bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Rano Karno dan Tatu Chasanah Disomasi Warga

Diposkan oleh On 10:56:00 with No comments

SERANG -bantencom- Dua warga Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Maman (42) dan Iyeh (41), mengajukan somasi kepada Bupati Serang Rt Tatu Chasanah, Gubernur Banten Rano Karno, dan Tb Entus Mahmud selaku Ketua Panitia Hari Koperasi Tahun 2014.
Maman dan Iyeh adalah pemenang undian gratis berhadiah berupa paket umroh, pada pagelaran Hari Koperasi yang digelar 9 September 2014, di Kecamatan Anyar. Hingga April 2016, keduanya belum juga diberangkatkan umroh ke Tanah Suci.

"Perbuatan ketua panitia Entus Mahmud, Ketua Dekopinwil Banten Ibu Tatu yang kini menjadi Bupati, dan Gubernur, bisa disebut maladministrasi sekaligus perbuatan pidana berupa penggelapan serta penipusan sesuai pasal 372 junto 378 KUHP," kata Roby 

Yusup, aktivis LSM Mawar Putih, kepada pers, Rabu (13/4).
LSM dimaksud diberi kuasa oleh Maman dan Iyeh untuk mengurusi kasus umroh ini. Maman berprofesi sebagai nelayan. Sementara Iyeh adalah ibu rumah tangga.  Roby menerangkan, kurang lebih 1,5 tahun pihaknya mempertanyakan perihal nasib keberangkatan umroh Maman dan Iyeh. Namun, baik Pemkab Serang maupun Pemprov Banten tidak kooperatif.

"Sejumlah pejabat yang kami temui berkilah dan saling menyalahkan. Kami bertanya ke Pemkab, katanya itu tanggung jawab Biro Kesra Pemprov Banten. Kami tanya ke Pemprov, katanya ini tugas panitia. Akibat itulah kami mengajukan somasi," kata Roby.

Advokat LSM Mawar Putih Rijal Umami menegaskan, somasi diajukan tanggal 11 April 2016. "Jika dalam waktu 14 hari sejak somasi dilayangkan, para pihak tidak membayarkan paket umroh kedua klien kami, maka kami hendak menempuh jalur hukum," kata Rijal, seraya menyatakan surat somasi ditembuskan kepada BPK Perwakilan Banten dan Ombusdman Banten.

Terpisah, Kepala Biro Kesra Pemprov Banten Irvan Santoso ketika dikonfirmasi menerangkan, kendala yang dihadapi untuk keberangkatan umroh kedua orang itu adalah faktor teknis semata. "Itu terjadi karena gagal lelang, dan yang bersangkutan atau panitia acara tdk langsung berkordinasi dengan kesra," kata Irvan.

Selain itu Irfan juga mengatakan bahwa dua orang tersebut sekarang sudah masuk dalam data base yang akan diberangkatkan pada tahun ini. "Mereka sudah masuk dalam daftar yang akan diberangkatkan nanti, tinggal nunggu  proses lelang, saya berharap mereka dapat berangkat pada bulan puasa mendatang," lanjutnya. (***)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »