bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Wartawan Trans 7 Tertembak, Polisi Harus Tanggung Jawab

Diposkan oleh On 19:03:00 with No comments

JAKARTA- bantencom- "IJTI Minta Polri Bertanggungjawab Atas Tertembaknya Jurnalis Trans 7 di Jambi"

Kekerasan terhadap Jurnalis kembali terajadi. Kali ini, Jurnalis Trans 7 di Jambi, Nugroho Anton menderita luka serius di bagian pelipis mata, disaat Polisi melepaskan tembakan saat mengamankan aksi demosntrasi menolak kenaikan BBM di Jambi.

Tertembaknya Nugroho Anton, berawal saat Jurnalis Trans 7 itu melakukan peliputan aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Jambi menolak kenaikan BBM. Saat kondisi aksi tak terkendali, polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah demonstran yang didalamnya ada sejumlah Jurnalis, termasuk Nugroho Anton dari Trans 7.

Saat itu juga, Nugroho yang tidak menyangka akan tembahan itu tersungkur dengan luka serius di pelipis mata hingga berdarah. Saat ini Nugroho Anton sedang ditangani di ruang operasi di RSUD Mat Tahir Jambi.

IJTI meengecam tindakan ini, karena sudah sangat keterlaluan dan harus segera ditangani secara serius oleh aparat kepolisian yang sangat sering melakukan kekerasan terhadap jurnalis yang tengah meliput. Atas peristiwa ini, IJTI menyerukan hal-hal berikut:

1. Kepada aparat kepolisian segera bertanggungjawab dan menangkap pelaku penembakan karena sudah membahayakan dan melanggar UU Pers No. 40 Tahun 1999 pasal 4 tentang kebebasan pers.

2. Menyerukan kepada seluruh organisasi pers untuk melawan siapapun yang melakukan tindak kekerasan dan menghalangi tugas jurnalistik.

Atas kejadian tersebut IJTI menugaskan Kepala Divisi Advokasi IJTI Pasaoran Simanjuntak dan Koordinator IJTI Wilayah Barat, Edy Iriawan untuk mengawal kasus ini.


Demikian rilis IJTI.


Ketua Umum IJTI, Yadi Hendriana

Sekjen, Jamalul Insan
galih anjar wati
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »