bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Keluarga korban salah tembak, pertanyakan kelanjutan penyidikan

Diposkan oleh On 17:50:00 with No comments

Cilegon, bantencom - Keluarga korban peluru nyasar, Titin Komariah (32), di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, mendatangi Polda Banten untuk meminta kejelasan siapa yang melepaskan timah panas hingga menewaskan ibu rumah tangga tersebut.
"Kami hanya ingin mempertanyakan kelanjutan kasus almarhum (Titin). Perkembangan kasus tindakan hukum yang dilakukan kepolisian. Mempertanyakan solusi pendidikan anak-anak ibu Titin Komariah," kata sepupu korban, Maman, di Mapolda Banten, Senin (06/5).
Dirinya menjelaskan bahwa kasus salah tembak tak bisa di damaikan dengan pemberian uang santunan baik dari Polres Jakarta Barat, Polres Pandeglang, ataupun Polda Banten yang mencapai Rp 100 juta.
"Kita negara hukum. Kalau santunan untuk menghilangkan sangsi tersangka, kami menolak. Kapolda yang lebih tau soal tindakan hukumnya," tegasnya.
Sedangkan dari pihak Polda Banten mengatakan bahwa sudah membentuk tim gabungan yang akan melakukan penyelidikan terkait salah tembak yang dilakukan oleh oknum Polsek Kembangan, Jakarta Barat.
"Kalau penanganan kasus disiplin dan etik, ditangani langsung oleh Polda Metro. Kalau soal pidana, kita masih terus melakukan proses nya. Kita juga sedang menunggu hasil uji balistik dari puslabfor, ini kan prosesnya lama sekitar 2 sampai 3 minggu," kata Direktur Krimina Umum (Dirkrimum) Polda Banten, Kombes Pol Yusfadilah, di Mapolda Banten, Senin (06/5).
Bahkan dirinya menyatakan bahwa tak menutup kemungkinan kasus Pidana nya akan ditangani oleh Polda Banten mengingat lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polda Banten.
"Kalau kaitannya dengan pidana ya pasti ada. Tapi nanti kasusnya bisa kita tarik. Kalau tiba-tiba kita ambil alih, kan polres yang tau kejadiannya," tegasnya.
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Titin Komariah (32), tewas di pematang sawah saat akan mengambil sayuran di dekat rumahnya. Titin menjadi korban peluru nyasar dari Polsek Kembangan, Jakarta Barat, sewaktu melakukan pengejaran begal motor pada 10 Maret lalu.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »