bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Menerapkan Gaya Hidup Non Hewani

Diposkan oleh On 17:22:00 with No comments

bantencom.com - Sangat  penting  bagi praktisi spiritual untuk menerapkan gaya hidup non hewani. Dan orang yang mengikuti Jalan Kebenaran serta menerapkan pola makan nabati, mereka akan menyadari banyak hal yang tak diketahui tentang jagad raya. Saat ini, kita melihat pencari Kebenaran, kebanyakan menerapkan pola makan nabati. Dan kami mencatat bahwa jika menerapkan pola makan nabati, kita menemukan pertalian dengan seluruh ciptaan. Surat Al An'am (6), ayat 99, ayat ini sangat indah:

"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dan langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa.

Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." Tuhan mengatakan di sini bahwa dari Surga Kami menciptakan air, dan tanaman termasuk buah-buahan seperti anggur, zaitun, delima, dan buah-buah lain yang serupa. Ada banyak ayat seperti itu bagi mereka yang beriman dalam Tuhan.

Dalam Surat An Nahl (16) ayat 67, Tuhan menyatakan ini dengan indah dan berkata:
"Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minuman... dan rezeki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.
Jika sesuatu terjadi pada Bumi, dan planet ini mengalami kerusakan, semua orang di planet ini akan terkena pengaruh, dan salah satu keajaiban Buku Ilahi ini adalah ia memiliki banyak perkataan tentang hal ini. Kita lihat bahwa mereka yang vegetarian, mereka adalah jiwa yang sangat lembut, mereka memiliki kulit yang sangat indah, dan temperamen sangat baik.

Dan kita lihat bahwa pola makan tetua agama kita kebanyakan berbasis tumbuhan. Semua Imam Alaihi Salam tak pernah mengonsumsi daging dengan cara ini. Makanan mereka kebanyakan berbasis tumbuhan, terutama Imam Ali Alaihi Salam, yang tidak akan mengonsumsi lebih dari satu jenis makanan dan itu adalah makanan berbasis tumbuhan.
Seperti Profesor Khodadadi jelaskan, menerapkan gaya hidup yang lebih alami pada manusia akan menopang kesehatan.

Sesungguhnya, jangka hidup manusia bukan 50, 60, 70 atau 100 tahun. Manusia dapat hidup ratusan tahun dengan kesehatan dan ketenteraman.
Saat ini, kita perhatikan stres disebabkan oleh makanan hewani, seperti ayam dan salmon, karena mereka menciptakan banyak stres pada manusia; atau dengan makan daging hewan, karena ketika mereka dibunuh, mereka sangat ketakutan dan gelisah, dan hormon-hormon beracun dihasilkan dalam tubuh mereka. Dengan makan daging mereka, manusia sesungguhnya menjadi stres dan gelisah.

Sesungguhnya, penyakit utama zaman kita adalah stres, kegelisahan, dan gangguan saraf; dan alasannya adalah kurangnya kebijaksanaan mengenai makanan mereka yang tepat, yang berkali-kali, dalam Al Qur'an Tuhan menyatakan bahwa itu adalah makanan nabati, dan nabi-nabi  agung meminta Tuhan makanan berbasis tumbuhan.

Dalam semua agama, kitab suci mengingatkan manusia untuk menjadi pengurus Bumi yang baik. Dengan pabrik ternak untuk produksi daging, lingkungan dihancurkan dan sumber daya alam dihabiskan.
Profesor Khodadadi mengatakan Karena konsumsi daging dan karena produksi daging, kita perhatikan bahwa planet Bumi kita memanas, dan ini akan menyebabkan efek mengerikan.

Sapi menghasilkan banyak sekali metana dan jika pemanasan global tidak dihentikan, lembaran es di Kutub Utara akan mencair, dan juga negara-negara Skandinavia akan berada 9 meter di bawah air, dan kita juga akan mengalami ledakan masif gas metana. Kita takkan lagi mempunyai Bumi kita. Dan untuk memproduksi daging, banyak hutan yang indah dihancurkan agar mereka dapat menanam kedelai untuk diberikan kepada hewan ternak; dan pada akhirnya setiap hewan mengonsumsi 7 kilogram biji-bijian untuk menghasilkan 1 kilogram daging. Kita dapat hidup selama setahun penuh dengan mengonsumsi 7 kilogram biji-bijian! Jadi, kami berupaya mencari teladan indah dan saya merujuk pada ayat ini dari Al Qur'an sehingga siapa pun yang meninggalkan kebiasaan makannya, dia akan terlahir baru. Tuhan dalam Surat Al An-aam (6) ayat 116 menyatakan dalam ekspresi yang sangat indah:

"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah." Mereka yang mengikuti kebanyakan orang, mereka akan disesatkan dari Jalan Allah. Ajaran agama didukung oleh temuan ilmiah yang menunjukkan bahwa pola makan nabati terbukti lebih bermanfaat bagi kesehatan manusia serta lingkungan.
Profesor Khodadadi: Jika kita menaruh perhatian terutama pada makanan kita dan berpola makan nabati, kita akan jauh lebih bahagia. Dan yang terpenting, pola makan nabati adalah obat terbaik untuk mencegah banyak penyakit yang tak dapat disembuhkan seperti kanker.

Dan khususnya, sistem kekebalan tubuh kita akan diperkuat dan sehat dengan makanan nabati. Apa yang memperlemah sistem pertahanan tubuh kita adalah makanan seperti makanan cepat saji dan daging dan produk susu, yang menjadi kebiasaan orang saat ini. Dan jika kita dapatkan statistik makan daging, kita akan melihat bahwa jika orang Amerika menjadi vegetarian selama seminggu, 700 megaton gas rumah kaca akan dihilangkan dari planet kita. Jadi, jika umat manusia menjadi vegetarian, lingkungan kita akan dilindungi. Dan mengenai hal ini, Imam Sadegh Alaihi Salam mengatakan bahwa dengan mencemarkan lingkungan, manusia mengurangi umur panjang mereka dan akan membahayakan mereka.

Kesimpulan logis yang dapat ditarik berdasarkan tuntunan yang ditemukan dalam Al  Qur'an.
ajaran Al Qur'an dan dari sudut pandang ilmiah bahwa jika kita menjadi vegetarian, dan dengan demikian kita akan kembali ke sifat sejati kita, sesungguhnya semua orang akan hidup dalam damai dan kebahagiaan, dan takkan ada lagi penyakit. Dan juga, banyak sekali uang yang dihabiskan untuk memproduksi obat, dapat digunakan bagi kesehatan manusia.

(Berbagai sumber/bantencom)
bantencom " civil jornalism" for "indonesia chanel"












Next
« Prev Post
Previous
Next Post »