bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Banjir Dan Longsor Ambon. 8 Meninggal, 5 Hilang Dan Puluhan Rumah Rusak

Diposkan oleh On 12:55:00 with No comments

AMBON - bantencom- Di saat upaya penanganan tanggap darurat banjir bandang Way Ela di Maluku Tengah yang jebol pada Kamis (25/7), pada hari ini banjir dan longsor menimpa Kota Ambon, Maluku. Hujan deras yang terjadi sejak Senin malam (29/7) hingga Selasa siang (30/7) telah menimbulkan banjir dan longsor di beberapa tempat. Permukiman yang berada di bantaran sungai dan lereng perbukitan terkena banjir dan longsor di Galala, Batu Merah, Lapangan Polres Kota, depan Masjid Alfatta, Jalan Diponegoro, jalan Baru, Soa Bali, bahkan di jalan Kebon Cengkeh menuju Asrama Brimob terjadi longsor. Sungai Moa-Moa menuju Negeri Lima (tahun lalu terjadi banjir bandang dan menghancurkan sejumlah rumah) meluap.

Data sementara dari Dandim 1504/Ambon, banjir dan longsor menyebabkan:
1). 8 org meninggal dunia (dengan rincian: 2 org di Ahuru, 1 org di Galunggung, 2 org di Batu Gajah, 1 org di Eri, 2 org ditemukan di Tanah Tinggi (tanpa identitas).

2). 5 org hilang: 1 org di Ahuru, 1 org di Batu Gajah, 3 org di Bt. Meja.

3). 10 org Luka-luka

Kerugian material:
- 8 rmh hanyut
- 1 rmh tertimbun
- sekitar 30 rmh rusak

Personil BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, SKPD dan masyarakat melakukan penanganan darurat. Korban hilang masih dicari. Pendataan masih dilakukan.

Perlu diwaspadai, tipe hujan Maluku adalah tipe lokal. Artinya tidak dipengaruhi oleh angin muson dari Australia dan Asia shg memiliki musim hujan spt kebanyakan Indonesia yg pada Nov-April. Musim hujan di Maluku dipengaruhi oleh sea surface temperatur di perairan Maluku. Saat ini SST lebih hanya 2 derajat celcius dari normalnya. Puncak hujan di Maluku adl Juli-Agustus. Jadi kalender bencana di Maluku dan Malut berbeda dgn daerah lain di Indonesia.

Beberapa foto terkini kondisi banjir dan longsor dapat diakses di twitter: @sutopo_BNPB dan @BNPB_Indonesia

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB
Civil Journalism for Indonesia Chanel
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »