Mau Bikin Web?

Hosting Unlimited Indonesia

Sambangi Komisi Informasi, Sekwan DPRD Banten Sampaikan Laporan PPID 2019

Diposkan oleh On 17.25.00 with No comments

Serang, bantencom - Dalam rangka mewujudkan keterbukaan informasi publik di lingkungan sekretariat, DPRD Provinsi Banten kunjungi kantor Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten.
Hal itu juga sekaligus penyampaian laporan tahunan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tahun 2019, Kamis (20/02/2020).
Dalam kunjungan ya, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Informasi, Publikasi, dan Dokumentasi, Sekretariat DPRD Banten Ibud Sihabudin, yang mewakili Sekretaris DPRD Banten Deni Hermawan tersebut, diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten Toni Anwar Mahmud beserta jajaran.
Dikatakan Ibud, kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan laporan tahunan PPID tahun 2019, sebagai mana tertuang dalam peraturan komisi informasi nomor 1 tahun 2010 tentang standar layanan Informasi Publik pasal 36 ayat 1 dan 2, yang menyatakan bahwa badan publik wajib membuat dan menyediakan laporan layanan informasi publik dan disampaikan kepada Komisi informasi.
"Kami menyampaikan laporan tahunan PPID tahun 2019 ini, karena merupakan kewajiban kita sebagai lembaga publik dalam rangka mewujudkan instansi yang informatif," ujarnya usai kunjungan.
Ibud menjelaskan, ada beberapa program sekretariat DPRD Provinsi Banten dalam rangka mendukung keterbukaan informasi publik tersebut, diantaranya melalui website resmi dprd.bantenprov.go.id, media sosial, serta Chanel youtube Banten Parlemen TV.
Selain itu juga mekanisme permintaan informasi publik selama 2019 baik secara offline maupun online.
"Bagi permintaan informasi yang masuk, terlebih dahulu kita lihat isi surat tersebut, apakah sudah sesuai dengan ketentuan atau belum. Jika memenuhi, maka kita akan berikan surat balasan. Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan Aspirasi nya, bisa melalui akses website dprd.bantenprov.go.id di layanan aduan," jelasnya.
"Kita juga memiliki program Talkshow dan bincang parlemen sebagai sarana informasi dan publikasi tentang isu-isu strategis yang ada di Provinsi Banten dengan menghadirkan para narasumber yang kompeten," sambungnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten, Toni Anwar Mahmud mengatakan, penyampaian laporan tahunan memiliki tenggat waktu selambatnya 3 Maret 2020.
Toni menegaskan, penyampaian laporan tahunan PPID merupakan amanat undang-undang sesuai dengan pasal 11, dimana setiap badan publik, wajib mengumumkan secara berkala informasi publik yang sekurang-kurangnya terdiri atas informasi tentang profil badan publik.
Kemudian ringkasan informasi tentang program atau kegiatan yang sedang dijalankan dalam lingkup badan publik, ringkasan informasi tentang kinerja badan publik, ringkasan laporan keuangan, ringkasan laporan akses Informasi Publik, hingga informasi tentang peraturan informasi tentang hak dan tata cara memperoleh informasi serta tata cara pengaduan penyalahgunaan wewenang atau pelanggaran.
"Kami menyambut baik kedatangan dari sekretariat DPRD Provinsi Banten, jadi intinya untuk laporan tahunan itu ada di pasal 11 sesuai dengan peraturan komisi informasi tentang standar layanan informasi publik," ujarnya.
Toni juga mengapresiasi program dan sarana informasi yang dimiliki oleh sekretariat DPRD Provinsi Banten. Ia menawarkan untuk melakukan memorandum of understanding (MoU) dalam program Banten Parlemen TV sebagai corong informasi dalam rangka memberikan edukasi tentang pentingnya informasi publik.
"Mungkin bisa kita lakukan MoU terkait program di Banten Parlemen TV, untuk memberikan informasi terkait keterbukaan informasi publik," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kasubag Informasi, Publikasi, dan Dokumentasi, Sekretariat DPRD Provinsi Banten H. Ibud Sihabudin mengamini dan siap menjalin kerjasama melalui program Banten Parlemen TV dalam rangka memberikan informasi keterbukaan informasi publik.
"InsyaAllah kami siap, karena kita juga kan ada program talkshow dari KI bisa menjadi narasumber dalam memberikan edukasi mendalam tentang keterbukaan informasi publik," ungkapnya. (Red)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »