bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Menpora marah-marah di hotel

Diposkan oleh On 00:30:00 with No comments


bantencom - MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo pada saat kunjungan kerja ke Rote Ndao, Kamis (27/6) malam melakukan perbuatan tidak terpuji. Hanya gara-gara kamar hotel, Menpora membuat keributan di Nemberala Beach Hotel. Padahal, peristiwa itu terjadi karena ketidakbecusan para deputinya mengurus penginapan.

Mozad Ndun, salah seorang warga yang sementara menemani tamunya di hotel tersebut mengatakan, kejadiannya terjadi sekitar pukul 21.00 Wita saat Roy Suryo hendak masuk kamar.Karena ajudan dan pengawal pribadi (walpri) sang isteri tidak mendapat kamar di Nemberala Beach Hotel, sang menteri langsung marah-marah sambil berteriak mengecam manajemen hotel tersebut.
 
Bahkan manajer hotel itu, Yanto Kore Mega didorong-dorong oleh Roy Suryo. Pemandangan itu membuat para penghuni lain yang merupakan wisatawan mancanegara mendatangi ke tempat kejadian.

Anehnya, Roy Suryo malah membentak dan mengusir beberapa wisatawan asing yang berada di situ. “Keributan itu sangat memalukan karena dilakukan oleh seorang menteri,” tambah Mozad.

Manajer Nemberala Beach Hotel Yanto Kore Mega yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya menjelaskan, saat tim advance membooking hotel untuk Menpora, sebenarnya sudah tidak ada kamar kosong. Tapi karena untuk Menteri, maka dia memberikan dua kamar yang tamunya baru akan datang minggu depan.

Menurutnya, sang menteri memaksakan ajudan dan walpri isterinya menginap juga di hotel itu. Padahal hanya dua kamar yang dibooking  panitia. “Kejadian itu tidak perlu terjadi apabila Pak Menpora menanyakan terlebih dahulu. Namun karena orangnya mungkin tidak sabaran, sehingga membuat keributan dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan,” jelasnya.

Salah seorang panitia lokal Merajut Indonesia yang enggan dikorankan namanya membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak hotel tidak bisa disalahkan, karena stafnya yang membooking hanya dua kamar untuk Menpora dan isteri, serta Wakapolda NTT. Sementara ajudan dan walpri sang isteri tidak tersedia kamar lagi di hotel itu.

Bahkan ada kata-kata yang tidak pantas dikeluarkan oleh Menpora dan isterinya. “Bupati harus tanggung jawab. Saya tidur di rumah Bupati saja. Jika tidak bisa, kalau ada pesawat malam ini kita balik nginap di Kupang saja. Besok baru balik lagi untuk lanjutkan kegiatan,” kata dia menirukan ucapan Menpora.

Sumber lainnya menambahkan, Menpora Roy Suryo sempat pula mengucapkan kata-kata yang menyinggung perasaan turis asing yang banyak menginap pada saat itu. “Ini negara saya, kenapa banyak bule yang memenuhi tempat ini,” katanya sembari mendorong bahu pengelola hotel. Menpora akhirnya memilih meninggalkan hotel tersebut dan pindah ke hotel lain di Nemberala.(ws)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »