 with No comments

Hati - hati menggunakan hand phone

Serang - Banten com. Pemuda tewas dikamar tempar tidur, rabu 26/09.

Pendi 32 asal Padang Sumaterabarat, tewas dikamar tempat tidur.

Diduga kematian korban akibat ledakan sebuah hand phone (HP).

Masalahnya hand phone ada disamping dan earset masih menempel ditelinganya.

Pendi bekerja diwarung nasi masakan padang RM. NUR ALI dijalan raya Rangkasbitung km 0.5 Cikande Serang Banten.

Korban ditemukan pertama kali oleh Emi Sulastri pemilik warung nasi sekira jam 7.30 wib.

Awalnya Emi hendak membangunkan korban, karena sudah siang tak kunjung bangun.

Korban bekerja diwarung nasi tersebut sejak setahun yang lalu.

Menurut pengakuan Emi, keseharian korban selalu menggunakan earset.

Korban setiap malam sering menilpun hingga larut malam dan selalu menggunakan earset.

Bahkan ketika tidurpun selalu earset menempel ditelinganya.

Kapolsek Cikande kompol Kosasih membenarkan, telah ditemukan mayat Pendi,  tapi belum tentu kematian korban akibat ledakan hand phone, karena hand phone korban masih utuh.

"benar telah ditemukan sosok mayat yang diketahui bernama Pendi, tapi dugaan kematian korban akibat ledakan hand phone belum bisa dibuktikan, masalahnya hand phone korban masih utuh. Kami masih menunggu hasil outopsi dan keterangan medis" ujarnya. (dewa)