bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

ASDA III WAKILI WAGUB BANTEN HADIRI PESTA RAKYAT DAN GEBYAR BANTEN SEHAT

Diposkan oleh On 21:07:00 with No comments

Tangerang, bantencom  - Asisten Daerah (Asda) III Prov Banten M. Yanuar  menghadiri undangan acara Pesta Rakyat ke-6 dan Gebyar Banten Sehat tahun 2014 yang ke-2, di Kelurahan Lengkong Gedang Timur Kecamatan Serpong Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (21/02). Acara yang bertujuan ingin menjangkau layanan kesehatan bagi masyarakat miskin ini terselenggara atas kerjasama Yayasan Transformasi Bangsa dan Rumah Indonesia Sehat Hospital. Acara dibuka secara resmi oleh Walikota Tangsel Airin Rachmi Diani. 

Melalui acara Gebyar Banten Sehat dan Pesta Rakyat ,satu-satunya rumah sakit yang tidak menerapkan kelas ini berkeinginan memberikan pelayanan pengobatan gratis untuk 600 orang pasien dalam 1 bulan, dengan menghimpun dana baik dari CSR, dari swasta maupun pemerintah. Asisten Daerah (Asda) III Pemprov. Banten yang hadir mewakili Wakil Gubernur (Wagub) Banten H. Rano Karno mengungkapkan apresiasi kebahagiaan,  karena masih ada elemen masyarakat yang peduli dengan persoalan peningkatan derajat kesehatan bagi penduduk Banten yang miskin. "Saya memuji atas gagasan rumah sakit atas kepedulian dan perhatiannya terhadap kondisi masyarakat miskin yang tidak dapat menjangkau pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan. Kita tahu kebutuhan tenaga kesehatan yang sebarannya tidak merata. 

Di Banten ini terdapat 77 rumah sakit, akan tetapi kalau diperhatikan kebutuhan atas layanan kesehatan yang baik,  masih jauh dari yang ditargetkan MDGs, utamanya dapat terlihat dari Angka Kematian Ibu Dan Anak (AKI). Oleh karena itu Asda III mengharapkan peningkatan indeks kesehatan harus menjadi catatan untuk kita semua karena indeks kesehatan ini sangat menunjang bagi peningkatan IPM masyarakat yang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. " Tentunya kegiatan yang terselenggara oleh Yayasan Transformasi Bangsa dan Rumah Indonesia Sehat Hospital seperti ini sangat baik karena dapat menunjang capaian 8 tujuan MDGs" katanya. Asda III melanjutkan,  dalam mendukung capaian peningkatan indeks kesehatan masyarakat Pemerintah Provinsi Banten pada tahun 2014 melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menganggarkan Rp20 M, untuk mendukung program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). "Dengan dukungan alokasi dana tersebut diharapkan dapat disinergiskan dengan program-program strategis seperti ini", jelasnya.Sementara itu 

Walikota Tangsel menyampaikan kepada pihak rumah sakit untuk segera melengkapi ajuan yang sifatnya perizinan yang diajukan ke Pemkot Tangsel. "Perizinan yang sudah masuk ke meja Saya paling lama proses 2 hari, jika ada yang lebih dari 2 hari kemungkinan persyaratannya belum lengkap, apalagi untuk izin yang menyangkut peningkatan layanan kesehatan yang telah sinkron dengan program kesehatan gratis yang yang telah digulirkan Pemkot Tangsel", terangnya. Walikota Tangsel menambahkan,  untuk mendukung dan mensukseskan program layanan kesehatan yang simpel dan terjangkau bagi masyarakat, pihaknya juga telah membuka layanan call centre 119 yang bekerjasama dengan PT. Telkom. "Layanan ini bertujuan agar memudahkan masyarakat dalam mencari info rumah sakit yang kosong dari pasien. Dengan adanya program ini, semoga dapat menjadikan lebih sinkron dan "tingteng" dengan program yang telah diluncurkan oleh pemkot tersebut", harapnya.

Ketua Panitia kegiatan dr. Bambang Susanto menginginkan,  bahwa menolong orang yang membutuhkan kesehatan seharusnya bukan lagi menjadi kewajiban warga yang mampu, akan tetapi menurutnya harus dijadikan gaya hidup. "Kami berharap rumah sakit ini dapat jadi berkah bagi masyarakat sekitar, kami juga ingin biaya berobat yang masih mahal dapat dijangkau oleh masyarakat bawah. Kami berdoa, kedepan tidak ada lagi masyarakat yang mati sia-sia karena sakit lantaran tidak punya uang untuk berobat. Oleh karena itu, dengan kegiatan ini kami ingin mengajak kepada stake holder, kalangan masyarakat mampu dan kalangan swasta untuk mendukung subsidi silang pembiayaan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin tersebut " katanya.

Dalam kegiatan gebyar kesehatan ini panitia mengadakan sunatan massal pengobatan katarak, hernia, juga pembagian sembako dan bingkisan kepada anak yatim  juga digelar pameran home scooling, kejar paket dan lain sebagainya.




Bc4 
bantencom "civil journalism for Indonesia Chanel"
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »