bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

2 pelajar kritis korban tawuran

Diposkan oleh On 12:16:00 with No comments

    Sukabumi,bantencom-Tawuran antar pelajar terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Dua pelajar kelas X dan XII SMK Lodaya Kabupaten Sukabumi kritis, dan harus dioperasi di Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH Kota Sukabumi, karena luka parah usai tawuran.

Kedua pelajar tersebut bernama Arif Sugilar (17) pelajar kelas X, mengalami luka bacokan pada kepala, paha, dan pinggang. Serta Dede Ridwan (18) pelajar kelas XII, mengalami luka bacok pada kepala. Saat ini keduanya masih kritis dan harus menjalani operasi.

"Saya kurang tahu kronologis kejadiannya, karena saya hanya diberi tahu oleh tukang ojek bahwa Arif masuk rumah sakit di Kecamatan Cicurug," kata ibu Arif, Fatimah di Sukabumi, Kamis (5/9).
Menurut Fatimah, anaknya tersebut baru saja menjalani operasi pada Rabu siang kemarin karena luka parah pada bagian kepala, paha dan pinggangnya. Selain itu, ia berharap pelaku penganiaya anaknya tersebut bisa segera ditangkap oleh polisi, dan diberikan hukuman yang setimpal.

Sampai saat ini pihak kepolisian dan Polsek Cicurug tengah melakukan penyelidikan, dan memburu pelajar yang diduga telah membacok kedua pelajar tersebut.

Informasi yang dihimpun, kedua pelajar ini terkena bacokan saat tawuran dengan pelajar yang diduga dari SMK DD di Kecamatan Cicurug, di Jalan Raya Sukabumi-Bogor.

Sementara itu kemarin di serang banten Dengan  menggunakan gir motor,kayu dan batu, puluhan pelajar dari dua SMK di Kota Serang melakukan aksi tawuran di depan SMK Negeri 2 Kota Serang,Rabu (4/9).Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,polisi berhasil mengamankan seorang siswa.


Puluhan pelajar tersebut sudah saling serang dengan senjata yang dipersiapkan, serta batu yang ada di sekitar lokasi tawuran. Namun aksi tersebut tak berlangsung lama. Lantaran aparat Polres Serang membubarkan aksi tersebut.


Berdasarkan pantauan, puluhan pelajar dari SMK PGRI berhamburan melarikan diri saat polisi datang ke lokasi. Mereka lari sambil meninggalkan kayu dan batu,serta gir motor.


Menurut saksi mata di tempat kejadian,Niverlian, siswa SMK Negeri 2 Kota Serang,tawuran tersebut tidak berlangsung lama. Namun akibat kejadian tersebut,sempat terjadi kemacetan dan membuat takut siswa-siswa lainnya.pungkasnya kepada bantencom.

Ia juga mengatakan, di depan sekolahnya sering terjadi tawuran antar pelajar.”Masalahnya sih sepele aja pak,biasanya berawal dari saling ejek,” katanya.

Sementara,polisi selain berhasil mengamankan seoranmg pelajar, juga berhasil mengamankan sebuah gir motor,batu dan kayu. Yang digunakan para pelajar untuk tawuran.

Sementara, di Lebak, puluhan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMAN Cibadak gagal tawuran.Lantaran aksi mereka diketahui polisi yang melakukan patroli di daerah Cibadak,Kabupaten Lebak,meskipun kedua kubu yang masih berseragam tersebut sudah berhadap-hadapan dan membawa senjata tajam serta batu.

Meski tidak berhasil menangkap satupun pelajar yang akan tawuran,namun polisi berhasil mengamakan sebuah sepeda motor, tiga helm dan sebuah tas gendong.<MK>
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »