bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Ketua Kadin Banten Dilaporkan Warga ke Polda Kasus Penganiayaan

Diposkan oleh On 20:53:00 with No comments


Lebak, bantencom - Ketua Umum KADIN Banten, Mulyadi Jayabaya, dilaporkan ke Polda Banten oleh
Tobari bin Mahmud (48), salah seorang tokoh masyarakat asal Kampung Garung Sabrang, RT 003/002, Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten, karena menganiaya dan melakukan perusakan mobil Sukuzi APV miliknya.

Insiden ini bermula pada saat iring-iringan mobil ketua umum Kadin Banten, Mulyadi Jayabaya, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Rangkasbitung menuju Malingping, tepatnya di desa Gunung Kendeng, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten.

Pada saat bersamaan, didepan iring-ringan mantan Bupati Lebak dua periode ini sedang berjalan mobil Suzuki APV warna hitam dengan nomor polisi A 8856 PE melaju rendah.

JB panggilan akrab Mulyadi Jayabaya, kemudian turun dan menghampiri mobil yang dikemudikan oleh Haji Tobari. Lalu kaca mobil Tobari pun digedornya, saat Tobari keluar dari mobilnya, dengan segera JB mengeroyok Tobari bersama tiga pengawalnya. Tak cukup sampai disitu, JB bersama ketiga anak buahnya pun merusak kaca mobil Tobari dengan batu yang ada di jalanan.

"langsung aja itu (JB) nonjok saya. Anak buah nya juga mukul, pokok nya empat orang sama dia (JB). Setelah di pukul ya saya bertahan, mobil saya kan dilempar batu sampe pecah kaca nya. Dia langsung pergi, ga ada basa basi (minta maaf). Saya langsung secara pribadi laporan itu (ke Polda Banten)," kata korban penganiayaan, Tobari bin Mahmud, saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2015).

Dirinya bercerita bahwa sudah memberikan ruang jalan terhadap mantan penguasa Kabupaten Lebak dua periode tersebut. Bahkan, Tobari harus berada di bahu jalan dan memberhentikan laju mobil nya agar 'jawara selatan' tersebut bisa melenggang dengan leluasa.

"Pas masuk ke jalan raya, pas di jalan raya kan saya udah lurus, tapi JB itu kan masih jauh (iring-iringan kendaraan), tapi udah keliatan (lewat spion). Itu mobil rombongan Jaya Baya ketua Kadin Banten. Saya itu udah minggir, sampe berenti. Tapi pengawal nya kan udah ngelewatin saya tuh pas mobil yang ditumpangin Mulyadi Jayabaya. Di depan ada mobil lain mau lewat, dia ga bisa ngelewatin saya, setelah mobil itu lewat, barusan itu berenti sekitar 5 meter dari saya, terus turun ngomong gini kamu itu ga ngerti, langsung nonjok saya," terangnya.

Bahkan sebelum memukul dan melakukan penganiayaan, mantan Bupati Lebak dua periode itu sempat memegang kerah baju Tobari hingga beberapa kancingnya copot akibat kuatnya cengkraman.Hingga kini, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari pihak Polda Banten guna menangani kasus nya tersebut.

"Sudah langsung ke Polda, gak ke Polres dulu. Mungkin tinggal nunggu panggilan saja yah," tegasnya.

Sedangkan wakil Ketua Kadin Banten, Agus R Wisas, tidak meyakini bahwa JB sebagai Ketua Umum melakukan tindakan premanisme seperti itu.

"yang melakukan itu bukan ketua umum (Mulyadi Jayabaya). Ketua umum nggak mungkin melakukan itu," tegasnya.

Perlu diketahui bahwa, berdasarkan salinan surat laporan yang diberikan oleh korban, Tobari bin Mahmud (48). Dirinya melaporkan kejadian penganiayaan dan perusakan tersebut ke SKPT Polda Banten. Dimana, kejadian penganiayaan dan perusakan pada Jum'at, 09 Oktober 2015 sekitar pukul 14.30 wib. Karena nya, Mulyadi Jayabaya selaku Ketua KADIN Banten dikenakan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana terhadap orang atau barang yg dilakukan lebih dari satu orang dimuka umum. (Rid)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »