bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang kabupaten Lebak, Abdurochman (Komeng), mendesak pihak Polres Lebak, segera mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana kekerasan yang melibatkan adik bupati Lebak,yang juga ketua Kadin Lebak

Diposkan oleh On 12:20:00 with No comments

Lebak,bantencom.com - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang kabupaten Lebak, Abdurochman (Komeng), mendesak pihak Polres Lebak, untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana kekerasan yang diduga melibatkan adik bupati Lebak,yang juga ketua Kadin Lebak, HS, terhadap Budi Basuki,Asep Supriadi dan Erwin Siahaan, pada Minggu (18/8) lalu.
 Kalau saja, pihak aparat tidak serius menangani kasus yang terjadi dikampung Emplasement Rt,004 Rw,001 Desa Cikareo Kecamatan Cileles, Lebak, yang sudah menjadi konsumsi publik ini, pihaknya akan segera melayangkan surat ke pihak Mabes Polri dan  Kompolnas di Jakarta.
”Saya menduga penanganan kasus penganiayaan yang libatkan adik orang nomor satu di Lebak ini terkesan tertutup. Satu bukti,saat pemanggilan para pelaku yang diduga ikut terlibat dalam penganiayaan terkesan ditutup-tutupi,dan sangat lamban,” papar Komeng, Selasa (3/9).
Sementara itu Kapolres Lebak,AKBP Mulya Nugraha, membantah kalau kasus tersebut tertutup dan ditutup-tutupi. Pihaknya mengakui telah lakukan pemanggilan dan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan yang diduga sebagai pelaku tindak kekerasan tersebut.
”Pemanggilan semua yang terkait kasus ini sudah sesuai dengan agenda  tim kita. Dari hasil pemeriksaan tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), namun, mohon maaf, hasilnya bukan untuk konsumsi publik,”tegas  AKBP,Mulya Nugraha, saat dikonfirmasi.
Sebelumnya Kabag Op Polres Lebak, AKP Budhi Batara, menyatakan Polres Lebak tidak akan pernah mem-peti eskan kasus tersebut.” Insya Allah, kasus ini telah menjadi agenda utama pihak kita, termasuk menjadi pantauan Polda Banten. Kenapa kasus ini baru kita angkat setelah pelaksanaan Pilkada ? Karena kasus ini Pidana Murni,sama sekali tidak ada kaitan dengan politik. Sementara, hasil pemeriksaan awal, yang lakukan pemukulan, adalah RMT alias SWT, tapi ini masih proses pendalaman dari saksi-saksi korban dan saksi-saksi di TKP dulu,” ujar  Budhi .
Sementara, itu, hasil pemeriksaan tim penyidik, HS sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun belum dilakukan penahanan karena tim penyidik menilai tersangka (HS-red) cukup kooperatif.
“Penyidik menilai tersangka tidak ada niat menghilangkan barang bukti. Dan dalam menyampaikan keterangannya tidak berbelit-belit,” kata Kanit 2 Krimsus, Polres Lebak, IPTU Endang Sugiarto,kepada beberapa wartawan. (bantencom)


Overall rating


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »