bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Aksi Gebrak Menuntut KPK Menetapkan Atut Sebagai Tersangka

Diposkan oleh On 14:01:00 with No comments

Serang, bantencom - Mahasiswa dari Gerakan Banten untuk Rakyat (Gebrak) yang demo menuntut KPK menetapkan Gubernur Banten Ratu Atut Choisyah sebagai tersangka di Perempatan Ciceri, Kota Serang, diwarnai bentrok dengan aparat kepolisian, Selasa (19/11/2013).

Aksi demo ini dilakukan terkait diperiksanya kembali Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah oleh KPK hari ini, terkait dugaan korupsi Alkes di Banten.  Menyusul yang sebelumnya KPK sudah lebih dulu menetapkan TCW sebagai tersangka Alkes di Tangsel beberapa waktu lalu.

Namun aksi yang dilakukan beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Banten Untuk Rakyat (Gebak) yang akan memblokir jalan dicegah polisi sehingga terjadi  saling dorong antara mahasiswa dan polisi, kericuhan pun tak bisa dihindarkan.

Bentrokan dipicu setelah mahasiswa berusaha memblokir Jalan Jendral Sudirman sehingga terjadi kemacetan panjang, kendaraan. polisi yang menjaga aksi puluhan mahasiswa ini berusaha membubarkan paksa blokade mahasiswa.

Usai dibubarkan, mahasiswa kembali membentuk lingkaran di Perempatan Ciceri. Meski sudah menertibkan diri, pihak kepolisian terus memaksa mahasiswa untuk lebih merapatkan lingkaran. Mahasiswa yang terus didorong dari belakang oleh pihak kepolisian akhirnya berontak sehingga terjadi baku hantam.

Tiga mahasiswa mendapat hantaman pukulan dari pihak kepolisian sebelum akhirnya diangkut ke truk petugas kepolisian dan digelandang ke Mapolres Serang. Tiga mahasiswa tersebut antara lain Nedi, Akhman, dan Imron.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus Alkes Banten dan menuntut KPK mengusut tuntas aset kekayaan Atut.

Koordinator aksi Sobari mengatakan, lembaga hukum yang masih dipercaya masyarakat Banten adalah KPK. "Sampai kapan pun kita akan terus menyuarakan aspirasi ini kepada masyarakat Banten," terangnya. 


(bc4) 
bantencom "civil journalism for indonesia chanel"
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »