bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Hujan Es disertai Angin Kencang Menerjang Tigaraksa Tangerang

Diposkan oleh On 02:36:00 with No comments

Tangerang, bantencom - kawasan Pemda Tigaraksa diterjang angin kencang(24/11/14) pada Senin siang, tepatnya jam 13:20 wib, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sedereta Warung milik warga luluh lantak diterjang hujan angin yg sebelumnya terdapat serpihan batu es sebesar belahan kelereng, seperti dituturkan ibu yatmi (43 th) dan putri-nya, dimana Warung miliknya-pun atapnya terlepas tertiup angin,  berbeda dengan warung kopi & nasi milik bu yati (35 th) dan saung Steam tempat usaha pak dayat (38 th) atap dan badan warungnya terbang/terpental sejauh 10 meter, serta sederet warung pinggir jalan di wilayah kp. Ciatuy desa Sodong, tepatnya di depan masjid agung Al-Amjad kab.Tangerang/ kementerian agama kab.Tangerang rusak parah tertiup Angin kencang. Hal serupa juga di-alami penghuni ruko di depan Kantor PU dan Warung-warung di depan Kantor BPN kabupaten Tangerang tidak kalah Rusak parah hingga bangunan permanen-pun Roboh. Hujan angin disertai serpihan es ini hampir terjadi setiap tahun seperti diungkapkan beberapa warga setempat, biasa-nya hal ini terjadi ketika meng-awali musim penghujan, kerusakan yg dialami oleh warga-pun pemilik warung pun bukan kali ini saja, namun dikarnakan tanah yang digunakan itu milik pemda Tigaraksa, sehingga warga setempat hanya membangun sekedarnya saja, seperti dituturkan ibu yatmi pemilik warung nasi & kopi ini hanya memiliki izin usaha melalui pengurus wilayah setempat saja, dikarnakan secara Sah, mereka tidak memiliki izin usaha perdagangan resmi dari pemerintah setempat, namun hal itu tidak mengurangi kenyamanan mereka dalam melakukan usaha, karena selama mereka usaha di tempat ini, tidak ada satu-pun pungutan ilegal terjadi, kondisi demikian memang yg diharapkan warga kp.ciatuy desa sodong, yg notabene penduduk diwilayah trdekat di pusat pemerintahan kabupaten Tangerang, diharapkan dimasa mendatang geliat usaha mikro ini mendapat perhatian serius. (Kim)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »