bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Menristek, Ilmuan Indonesia Harus Mengabdi Untuk Negri

Diposkan oleh On 20:08:00 with No comments

Jakarta, bantencom - Ilmuan Indonesia yanag mencari nafkah di negara lain masih ada seperti contohnya di negara Amerika Serikat, Alasannya gaji dan tunjangan di negara luar lebih besar.

Mentri Riset dan Teknologi Gusti M. Hatta mengakui masih ada beberapa ilmuan jebolan tanah air yang mengadu nasib ke luar negeri. Meski tak menyebut jumlah pastinya menurut Gusti jumlahnya masih sangat kecil.

"Adalah beberapa. Wajar aja manusiakan, gajinya besar. Cuma yang perlu kita jaga itu jangan sampai lari semua, kita kehilangan,"kata Gusti di kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jalan MH Thamrin Jakarta.

Menristek mengatakan, pemerintah terus mendorong lulusan-lulusan perguruan tinggi menjadi ilmuan tidak lari ke luar negeri, tapi mengabdikan diri di Indonesia. Salah satu upaya yang di lakukan ialah dengan menerapkan ketentuan dalam beasiswa.

"Dalam membuat beasiswa itu, Ada ketentuannya, Kamu harus mengabdi minimal beberapa tahun di Indonesia," katta Gusti.

Ketentuan itu di hitung dalam rumus yakni N2+3, di mana N sebagai masa tahunan belajar.Dengan kata lain, Jika si penerima beasiswa menghabiskan masa belajarnya selama tiga tahun, maka dia wajib mengabdikan diri di Indonesia selama 9 tahun (6+3). "Kita menjaga agar mereka tidak pergi." katanya.

Meski gajinya besar,Gusti menambhkan biaya hidup di luar negeri jauh lebih mahal ketimbang di Indonesia.Hingga pada akhirnya  s emua biaya pemasukan dan pengeluaran tidak jauh berbeda antara bekerja di lur negeri dan daam negeri.

"Kalau di luar negeri gajinya besar dia harus potong pajak lah,ini lah. Di Indonesia lebih murah, jadinya imbang," ujarnya.(bc4)





Next
« Prev Post
Previous
Next Post »