bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Semen Padang Tetap Melakukan Pertandingan Lawan PSM Meski IPL Tidak Diakui

Diposkan oleh On 12:36:00 with No comments

Semen Padang,bantencom.com - Semen Padang akan tetap melanjutkan agenda pertandingannya di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) walaupun PSSI menyatakan sudah tidak mengakuinya lagi. Mereka tetap berharap diikutkan dalam unifikasi liga tahun depan.


PSSI melalui rapat Komite Eksekutif tadi malam menyatakan bahwa semua hasil IPL (dan Divisi Utama) musim ini tidak dihitung apapun, alias tidak diakui. Ini merupakan "hukuman" karena PT LPIS dinilai tidak memenuhi persyaratan yang diajukan Komisi Disiplin untuk merevisi klasemen dan jadwal kompetisi mereka sampai 25 September lalu.

Semen Padang selaku juara bertahan dan juga pemuncak klasemen sementara IPL musim ini, belum ingin berkomentar banyak mengenai keputusan PSSI tersebut. Mereka akan meneruskan agenda-agendanya, termasuk menghadapi PSM Makassar sore ini.

"Sebelum menerima surat resmi kami tetap akan melanjutkan kompetisi. Hari ini kami masih meladeni PSM. Lagi pula, semua pertandingan kami lakukan dengan dana klub, tidak ada bantuan dari LPIS," ujar, CEO Semen Padang, Erizal Anwar, saat memberikan keterangan kepada wartawan minggu 29/9/2013.

Terkait keputusan tersebut, proses penyatuan liga musim depan terancam berubah. Pada Kongres Luar Biasa PSSI pada Maret lalu memutuskan, bahwa peserta kasta teratas liga profesional pada tahun 2014 berasal dari 18 klub ISL dan empat klub IPL.

"Kalau memang peringkat kami di akhir kompetisi ini tidak diakui, tidak masalah. Pasti ada solusi tepat yang diberikan PSSI nanti. Kami akan tunggu keputusannya seperti apa, karena kami ini klub anggota PSSI," kata Erizal.

"Tapi kami berharap tetap bisa menjadi peserta kompetisi kasta tertinggi. Kalau tidak, itu akan jadi masalah buat kami," tegasnya.

Sementara itu CEO PT LPIS Widjayanto hingga berita ini diturunkan belum bisa dimintai keterangannya. Yang bersangkutan sulit untuk dimintai konfirmasinya dan telpon selluler nya pun tidak aktif.

(Berbagai sumber/bantencom)
bantencom " civil jornalism" for "indonesia chanel"
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »