bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Pejabat Distanak Bantah Kasus Dugaan Pungli Honorer K2 SMA dan S1

Diposkan oleh On 17:06:00 with No comments

Serang, bantencom - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten, menegaskan tidak ada pejabat yang terkait dengan adanya isu Pungutan Liar (Pungli) penerimaan tenaga honorer yang dilaporkan ke Polda Banten.  Isu tersebut diminta untuk ditelaah kembali kebenarannya, agar tidak mencoreng nama baik Distanak Banten.

Kepala Bagian umum dan Kepagawaian Distanak Banten, Dodi Darmawan mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan kepada seluruh pejabat dilingkungan Distanak Banten, guna mengetahui adanya isu dan pemberitaan mengenai Pungli Honorer kategori SMA dan S1. "Informasi itu tidak benar. Sebab, semuanya sudah dimintai keterangan dan ditindaklanjuti," tegasnya, Kamis (20/3).

Untuk itu, ia meminta agar informasi terkait dugaan tersebut, dapat ditelaah kembali kebenarannya. Sebab, dugaan itu dapat membuat citra negatif bagi Distanak Bantehn, yang belum tentu terbukti kebenarannya.

"Kami meminta agar semua pihak dapat menelaah dan mengkaji kembali informasi yang belum tentu terbukti kebenarannya itu," katanya.

Seperti diketahui, Polda Banten telah memanggil sejumlah pejabat Distanak Banten, untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pungli honorer K2 kategori SMA dan S1, yang diduga dilakukan oknum pejabat di Distanak Banten.

Informasi yang beredar, pejabat Distanak Banten meminta sejumlah uang kepada honorer dengan kategori SMA sebesar Rp45 juta, dan untuk kategori S1 Rp65 juta. Namun, sejumlah honorer yang diduga sudah membayar ternyata tidak lolos menjadi CPNS.

Senada dikatakan Sekretaris Distanak Banten, Supardi sebelumnya, yang membantah dugaan tersebut. Menurutnya, semua selesksi penerimaan CPNS bagi honoer K2, sudah sesuai prosedur. "Pemberkasannnya diserahkan ke Menpan. Secara birokrasi kan begitu, semuanya ada 11 orang. Memang sekarang itu tesnya susah. Jadi, tidak benar itu (pungli-red), tidak ada. Kalau ada tuntut aja yang bersangkutan," ujarnya.



Bc4
bantencom "civil journalism for indonesia chanel"
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »