bantencom :
Home » » Pelatnas Gulat SEA Games 2013

Pelatnas Gulat SEA Games 2013

Written By bantencom ic on Tuesday, 16 July 2013 | 00:57:00

Kalimantan, bantencom - Pulau Kalimantan mendominasi atlit Gulat untuk menghadapi SEA Games 2013 di Myanmar total atlit yang mengikuti pelatnas sebanyak 14 pegulat tujuh diantaranya adalah atlit asal Kalimantan Timur (Kaltim) dan tiga dari Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pelatih Nasional Gulat Sumarlani membenarkan bahwa separuh anak didiknya itu berasal dari Provinsi Kaltim. "Benar, dari 14 atlit yang kita persiapkan tujuh di antaranya dari Kaltim, tiga dari Kalsel, dan masing-masing satu pegulat dari Sumbar, Sumut, Riau dan Jabar,"

Data tersebut membuktikan wajar jika Kalimantan adalah gudangnya pegulat andal.Hal ini juga bisa di lihat rekor PON XVlll-2012 Riau. Para Atlit Pulau kalimantan mendominasi Cabamg Olah Raga ini dengan merebut 14 medali emas dari 21 nomor yang di pertandingkan.

Selain atlitnya dua pelatih nasionalnya pun menjadi pelatih yang di percaya untuk menagani cabang olahraga ini untuk bisa sukses mempersembahkan medali emas pada SEA Games 2013 mendatang. Kedua pelatih nasional itu adalah Sumarlani dan Bunyamin.

Pada pertandingan SEA Games 2013 nanti tuan rumah Myanmar akan mempertandingkan 14 nomor atau kelas tanding, sehingga di harapkan Indonesia mengikuti semua nomor yang di pertandingkan itu.

Masalahnya, kata dia dari 14 atlet tersebut akan terdegradasi  dua orang atlit karena pembatasan kuota atlit gulat di bawah naungan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) yang telah membatasi hanya 12 atlit di cabang olahraga gulat.

Pelatih berupaya agar semua atlit bisa di kirim karena semuanya berpoensi mendapat medali emas. "Perlu keputusaan sangat hati-hati untuk mengurangi kuota." katanya.

Yang bakal di seleksi empat orang pegulat di nomor yang berbeda, yakni Nani Mariani di kelas 44 kg putri bakal di seleksi dengan indrah kelas 48 kg putri, dan Fahriansyah kelas 74 kg bebas putra akan di seleksi dengan khusnul Amri kellas 84 kg bebas putra.

Padahal, diantara pegulat yang di seleksi tersebut, yakni Fahriansyah pernah menyumbangkan emas pada SEA Games 2007 dan Perak pada SEA Games 2011. Ia menilai seharusnya jika masalah dana yang jadi persoalan harus ada jalan keluarnya, Keterbatasan dana Satlak Prima bisa di koordinasikan dengan PB Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) lanjutnya.(bc4)






Share this post :

Post a Comment

 
Copyright © 2013. bantencom - All Rights Reserved
Template Created | Redaksi | banten | kesultanan banten