bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Membusuk di Kamar Mandi, Belum Diketahui Penyebab Kematiannya

Diposkan oleh On 12:05:00 with No comments

Serang, bantencom - Seorang pria bernama Jae Bin Maman (30) tinggal di Kampung Widara, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di bagian perut, leher dan tangan ditemukan keluarga di dalam kamar mandi miliknya, Kamis (27/3/2014).

Korban Jae ditemukan oleh isteri dan adiknya sudah tidak bernyawa lagi dan diangkat keluar dari kamar mandinya oleh dua orang tetangga korban.

Tewasnya Jae diketahui, sekitar pukul 06.00 wib pagi tadi, oleh isteri dan adiknya dengan cara mendobrak pintu dengan menggunakan linggis.

Usai pintu terbuka koban ditemukan oleh keluarganya dalam posisi telentang tak bernyawa di kamar mandinya dengan keadaan yang mengenaskan penuh dengan luka bersibah darah, dan kondisi mayat sudah dalam keadaan membusuk.

Pria usia 30 tahun ini ditemukan tewas dengan kondisi tenggorokan dan kerongkongan putus sedalam 8,5X5Centi meter. Dipergelangan tangan Jae pun ditemukan luka sayatan benda tajam yang menyebabkan putusnya urat nadi korban.

Kapolsek Serang, Kompol Dani menuturkan, " menurut saksi di tempat kejadian, korban ditemukan didalam kamar mandi dengan luka sayatan. Karena rumah terkunci dibukan dengan linggis, 90 persen dari rumah. Sakit murni bunuh diri, cuma kita sedang mendalamin kembali," terangnya.

Namun, Ada yang mencurigaan dari penyebab tewasnya Jae ini, jika benar korban tewas bunuh diri, namun dibagian perut atas korban, tepatnya diatas pusar Jae juga terdapat tiga luka sayatan menganga sedalam satu setengah centi.

Saat ini jenazah berada di ruang otopsi RSUD Serang, untuk dilakukannya uji forensik, untuk mengetahui penyebab tewasnya Jae warga dari Kampung Widara, Kelurahan Cimuncang, Rau widara Kota itu.

Dari informasi yang dihimpun, Keluarga korban tengah dimintai keterangan di polres Serang, atas penyebab tewasnya korban Jae, yang meninggal didalam kamar mandi tersebut.



Bc4
bantencom "civil journalism for indonesia chanel"
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »