bantencom

bantencom

bantencom

pasar forex:

ADVERTISEMENT

Penderita Hidricefalus di Lebak Akhirnya Mendapat Bantuan

Diposkan oleh On 20:00:00 with No comments

Lebak, bantencom - Keluarga Bayi Vika Penyandang Hidrocefalus dan bibir sumbing mendapatkan bantuan biaya hidup dari Pemda Lebak melalui pejabat Sekda H Dede Jaelani. ‎

Nafas lega dan haru tampak di raut wajah kedua orang tua "Vika" balita usia 1,3 Tahun penderita  penyakit hidrocefalus dan bibir sumbing‎ setelah mendapatkan kejutan dari aparatur Pemda setempat yang menyambangi kediamanya di jalan Komdik Rt 06/09 kelurahan MC Timur Kecamatan Rangkasbitung Lebak Banten jumat 22/07/2016 untuk memberikan bantuan biaya hidup keluarganya serta merujuk Vika ke RSCM Jakarta.

Saat di wawancara wartawan usai memberikan bantuan kepada orang tua bayi Vika, Dede Jaelani mengatakan, kedatanganya bersama Team ahli Kedokteran dari dinas kesehatan Lebak untuk memastikan keadaan pasien serta memberikan bantuan untuk biaya hidup keluarganya selama bayi tersebut di lakukan Oprasi di RSCM Jakarta.

"Kami dari pemkab mewakili bupati Lebak Hj Iti Oktavia JB telah menerima informasi dari Aktivis Sosial Kesehatan di Lebak sangat respon dan perduli dengan keadaan sosial yang terjadi di wilayah Lebak terutama bagi keluarga miskin, sehingga secara cepat menyambangi kediaman Vika untuk memberikan bantuan kemanusiaan" terangnya.

Lebih lanjut Dede Jaelani mengatakan apresiasi kepada para relawan yang memiliki kepedulian antar sesama.

"Selain itu kami (Pemkab red") sangat mengapresiasi para relawan sosial yang memiliki kepedulian antar sesama dan jangan ragu memberikan informasi terkait keadaan sosial di lingkungan masyarakat kepada Pemda Lebak atau intansi terkait agar segera dapat tertangani" tegas Dede jaelani. (kiki gondrong)‎

Pertemuan Rano Karno Dengan Ketua DRD Banten Molor

Diposkan oleh On 16:59:00 with No comments

Serang, bantencom - Pemanggilan tokoh banten kembali dilakukan oleh Rano Karno hari ini Jumat 21 Juni 2016 di Rumah Dinas Gubernur, Kota Serang Banten. Kali ini si Doel manggil ketua Dewan Riset Daerah Tihami. Rano menyampaikan pemanggilan ini terkait dengan perkembangan banten kedepan saat menyambut kedatangan ketua drd dihalaman rumah dinasnya.

"Hari ini saya sengaja mengundang ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Banten untuk membicarakan perkembangan banten kedepan" kata Rano sebelum masuk kedalam rumah dinas.

Agenda pertemuan ini molor dari agenda, karena dari undangan yang diterima wartawan via group bbm akan dilakukan pada jam 13.45.

Rano Karno baru datang pada jam 15.30 sore, sementara ketua DRD baru datang satu jam berikutnya. Kontan hal ini membuat beberapa wartawan kecewa.

Seperti yang diungkap oleh salah satu wartawan media online Dinar yang mengaku dari jam 13.30 sudah berada di halaman rumah dinas.

"Saya dari jam 13.30 sudah berada disini, acara sampai sekarang belum juga dimulai" gumamnya

Sementara para awak media yang lain memanfaatkan suasana halaman rumah dinas dengan bergurau dan tidur-tiduran di pos jaga.

Alasan Bahas Pembentukan UII Rano Belum Sebut Cawagub

Diposkan oleh On 21:22:00 with No comments

Serang, bantencom – Teka-teki siapa yang akan dipilih Rano Karno untuk mendampingi dalam Pemilihan Gubernur masih belum diungkap, meskipun beberapa wartawan memancing pertanyaan mengenai siapa calon wakilnya nanti.

Rano pun masih tarik ulur soal jabatan Cawagub meski sudah memanggil beberapa tokoh diantaranya Walikota Serang Tb. Haerul Jaman dan Ketua DPD Demokrat Aeng Haerudin.

Rano Karno menampik pertemuan tersebut membicarakan bakal calon pendampingnya pada pilgub mendatang.

"Pertemuan dengan Aeng tersebut hanya membahas perihal pendidikan, karena ada wacana pembentukan Universitas Islam Internasional. Rano Karno berkeinginan Universitas tersebut berada di Banten" kata Rano usai melakukan pertemuan tertutup di rumah dinasnya, di Kota Serang, Kamis (21/7/2016).

Ketidak hadiran Arif menurut rano karena walikota Tangerang tersebut diundabg oleh presiden Jokowi untuk menerima penghargaan satya lencana.

"Pak Arif hari ini menerima Adipura di Jambi, tadi dia hubungi saya dia mendapatkan penghargaan itu," imbuhnya.

Rano Karno juga mengatakan akan mengundang beberapa tokoh lain, namun enggan menyebut siapa yang akan diundang berikutnya.

"Saya juga akan mengundang tokoh yang lain, liat saja besok ya" katanya menutup pembicaraan

Rano Karno Bantah Pertemuan Dengan Jaman Bahas Calon Wakil Gubernur

Diposkan oleh On 20:07:00 with No comments

Serang, bantencom -  Rano Karno membantah pertemuan secara empat mata dengan Walikota Serang Tb. Haerul Jaman di rumah dinas Gubernur pada hari Rabu, 20 Juli 2016, terkait pembahasan Calon Wakil Gubernur untuk mendampinginya pada Pilgub mendatang.
Meski diberondong pertanyaan terkait hal tersebut, Rano karno tetap membantahnya dengan alasan bahwa pertemuan tersebut untuk kordinasi masalah proyek nasional yang ada di banten khususnya di Kota Serang.
"Pertemuan ini hanya untuk koordinasi saja terkait dua belas proyek nasional agar berjalan sukses, karena itu merupakan pesan presiden agar proyek yang akan dilaksanakan di Banten aman" katanya
Rano Karno juga mengatakan bahwa siapa pun masih mempunyai peluang yang sama untuk mendampingi dirinya di Pilgub nanti, namun hingga saat ini, Rano belum memberikan nama tertentu untuk digandeng.
"Masalah calon wakil gubernur siapapun memiliki peluang yang sama" katanya
Diketahui, saat ini Rano Karno tengah mencari wakil untuk maju di Pilgub Banten 2017 mendatang. Bahkan dua nama sudah disetorkan ke DPP PDI-P untuk menjadi pendamping petahana.(R1)

Realisasi Belanja Daerah Tahun 2015 Rp 5,505 Triliun

Diposkan oleh On 21:52:00 with No comments


Serang, bantencom - Gubernur Banten, Rano Karno menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2015 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten di KP3B, Curug Kota Serang, Senin (18/7/2016). Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah.
Dalam sambutannya, Rano mengatakan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2015 dapat disampaikan melalui laporan realisasi anggaran dengan meliputi pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah. Dimana untuk realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 7,328 triliun lebih atau 95,89 persen dari Rp 7,642 triliun yang bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 4,972 triliun lebih atau 98,09 persen dari target sebesar Rp 5 triliun lebih.
"Kemudian pendapatan tranfer sebesar Rp 2,349 triliun lebih atau 91,59 persen dari target sebesar Rp 2,564 triliun lebih, dan lain lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 6,415 triliun atau 86,37 persen dari target sebesar Rp 7,427 triliun lebih,"kata Rano.
Selanjutnya realisasi belanja dan tranfer sebesar Rp 8,084 triliun dengan rincian realisasi belanja daerah sebesar Rp 5,505 triliun lebih atau 83,70 persen dari jumlah anggaran sebesar Rp 6,577 triliun, yang terdiri dari belanja operasional terealisasi sebesar Rp 4 triliun lebih atau 88,22 persen dari anggaran sebesar Rp 4,608 triliun, belanja pegawai terealisasi sebesar Rp 545,212 miliar lebih atau 95,94 persen dari anggaran sebesar Rp 568,307 miliar lebih, belanja barang dan jasa terealisasi sebesar Rp 1,888 triliun lebih atau 80 persen dari anggaran sebesar Rp 2,359 triliun.
Berikutnya belanja hibah terealisasi sebesar Rp 1,5 triliun lebih atau 97,13 persen dari anggaran sebesar Rp 1,544 triliun, belanja bantuan sosial terealisasi sebesar Rp 131,217 miliar lebih atau 96,31 persen dari anggaran sebesar 136,250 miliar, belanja modal terealisasi sebesar Rp 1,435 triliun lebih atau 74,12 persen dari anggaran Rp 1,937 triliun, dan belanja tidak terduga terealisasi sebesar Rp 4,497 miliar lebih atau 13,96 persen dari anggaran sebesar 32,298 miliar lebih. "Berdasarkan realisasi pendapatan belanja dan tranfer serta pembiayaan, maka terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2015 sebesar Rp 1,130 triliun lebih,"ujarnya.
Sedangkan mengenai neraca daerah Provinsi Banten yang menggambarkan keuangan Pemerintah Provinsi Banten per 31 Desember, yakni jumlah aset per 31 Desember 2015 sebesar Rp 10,136 triliun lebih dengan rincian aset lancar Rp 1,481 triliun lebih, investasi jangka panjang Rp 586 miliar lebih, aset tetap Rp 7,981 triliun lebih, dan aset lainnya Rp 87 miliar lebih. "Untuk arus Kas Pemerintah Provinsi Banten mencatat saldo awal Rp 1,9 triliun lebih dan saldo akhir sebesar 1,1 triliun lebih," tutupnya.
Sebelumnya, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten juga menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses Anggota DPRD masa persidangan ketiga tahun sidang 2015-2016, yang disampaikan masing-masing juru bicara dari delapan daerah pemilihan (Dapil) di Provinsi Banten. (rid)
Tahanan Kabur, Kalapas Kelas IIB Sulit Dihubungi Wartawan

Diposkan oleh On 16:27:00 with No comments

Serang, bantencom - Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Serang, Banten hingga kini belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi terkait kaburnya tiga tahanan asimilasi.
Kepala Rutan Kelas II A Serang, Prihartati tidak menjawab sambungan seluler. Bahkan salah seorang Sipir Rutan mengaku jika Kepala Rutan tengah Cuti.
Beberapa awak media mencoba untuk menghubungi Kalapas melalui telpon dan sms, namun tidak ada jawaban.
Salah satu sipir di Rutan Kelas IIB Serang, Banten Aji mengatakan bahwa Kalapas belum masuk kerja karena masih menikmati libur cuti lebaran.
"Ibu Kepala masih cuti, belum masuk kerja. Pak kahfi yang menangani media, sedang keluar," kata Aji salah seorang Sipir Rutan.
Sebelumnya diberitakan bahwa ‎Tiga orang Narapidaa Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Serang, Banten, diduga melarikan diri. Namun dua diantaranya berhasil ditangkap kembali, sedangkan seorang lagi yang berinisial FR msh buron.
Salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, tiga tahanan yang melarikan diri tersebut sudah dipekerjakan disekitar area Rutan, seiring dengan akan berakhirnya masa tahanan Napi tersebut.
"Tiga orang, kaburnya sebelum lebaran kemarin. Tapi yang dua sudah ditangkap lagi," kata salah sumber, Kamis (14/07/16).
Hal tersebut dibenarkan salah seorang petugas parkir di Rutan. Menurutnya, ketiga Napi yang melarikan diri tersebut‎ telah dipekerjakan sebagai Cleaning Service di Rutan sebelum masa tahanannya berakhir pada Agustus 2016.
"Kaburnya pas lagi bersih-bersih. Padahal Agustus bulan besok dibebasin. Sekarang satu orang lagi masih buron," ungkapnya.
Seorang petugas Rutan lainnya, Nani membenarkan adanya Napi yang melarikan diri, namun hanya dua orang. Seorang diantaranya sudah berhasil ditangkap kembali. 
"Yang kabur hanya yang asimilasi. Dua orang, satunya sudah ditangkap lagi" katanya.
Komisi IV DPRD Provinsi Banten Pelajari Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan di Provinsi Jawa Barat

Diposkan oleh On 22:00:00 with No comments

Serang, bantencom - Komisi IV DPRD Provinsi Banten mempelajari program penilaian peringkat kinerja perusahaan (Proper) di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Ini terungkap ketika Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten, melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Jabar di Bandung, Rabu (13/7/2016).
Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Thoni Fhatoni Mukson mengatakan, kunjungan kerja Komisi IV tersebut dalam rangka konsultasi Proper di Provinsi Jabar."Karena itu, kami minta penjelasannya mengenai pelaksanaan Proper di Provinsi Jabar,"kata Thoni didampingi Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten, HM Sayuti.
Menanggapi hal itu, Kepala BLHD Provinsi Jabar, Anang Sobarna mengatakan, pelaksanaan Proper di Provinsi Jabar pada tahun 2015 dilakukan dengan metode mengacu pada Kementerian lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK). "Biaya Proper di Provinsi Jabar sebesar Rp 12 juta per industri dengan total anggaran sebesar Rp 2,5 miliar per tahun, jumlah industrinya sebanyak 300 industri,"kata Anang.
Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Jabar melakukan program pembersihan sungai khusunya Sungai Citarung melalui program bersih lestari yang bekerjasama dengan semua pihak, termasuk warga masyarakat."Saat ini di Provinsi Jabar terdapat tujuh sungai utama dan tiga situ, antara lain Sungai Citarum. Keberadaan Sungai Citarum dapat memenuhi kebutuhan air baku untuk wilayah Provinsi Jabar dan Provinsi DKI Jakarta,"ujarnya.
Usai mendengarkan penjelasan dari Anang, Thoni menyambut baik dan mengaku akan menindaklanjuti hasil kunjungan Komisi IV tersebut dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten."Kami ucapkan terima kasih atas penerimaan kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten ini, hasilnya akan kami pelajari untuk ditindaklanjuti oleh SKPD terkait,"ucapnya.(rid)
Tol Serang-Panimbang Segera di Bangun

Diposkan oleh On 01:08:00 with No comments

Serang, bantencom - Pemerintah Provinsi Banten mulai menetapkan lokasi (Penlok) pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 84 kilometer. Pembangunan tersebut dilakukan dalam tiga seksi yaitu, Seksi I (Serang-Rangkasbitung), Seksi II (Rangkasbitung-Bojong) dan Seksi III (Bojong-Panimbang). Kepastian ini dibuktikan dengan ditandatanganinya Penetapan Lokasi Tol Serang-Panimbang oleh Gubernur Banten Rano Karno di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Rabu (29/06/2016). 
Penandatanganan ini disaksikan oleh perwakilan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Koordinasi Bidang Perekonomian, Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan, Badan Pertanahan Naisonal RI, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas dan Kepala Daerah dari Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, jika Pembangunan Tol Serang - Panimbang ini merupakan komitmen Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pembangunan di Provinsi Banten, dimana pembangunan tersebut selain untuk mendukung pariwisata di kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon juga mengatasi disparitas wilayah utara dan selatan banten.
"Perkenankan saya mengirimkan kabar gembira kepada seluruh warga banten bahwa hari ini adalah momentum bersejarah bagi kita semua. Pembangunan jalan yang selama bertahun-tahun hanya menjadi impian, hari ini hendak wujudkan sebagai sebagai kenyataan," kata Gubernur dalam sambutannya.
Menurut Gubernur, penetapan lokasi pembangunan tol Serang-Pandeglang merupakan bagian dari tahapan persiapan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum sebagaimana diamanatkan UU nomor 2 tahun 2012 dan Perpres 71 tahun 2012 sebagaimana beberapa kali diubah terakhir dengan perpres 148 tahun 2015.
"Dua belas proyek nasional di banten menjadi ruh awal apa yg kita sepakati bersama. Saya yakin kepala daerah yang terlewati bisa membantu pembebaan lahannya. Saya juga mohon kepada Kepala Desa, Lurah, Camat dan terutama masyarakat  dapat membantu proses ini. Kalo ada yag menghambat bisa terancam batal, maka dari itu saya minta semuanya bersinegri," kata Gubernur.
Proses penetapan lokasi, lanjut Gubernur diawali dengan kegiatan pemberitahuan kepada masyarakat, pendataan awal dan konsultasi publik yang dilengkapi dengan berita acara yang ditandatangani oleh pemegang hak, Camat, Kepada Desa, Lurah dan tim persiapan.
"Rencananya Tol ini investasi keseluruhannya mencapai Rp. 10,8 triliyun dengan membutuhkan tanah seluas kurang lebih 785 hektar, panjang 84 kilometer. Ada empat wilayah yang akan dilewati yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang dengan rincian 14 Kecamatan, 48 Desa dan Kelurahan. " sebutnya.
Dengan selesainya penetapan lokasi pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang, Gubernur berharap segera dapat dilanjutkan tahapan selanjutnya yaitu tahap pelaksanaan oleh Kementrian PUPR dan Kanwil BPN Provinsi Banten. Dan terpenting adalah dapat terbangunnya pemahaman yang utuh dan terintegrasi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerah yang berguna untuk kepentingan umum dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 
"Dibulan ramadhan ini, Allah memberikan rizki dan kesempatan bagi kita untuk segera bergerak maju bangkit dan  mencapai kesejahteraan. Mari bersama-sama mewujudkan masyarakat banten mengejar ketertinggalanya dan saya yakin Insya allah kita bisa mewujudkan impian banten sejahtera berdasarkan visi-misi banten yaitu mewujudkan rakyat banten sejahtera berlandaskan iman dan taqwa," ucapnya
Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Kemen PUPR Subagiono mengatakan, penetapan lokasi pembangunan tol Serang-Panimbang merupakan rencana awal untuk percepatan proses tahapan selanjutnya. Jika proyek ini bisa terealisasi dengan cepat maka akan terjadi konektivitas di wilayah selatan terutama menuju KEK Tanjug Lesung.
"Proyek ini prioritas dari Bapak Jokowi. semoga proses pembebasan lahan dan pelelangan segera selesai. Mohon dukungan semua pihak baik gubernur, kepala daerah dan masyarakat. Terpenting adalah proses pemebesam lahan, karena nilah satu-satunyanya bagaimana upaya pembangunan ini bisa berjalan baik," jelas Subagiono.
Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo menambahkan, Pihaknya sudah melaporkan ke Menteri perekoniman Syofan Djalil, bahwasanya Menteri menginginkan penetapan lokasi ini menjadi sangat penting dan meminta penyelesaiannya ditagret pada tahun 2018.
"Pada saat Pak Menteri datang ke banten, beliau mengakui bahwa tol ini salah satu akses konektivitas menuju KEK Tanjung Lesung. Jadi kita harus bangga karena proyek yang dilakukan ini merupakan kerjasama antara pusat dan daerah," ucap Wahyu.
"Kita berharap tahun ini mendapatkan investor dan proses pengadaan tanah cepat selesai karena dana sudah disiapkan oleh pemerintah. Sekali lagi saya berharap kerja sama disini bisa dipercepat  karena akan sangat berdampak positif pada perekonomian di wilayah selatan," tambahnya.