bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Gakian Pipa Ganggu Warga

Diposkan oleh On 17:46:00 with No comments

Serang, bantencom - Penggalian tanah untuk jalur pipa air diprotes oleh warga setempat, Kesal karena dianggap merusak infrastruktur lingkungan. Puluhan warga dari RT 23 dan RT 07 Kompleks BBS II, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, menghentikan aktivitas galian jaringan pipa air.

Kekesalan itu memuncak setelah pihak pelaksana proyek galian pipa itu, meninggalkan begitu saja sisa galian tanah yang mereka kerjakan, sehingga menumpuk di sepanjang jalan lingkungan warga. "Saya sedang istirahat di dalam rumah, tiba-tiba kaget dengan bunyi kegaduhan, tahunya ada pekerja galian di luar rumah. Yang parahnya lagi, sisa galian dibiarkan begitu saja tanpa dirapihkan kembali," ujar salah seorang warga setempat,

Selama ini, imbuhnya, warga belum pernah mendapatkan sosialisasi apapun terkait proyek galian, yang diperkirakan warga galian dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum Cilegon Mandiri (PDAM-CM). "Ini malah main pacul (cangkul-red) aja, terpaksa kita juga yang  merapihkan sisa galiannya," katanya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Direktur PDAM CM Encep Nurdin membantah bila proyek galian jaringan air itu dilakukan oleh pihaknya. "Bukan kami yang mengerjakan proyek galian itu. Itu adalah proyek milik pusat yang digarap oleh Satker Air Bersih Provinsi Banten dan dikerjakan oleh pelaksana proyek pemenang tender," ungkapnya.

Kendati demikian, dirinya tidak menampik bila pada akhirnya jaringan pipa yang dipasang itu akan digunakan oleh PDAM CM. "Awalnya kita mengajukan permohonan ke Kementrian PU untuk penambahan jaringan, akhirnya terealisasi diAPBN reguler dan perubahan, tapi proses pelaksaan dan penyusunan tender kita tidak tahu menahu. Semua dikerjakan oleh Satker," jelasnya.

Sementara itu, Lurah Ciwedus Ana Maulana membenarkan adanya kemarahan warganya atas aktivitas galian itu. "Intinya hanya misskomunikasi saja, karena warga belum tahu, kalau setelah digali itu akan dirapihkan lagi rencanya. Itu terungkap setelah warga melakukan pertemuan dengan pelaksana proyek tadi," katanya.

Pertemuan itu, jelas Ana, kembali akan dilakukan oleh pihaknya dengan melibatkan warga yang berasal dari RT lainnya agar tidak terjadi misskomunikasi lagi.
proyek penggalian tanah ini bukan hanya PDAM saja, perusahaan-perusahaan lain yang mengerjakan galian dibeberapa tempat juga sering melakukan penggalian tanpa ada komunikasi atau pemberitahuan kepada warga sekitar.
 (bc4)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »