bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Surat Kampanye dari Prabowo untuk Guru Dinilai Menyalahi Aturan

Diposkan oleh On 16:15:00 with No comments

Jakarta, bantencom - Sejumlah sekolah di sekitaran pulau Jawa menerima surat kampanye yang mengatasnamakan calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto. Surat ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya surat dengan konsep yang sama juga pernah disebarkan oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebelum pelaksanaan pileg 2014 yang lalu. Surat yang mengajak para guru dan staff tata usaha (TU) sekolah untuk memilih Prabowo Subianto di pilpres 2014 mendatang ini dinilai telah menyalahi aturan.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Lestari, "Saya menerima banyak laporan dari guru-guru yang menerima surat ini. Selanjutnya kami akan melakukan laporan ke Panwaslu terkait dengang surat kampanye ini," ujar Retno. "Sekolah itu bukan tempat kampanya, kalau melakukan kampanye di lingkungan sekolah itu artinya melanggar peraturan yang ada."
Juru bicara pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Hasto Kritiyanto ikut menanggapi hal ini. "Sekolah merupakan sarana belajar, tempat untuk mendidik, bukan untuk berpolitik," jelas Hasto. "Tentu saja kenetralannya harus dijaga. Sudah sewajarnya seorang yang kelak akan menjadi pemimpin mengetahui hal ini. Jangan jadi memaksimalkan segala cara untuk mendapat dukungan," ujarnya. Menurut laporan, surat kampanye dari Prabowo ini berisikan visi-misinya dalam bidang pendidkan, janji untuk menyejahterakan guru serta ajakan untuk mendukun Prabowo di pemilihan presiden mendatang. Surat ini pun sudah menyebar hingga ke Gunung Kidul.
Sebelumnya Mendikbud Muhammad Nuh sempat menegaskan larangan untuk kampanye di tempat pendidikan. Menurut Pasal 86 UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum pada ayat (1) huruf (h) mengatur larangan kampanye menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. Sementara itu ditempat terpisah juru bicara pasangan Prabowo-Hatta Nurul Arifin mengakui kalau surat itu memang dikirimi oleh pihaknya.  Nurul mengatakan kalau surat kampanye tersebut merupakan hal yang sah dan tidak melanggar peraturan kampanye. (Ridwan)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »