Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Ratu Atut ingin brantas korupsi

Diposkan oleh On 12.05.00 with No comments


Serang,bantencom-Banyaknya kasus korupsi di Banten yang sangat merugikan rakyat  serta tak sedikit penegak hukum  keberpihakannya terhadap koruptor. Membuat Ratu Atut ingin jadi jaksa yang benar-benar menegakan hukum,bukan jaksa yang hanya menghukum rakyat kecil saja.
"Saya ingin jadi jaksa yang bener.Agar bisa memberantas korupsi di Banten. Tidak cuma mengadili dan menuntut berat rakyat kecil. Karena saya lihat di berita, banyak sekali kasus korupsi di Banten,  "kata Ratu Atut kepada bantencom,Minggu (22/9/2013). Ratu Atut juga mengatakan, dia ingin sekali paham mengenai hukum. Agar bisa menjadi pembela rakyat kecil di Banten yang tersandung hukum."Selain jadi jaksa, saya juga berkeinginan jadi pengacara. Biar bisa paham mengenai hukum dan bisa berguna bagi rakyat," terang Ratu Atut.
Lebih jauh lagi Ratu Atut mengatakan, semoga kedepan dia bisa kuliah di Perguruan Tinggi yang terkenal dan melahirkan ahli-ahli hukum."Pengennya sih di Bandung atau di Solo," terangnya.
Namun,jelas Ratu Atut, saat ini dirinya harus fokus menuntaskan sekolahnya di SMK Taufiqiyah Baro,Kabupaten Serang,Banten."Sekarang kan saya baru kelas 2 SMK Taufiqiyah jurusan multi media. Jadi harus fokus agar lulus nanti bisa kuliah dan mengambil jurusan hukum," jelas wanita kelahiran 1995 ini.
Ratu Atut yang mempunyai nama lengkap Ratu Atut Munawiyah anak keempat TB Toharudin ini mengaku, meski bapaknya adalah pekerjaannya tukang memijat orang lumpuh, dia akan tetap berkeinginan kuat bisa kuliah di jurusan hukum.
"Ya pokoknya saya harus bisa kuliah ambil jurusan hukum deh. Kalo tidak, saya pengen jadi psikolog,"ujar Ratu Atut  ditemui saat melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di percetakan Suhud Mediapromo,Kaloran Brimob, Kota Serang.
Sekilas, Ratu Atut juga mengisahkan desa tempat tinggal dan kelahirannya. Dia mengaku tinggal dan lahir di Kampung Pasir Wadas, Pabuaran Ciomas,Kabupaten Serang.
"Dulu saya sekolah di SMP sekaligus pesantren di Kota Serang. Sekarang meskipun rumah saya di Ciomas dan sekolah saya di Baros,saya harus terus menjalaninya. Agar saya lulus dengan nilai bagus dan bisa kuliah di jurusan hukum, "terang Atut.
Selain berbicara masalah kuliah, ia juga menginginkan jalan di Desanya bagus."Ya kalo bagus kan enak,"tukas Atut.<MK> 
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »