bantencom

Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Keluarga Raja Salman di Pulau Dewata Dalam Pelesirannya Yang Serba Mewah

Diposkan oleh On 09:05:00 with No comments

Jakarta,Bantencom - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud dan rombongannya rencananya mulai bertolak ke Bali pada Sabtu (4/3). Selama berlibur di Bali, Raja Salman sudah menyewa hotel mewah St Regis.

Direktur of Security St Regis, Made Dila menyebut ada 123 kamar hotel sudah dipesan Raja Salman dan rombongan terhitung mulai 4-13 Maret 2017. Pengelola hotel menyiapkan dekorasi khusus untuk menyambut Raja Salman. Dila tidak menyebut harga atau tarif kamar yang dipesan Raja Salman secara spesifik.

"Rata-rata harga kamar per malamnya Rp 75 juta," kata Dila usai pertemuan dengan perwakilan Kerajaan Arab Saudi di Kantor Gubernur Bali.

Dila menuturkan, Raja Salman akan menginap di hotel kamar yang terletak di lantai paling atas. "Standar Raja Salman VVIP dengan kamar ruangan khusus. Kamarnya di lantai paling atas. Kita punya enam lantai. Rate harganya saya kurang tahu," ucapnya.

Dalam website Hotel St Regis dijelaskan dalam hotel seluas 10.688 kaki persegi ini terdapat empat ruang pertemuan dengan 123 suite dan vila. Hotel juga menyediakan tempat di tepi pantai untuk malam pribadi. Tiap kamar dilengkapi dengan penyejuk udara, lemari es dan stasiun docking iPod. Tempat tidur di masing-masing kamar dilengkapi dengan selimut bulu angsa dan seprai katun Mesir.

Akses internet kabel dan nirkabel juga disediakan secara cuma-cuma. Untuk hiburan, televisi layar datar 42 inci dengan program televisi satelit disediakan di dalam kamar. Untuk kamar mandi terdapat bathtub dan shower terpisah.

Manajemen hotel St Regis juga membantah kabar yang menyebut ada pihaknya akan memblokir akses jalan dan pantai selama kurang lebih 45 menit. Dila membantah akan melakukan penutupan terhadap pantai di belakang hotel serta jalan di pintu masuk hotel.

"Akses penutupan pantai tidak ada. Kita hanya ingin menjaga privasi beliau. Sekali lagi penutupan pantai tidak ada, karena masih ada akses untuk masyarakat atau wisatawan yang melintas di St Regis," jelasnya.

Bahkan pihak hotel yang disewa untuk Raja Salman dan rombongan telah menyiapkan segala fasilitas, mulai pagar pribadi, unta, dan pasir bebas sampah.

Ratusan mobil mewah yang digunakan untuk para pangeran dan menteri Arab Saudi pun telah disiapkan. "Kami ke sini mewakili perusahaan dan negara buat membawa pangeran dari Arab Saudi yang akan jalan-jalan di Bali nantinya," kata Lutfi salah satu sopir yang nantinya membawa rombongan selama di Bali.

Dia mengaku sudah tiga hari tiba dari  Jakarta Saat ini tinggal menunggu perintah dari atasannya. "Ya sekarang di sini kami standby saja. Kalau ada perintah ya langsung kita jalan," ungkapnya. 

Dia menjelaskan, bahwa kemungkinan akan mengantar rombongan pangeran dan menteri dari Kerajaan Arab Saudi di wilayah Kuta, Seminyak, Nusa Dua dan daerah Bali lainnya. Ia juga mengaku bersama sopir lainnya sempat survei jalan dan lokasi yang sekiranya pantas untuk dikunjungi nantinya.

Sementara itu Wakil Direktur ITDC Jatmiko Krisna Santosa mengatakan, pihaknya telah mensterilkan lokasi helipad yang memungkinkan akan digunakan dalam pengamanan udara nantinya.

"Helipad ini akan dikondisikan setiap hari dalam waktu 24 jam," terangnya.

Aparat gabungan TNI, Polda Bali dan pemerintah daerah pun sudah siap untuk mengamankan sejumlah objek wisata yang diperkirakan akan dikunjungi oleh Raja Salman bersama rombongan.

Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko mengaku belum mendapat informasi agenda wisata Raja Salman di Bali. Namun, pihaknya tetap akan mengerahkan pasukan untuk mengamankan Raja Salman selama di Bali.

Menurut Kustanto, pihak Kerajaan Arab Saudi sudah menegaskan kunjungan di Bali adalah untuk berwisata dan tidak ada agenda kenegaraan yang terjadwal seperti saat melakukan lawatan di Jakarta. Meski bersifat pribadi, lanjut Kustanto, petugas keamanan akan berupaya memberikan pengamanan tanpa mengganggu agenda liburan mereka.

"Tugas pengamanan sama saja prinsipnya menjamin pengamanan tetapi kami harus pandai menempatkan diri agar tidak mengganggu tamu," ucap Kustanto usai memimpin apel kesiapan pasukan gabungan di Lapangan Lagoon Nusa Dua, Jumat (3/3). Seperti dilansir Antara.

Terkait penutupan tempat wisata, Kustanto mengatakan pihak keamanan kemungkinan akan melakukan hal tersebut meskipun tim Kerajaan Arab Saudi belum memberikan informasi tempat wisata yang akan dikunjungi.

"Selama ini belum ada dijelaskan (tempat wisata) tetapi kemungkinan akan ada (penutupan) tetapi tim pengamanan raja belum menyampaikan akan kemana," katanya.

Untuk itu pihak keamanan, kata dia, belum merencanakan akan ada penutupan di objek-objek wisata mengingat belum adanya informasi agenda atau jadwal wisata yang diperoleh dari tim Kerajaan Arab Saudi.

Tim pendahulu dari Arab Saudi telah tiba di Bali sejak beberapa hari lalu termasuk ratusan daftar logistik yang dibawa langsung dari negeri kaya minyak itu seperti beberapa unit mobil mewah dengan keamanan tinggi, peralatan mebel hingga tangga eskalator khusus Raja Salman.

Selain itu, ejumlah penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai diperkirakan akan terlambat atau delay pada saat rombongan Raja Salman datang. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan notice to airmen (Notam) A0705/17.

Notam tersebut berisi prakiraan keterlambatan penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada 4 Maret 2017 mulai pukul 19.15 WITA sampai dengan 20.00 WITA.

"Prakiraan keterlambatan karena adanya kedatangan tamu VIP," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Kumunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, JA Barata.(BC2)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »