bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Partisipasi Keluarga Berencana (KB) Banten Capai 61 persen

Diposkan oleh On 14:25:00 with No comments



Serang,bantencom.com - Peran serta masyarakat dalam Program Keluarga Berencana (KB) di Provinsi Banten cukup tinggi, mencapai 61,03 persen dari seluruh Pasangan Usia Subur (PUS). Angka tersebut, lebih dari dari rata-rata nasional yang hanya mencapai  57 persen.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Ir. H. Muhadi, MSP., dalam sambutannya pada  puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional XX Tingkat Provinsi Banten, di Kota Serang, Selasa, 8 Oktober 2013. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD, Ei Nurul Khotimah, anggota Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Provinsi Banten, dan para kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.
Sekda menjelaskan Program KB merupakan  upaya pemerintah dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk.  Selain itu, KB juga berfungsi menekan angka kemiskinan. "Alhamdulillah, Program KB di Banten telah menunjukkan keberhasilan.
Pada tahun 2007 Laju Penduduk di Provinsi Banten mencapai 2,6  persen pertahun. Angka tersebut turun menjadi 2,2 persen per tahun pada tahun 2012. "Untuk lebih menekan angka tersebut, Pemprov Banten terus melakukab revitalisasi Program KB," katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencan Provinsi Banten, Drs. Supardi, M.Kes., mengatakan dalam rangka revitalisasi KB nasional akan dilaksanakan perubahan pendekatan.
"Bila awalnya, KB merupakan program pemerintah, maka pada masa yang akan datang dilaksanakan berupa gerakan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dengan berbasis desa dan kecamatan. "Dalam gerakan ini, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di desa merupakan ujung tombak pelaksanaan KB," katanya.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Ny. Hj. Pipih Muhadi, menjelaskan dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional XX Tingkat Provinsi Banten dilaksanakan untuk meningkatkan peran dan fungsi keluarga.
Menurutnya, keluarga merupakan  unit terkecil dalam  masyarakat sebagai wahana yang pertama dan utama dalam penbentukan kepribadian bangsa. "Keberhasilan pembangunan kepribadian bangsa sangat tergantung pada keberhasilan pembangunan keluarga," katanya.
(bantencom)
bantencom " civil jornalism" for "indonesia chanel"






Next
« Prev Post
Previous
Next Post »