bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Rembug Aspirasi Pembangunan Banten Yang Berbudaya

Diposkan oleh On 14:11:00 with No comments

Serang, bantencom - Pemimpin daerah harus mampu merubah karakter dan budaya masyarakat. Baduy mempunyai pandangan yang alami. Upaya membangun kemitraan, keselarasan dan keterbukaan informasi pembangunan dalam kegiatan Rembug Aspirasi Membangun Peradaban Banten yang Berbudaya. Kamis 22 Oktober 2015 di Kebon Kubil Jl. Bayangkara Kota Serang Banten. Acara ini dihadiri oleh tiga orang narasumber, Asep Rahmatullah Ketua DPRD Banten, Yanuar Kepala Bapeda Banten dan Uten Sutendi selaku Praktisi Budaya Banten.
Dengan kegiatan tersebut di dapati butir-butir kesepakatan untuk sadar budaya. Bahwa budaya yang telah melahirkan Pancasila dan UUD 45 dalam tatanan kenegaraan hari ini telah melenceng dari cita-cita pendiri republik jauh sebelum tahun 1908.
Ketua DPRD mengungkapkan bahwa sebagai wakil rakyat maka harus siap direpotkan dengan urusan rakyat maka Asep mengaku siap dan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berdiskusi di ruang kerjanya.
"Saya selaku wakil rakyat selalu menerima siapapun yang ingin berdiskusi, apalagi untuk kepentingan masyarakat. Jangan jadi wakil rakyat kalau tidak mau direpotkan oleh masyarakat" ujar Asep saat berbicara sebagai Nara sumber.
"Selain menjaga, melestarikan budaya dalam bentuk peninggalan secara fisik juga membiasakan kebiasaan yang sudah di warisi para leluhur seperti nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan lain-lain dalam kehidupan sehari-hari" lanjut Asep Rahmatullah yang juga Ketua DPRD Banten dari Partai PDIP.
Pemuda Berbudaya- Putra daerah Provinsi Banten. Dari setiap elemen kampus yang di wakili hadir di acara tersebut menambahkan dalam bentuk rekomendasi ke depan. Bahwa di Banten harus di adakan acara bersatunya semua elemen mahasiswa, ulama, buruh dan masyarakat adat se-indonesia untuk mengembalikan tatanan ber-negara yang sudah di warisi oleh para leluhur nusantara pada masanya.
"Tentunya dengan dukungan penuh semua pihak yang untuk menghindari kepentingan dari partai politik manapun kegiatan tersebut dapat di selenggarakan di Provinsi Banten," ujar Asep menambahkan. (Rid)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »