bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Kualitas Bidan Banten Pengaruhi Angka Kematian Ibu Melahirkan

Diposkan oleh On 16:50:00 with No comments

Serang, bantencom - Akademi Kebidanan (Akbid) yang bermunculan bak jamur dimusim hujan, ternyata tak mampu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
"IBI (Ikatan Bidan Indonesia) juga harus berperan serta meningkatkan kemampuan bidan. Karena dengan menjamurnya Akbid, kualitasnya malah menurun. Karena dengan menjamurnya Akbid, lahan praktik berkurang. Kebanyakan lulusan Akbid hanya melihat orang melahirkan saja," kata Sigit Wardoyo, Kadinkes Provinsi Banten diruangannya (02/02/2015).
Guna menciptakan tenaga kebidanan yang mumpuni, Sigit berencana akan mendidik bidan dengan memberikan beasiswa kepada 40 calon bidan dari lulusan SMA sederajat dari 4 kabupaten di Provinsi Banten.
"Kita sudah berkomunikasi dengan Dindik (Dinas Pendidikan) untuk melakukan beasiswa yang kemudian kita sekolahkan di Akbid (Akademi Kebidanan) Rangkasbitung, karena cuma itu yang negeri. Yang di sekolahkan 40 bidan dari 4 kabupaten," terangnya.
Sigit menjelaskan mengapa hanya mengambil 4 kabupaten yang diberikan program beasiswa, karena setelah dilakukan pemetaan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) bersama Dinkes, ternyata 4 kabupaten tersebut penyumbang AKI AKB terbanyak di Provinsi Banten.
Karenanya harus diberikan beasiswa dan dibangun program puskesmas fokus penurunan AKI AKB. Empat kabupaten tersebut adalah Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang.
Sigit pun berharap agar masyarakat Banten secara individu mempercayakan keselamat kelahiran dan kesehatan bayi nya kepada bidan atau dokter yang menangani nya. Sehingga, keputusan dalam penanganan kesehatan dapat segera di ambil.
"perilaku kesehatan di masyarakat kita terlambat merujuk, terlambat mengambil keputusan penanganan, karena biasanya harus nunggu keputusan dari yang dituakan," tegasnya.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »